Pajaree Anannarukarn dan Yealimi Noh mengambil puncak klasemen sementara The Amundi Evian Championship setelah membukukan skor 65.

Siapa yang mengira bahwa ada sejumlah kesamaan antara Pajaree Anannarukarn dan Yealimi Noh? Keduanya tak sekadar sama-sama menjadi pimpinan sementara pada ajang Major, The Amundi Evian Championship. Mereka juga memiliki sejarah yang cukup positi ketika melakoni debutnya di The Champions Course, di Evian Resort Golf Club.

Dua tahun silam, keduanya menciptakan sejumlah kenangan manis dalam debutnya, meskipun untuk urusan hasil akhir, keduanya meraih posisi yang berbeda. Lolos cut dalam penampilan perdana jelas menjadi suatu prestasi tersendiri, meskipun kala itu Pajaree finis di peringkat T25, sedangkan Noh di posisi T44.

Namun, pengalaman keduanya kala itu, dan tak dapat digelarnya ajang ini lantaran pandemi COVID-19 tahun 2020, membuat mereka merasa kehilangan akan pesona panorama di kawasan Evian-les-Bains ini. Dan ketika kembali untuk memulai putarna pertama The Amundi Evian Championship, keduanya seakan mendapat energi tambahan berkat suasana relaksasi yang indah di daerah yang terkenal sebagai kota spa yang elite ini.

”Saya berusaha melihat pemandangan sekitar. Di kejauhan saya bisa melihat sisi lain dari perbatasan wilayah ini, dan saya pikir, dunia ini sungguh luar biasa (indah), dan hal ini jelas membantu saya untuk sedikit mendapatkan fokus dan menjadi lebih rileks,” jelas Pajaree.

 

 

Keindahan pemandangan ini juga membantu Noh dalam membuah semua kejenuhan dan rasa frustrasinya pada putaran pertama ini.

”Ketika kembali ke sini, saya sudah dua tahun tidak mengunjunginya, dan saya lupa betapa mengagumkannya pemandangan di sini. Dengan berada di sini, ketika mengalami frustrasi dalam sebuah putaran, hanya dengan melihat ke kanan dan ke kiri, dan melihat ada danau, semua itu akan menenangkan Anda. Jadi, saya senang berada di sini,” jelas Noh, yang berkewarganegaraan Amerika Serikat ini.

Keduanya berbagi peringkat ketiga ketika bertanding pada ajang Dow Great Lakes Bay Invitational pekan lalu, bermain dengan pasangannya masing-masing—Pajaree berpasangan dengan pegolf India Aditi Ashok, sedangkan Noh bermain bersama Juara U.S. Women’s Open 2020 Kim Alim. Finis T3 pada pekan lalu sekaligus menjadi prestasi terbaik masing-masing pada musim ini.

Momentum itulah yang kemudian berhasil mereka bawa ke Champions Course, yang secara mengejutkan membawa mereka memimpin di puncak klasemen sementara. Keduanya sama-sama menorehkan skor 6-under 65, dan unggul satu stroke dari lima pegolf lainnya.

Bagi Pajaree, putaran pertama kemarin (22/7) berjalan dengan sangat baik. Enam birdie dengan tanpa satu bogey pun di kartu skornya menjadi awal kampanye yang jelas diharapkan pemain mana pun.

 

Yealimi Noh pada putaran pertama The Amundi Evian Championship 2021.
Yealimi Noh mengawali The Amundi Evian Championship 2021 dengan eagle di hole pertamanya. Foto: Mark Runnacles/LET.

 

”Saya hanya berusaha untuk fokus pada permainan saya sepanjang hari ini, dan berusaha membuat banyak kesempatan,” ujar pegolf berusia 22 tahun ini. Ia mendapat tiga birdie di sembilan hole pertamanya dan menambah tiga birdie lagi di sembilan hole terakhirnya, termasuk ketika melakukannya di hole 18.

”Saya pikir saya juga telah memainkan iron dengan cukup baik juga, dan saya juga memasukkan beberapa putt jarak jauh. Saya berusaha untuk fokus pada kecpeatan dan apa yang sudah saya latih, dan sepertinya semua itu berjalan dengan cukup baik,” imbuhnya. ”Saya akan berusaha untuk fokus lagi pada permainan saya, seperti halnya hari ini, mencoba bersabar. Jelas lapangan ini tidak diset dengan mudah karena ini pekan Major, jadi saya akan berusaha memainkan pukulan demi pukulan dan fokusp ada rencana saya.”

Sementara Noh menjadi lebih cepat panas ketimbang Pajaree dan mencatatkan eagle di hole pertamanya. Meskiun kemudian harus mencatatkan satu-satunya bogey di hole 4, ia lekas bangkit untuk meraih dua birdie di hole 6 dan 7, untuk kemudian mencatatkan tiga birdie di lima hole terakhirnya.

”Pukulan saya banyak yang mencapai greeen. Saya juga berhasil memasukkan beberapa putt birdie dan bisa main dengan sangat konsisten hari ini (kemarin). Tidak ada kesaahan besar, sekadar memukul ke fairway, green, dan melakukan putting. Kedengarannya memang mudah, tapi hasilnya memang bagus,” tutur Noh.

Putaran pertama pekan ini memang dihiasi oleh begitu banyaknya pegolf yang berhasil mencatatkan under. Pegolf AS Lauren Stephenson, Juara Race to Costa Del Sol 2020 Emily Kristine Pedersen, Juara U.S. Women’s Open 2019 Lee6 Jeongeun, pegolf Jepang Ayaka Furue, dan pimpinan Race to Costa Del Sol 2021 Atthaya Thitikul sama-sama membukukan skor 66.

 

Ayaka Furue dalam debutnya pada The Amundi Evian Championship 2021.
Pegolf No.30 Dunia Ayaka Furue mengawali debutnya pada The Amundi Evian Championship dengan skor 5-under 66. Foto: Mark Runnacles/LET.

 

Pedersen mengawali pekan ini dengan performa putting yang lebih baik menyusul keputusannya untuk mengganti posisi tangan kanan ke bawah tangan kirinya. ”Dalam beberapa bulan terakhir ini saya memang kesulitan melakukan putting, dan performanya rasanya menjadi lebih baik menjelang pekan ini dan hari ini terasa lebih baik, jadi saya berharap putting seperti kali ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Ariya Jutanugarn, Kim Hyojoo yang menjuarai ajang ini pada tahun 2014, serta Sarah Kemp terpaut dua stroke dari pimpinan klasemen dengan catatan 4-under 67.

Adapun juara bertahan Ko Jinyoung, harus puas bermain dengan skor 1-over 72. Ia harus berjuang menyelamatkan skornya setelah bermain 3-over dalam lima hole pertamanya. Ketika situasi sepertinya akan berbalik, menyusul birdie di hole 6, 7, dan 9, pegolf No.2 Dunia ini harus kembali membukukan dua bogey di sembilan hole berikutnya. Birdie di hole terakhir jelas membantunya untuk menyelamatkan skornya kali ini.

Dua pegolf amatir, Pauline Roussin-Bouchard asal Perancis dan Tsubasa Kajitani dari Jepang untuk sementara memimpin perlombaan pemain amatir terbaik dengan sama-sama meraih skor 3-under 68.