Official World Golf Ranking dipastikan kembali berlaku pada akhir pekan, 14 Juni 2020 mendatang. Keputusan ini kemudian mengundang protes.

Menyusul kompetisi PGA TOUR dan Korn Ferry Tour yang kembali bergulir pada pekan depan, Official World Golf Ranking (OWGR) dipastikan akan kembali aktif ketika turnamen tersebut berakhir pada 14 Juni.

Sebelumnya, OWGR dibekukan pada akhir 15 Maret lalu, menyusul keputusan untuk menghentikan kompetisi di seluruh dunia akibat pandemi COVID-19.

Dalam pengumuman resminya, OWGR mengumumkan bahwa pada akhir 14 Juni 2020, ranking ini akan kembali aktif sebagaimana biasanya dan seluruh pemain yang telah memiliki ranking akan diperingkatkan dan posisinya akan disesuaikan dengan beberapa nilai beberapa poin akan dikurangi setiap pekannya.

Menuai Protes
Keputusan ini segera menuai protes dari para pegolf internasional, terutama yang tidak memiliki keanggotaan PGA TOUR. Pasalnya, ketika OWGR kembali aktif, masih banyak Tour profesional lainnya belum kembali aktif ketika OWGR kembali diaktifkan.

European Tour, Korean PGA Tour, dan Japan Golf Tour dijadwalkan akan kembali bergulir pada bulan Juli mendatang. Sementara itu, Sunshine Tour hingga saat ini belum memastikan tanggal kembalinya kompetisi dan masih terus melakukan pembahasan baik kepada berbagai pihak. Sejumlah Tour internasional lain, termasuk Asian Tour, juga belum memastikan kapan kompetisi bisa kembali bergulir.

Tak heran jika sejumlah pihak menyerukan keberatan. Pegolf European Tour, Mike Lorenzo-Vera, misalnya mengungkapkan kekecewaannya ini dengan menuding OWGR tidak adil. Pertimbangannya adalah dengan kembali berlakunya OWGR, para pegolf internasional lain tidak berkesempatan untuk memperbaiki peringkat mereka agar dapat mengikuti turnamen-turnamen besar, seperti ajang Major.

“Mayoritas pemain teratas dari olahraga kita ini akan kembali bersaing sehingga hari ini (5/6) kami mengumumkan aktivasi kembali OWGR.” — Peter Dawson, Ketua Dewan OWGR.

Sementara, sejumlah kalangan menyebut OWGR sebagai organisasi yang cenderung memihak Amerika (PGA TOUR) sehingga tidak layak mengakui diri sebagai organisasi internasional.

Dalam pernyataannya, OWGR telah mengakui bahwa meskipun ranking kembali aktif pada akhir pekan depan, masih ada sejumlah Tour lain yang belum bisa melanjutkan kompetisinya. Untuk hal ini, pihak OWGR menegaskan bahwa formula rata-rata yang mereka gunakan untuk melakukan perhitungan ranking pemain bisa menjadi alat untuk membantu mengurangi dampak dari hasil kompetsi pekan depan itu, baik secara positif maupun negatif.

Untuk ajang Major, misalnya, pihak penyelenggara telah sepakat untuk melakukan penyesuaian kriteria. Artinya, jika memungkinkan dan dianggap layak, mereka akan menggunakan ranking hingga pekan ke-11 sebagai kriteria kualifikasi untuk tiap ajang. Sayangnya, mereka juga tidak menjelaskan lebih jauh seperti apa kondisi yang dianggap mungkin dan layak itu.

“Kembalinya kompetisi di Amerika Serikat menjadi upaya menyambut pulihnya kompetisi golf elite pria dari efek pandemi. Mayoritas pemain teratas dari olahraga kita ini akan kembali bersaing sehingga hari ini (5/6) kami mengumumkan aktivasi kembali OWGR,” ujar Ketua Dewan OWGR Peter Dawson.

“Perlindungan dalam sistem OWGR dan pengakuan yang terus berlaku terhadap ranking yang dibekukan akan membantu para pemain secara global dan Dewan akan terus mengamati perkembangan pada masa-masa yang sulit ini.”