Wade Ormsby dan Tomoharu Otsuki memegang kendali di puncak klasemen Hong Kong Open.

Hari pertama pada awal musim kompetisi 2020 Asian Tour menjadi panggung bagi Wade Ormsby dan Tomoharu Otsuki. Keduanya melakukan start yang gemilang dengan menorehkan skor 65 untuk memimpin Hong Kong Open.

Ormsby, asal Australia, seakan mengulangi kembali momen pada edisi 2017. Kala itu ia menempati peringkat teratas pada putaran final dan keluar sebagai pemenang. Dan kali ini ia kembali ke posisi yang sama dengan mencatatkan enam birdie dengan sebuah bogey.

Pemegang dua gelar Asian Tour ini sempat bermain 4-under dalam tujuh hole pertamanya, sebelum mencatatkan satu-satunya bogey pada hari ini di hole 8. Ia kemudian menambah dua birdie lagi di hole 14 dan 17 untuk menjadi salah satu pemuncak klasemen.

“Saya sangat puas dengan permainan hari ini. Senang bisa melakukan start yang bagus seperti ini,” tutur Ormsby. “Lapangan ini sangat cocok buat saya sehingga saya memutuskan memulai musim ini di sini.”

Hong Kong Golf Club juga ikut menghadirkan tantangan bagi para pegolf profesional pekan ini. Dengan kondisi angin yang berembus kencang, mereka yang pertama kali bermain di sini jelas bakal kesulitan. Tapi tidak bagi Ormsby.

“Lapangan ini memang selalu berangin pada sore hari, tapi saya merasa cukup nyaman bermain di sini. Jadi, saya ingin mempertahankan posisi di atas dan bermain dengan lebih baik. Di beberapa hole terakhir pukulan saya juga bagus, jadi saya berharap bisa melakukan hal yang sama besok.”

Rehat penuh beri hasil positif
Otsuki menjadi salah satu pemain debutan pada ajang ini. Setelah meraih kartu Asian Tour setelah finis di peringkat keenam pada Q-School tahun lalu, ia sempat meraih gelar profesional pertamanya di negerinya. Ia menjuarai Kansai Open Golf Championship untuk memberinya tahun yang positif dalam karier profesionalnya.

 

 

Setelah mengikuti ajang Thailand Masters akhir tahun lalu, Otsuki mengaku sama sekali tidak menyentuh club golfnya. Ia bahkan baru memainkan club-nya ketika melakukan putaran latihan di Hong Kong Golf Club pada hari Selasa (7/1) lalu.

“Terkadang keputusan seperti itu membantu karena membuat Anda merasa lebih segar ketika kembali main. Hari ini saya bisa memukul bola ke banyak fairway dan green dan sepertinya itulah yang membantu saya mencatatkan skor yang bagus,” ujar Otsuki.

“Ini pertama kalinya saya bermain di Hong Kong dan pertama kalinya ke Hong Kong. Melihat dari kesan pertama saya, pukulan tee menjadi sangat penting di sini karena fairway-nya sempit, bergelombang, dan sulit karena ada banyak pohon dan rough. Besok saya akan main lebih agresif.”

Tiga pemain lainnya mengintai Ormsby dan Otsuki dengan selisih hanya satu stroke. Pegolf Korea Chang Yikeun dan duo Australia, Travis Smyth dan David Gleeson, sama-sama menorehkan skor 68. Ketiganya pun menghuni peringkat ketiga.

Adapun enam pemain lainnya membukukan skor 3-under 67. Mereka adalah Gunn Charoenkul dan Prom Meesawat (Thailand), Kim Joohyung (Korea), Chen Guxin (China), Ajeetesh Sandhu (India), serta Angelo Que (Filipina).

Adapun dua wakil Indonesia, Danny Masrin dan Rory Hie menorehkan dua hasil yang berbeda jauh. Danny mengawali debutnya pada musim 2020 ini dengan menorehkan skor 1-over 71. Hari ini ia mendapatkan 2 birdie, namun juga menorehkan 3 bogey. Untuk sementara ia berada di posisi T49.

Adapun pegolf Indonesia pertama yang menjuarai ajang Asian Tour, Rory Hie, harus menutup putaran pertama dengan skor 8-over 78 dan terdampar di posisi T113.