Para penggemar golf di Asia Tenggara akan segera menikmati suguhan golf kelas dunia ketika HSBC Women’s World Championship kembali digelar di New Tanjong Course Sentosa Golf Club, Singapura mulai besok (28/2). Dengan kehadiran para pegolf top, sejumlah nama pun bakal menjadi fokus pada pekan ini.

Salah satunya ialah Nelly Korda. Pegolf berperingkat 8 dunia ini tiba di Singapura dengan bekal sejumlah performa yang solid. Saat ini ia memimpin Race to the CME Globe 2019 setelah meraih dua kemenangan, finis di tempat kedua, ketiga dan ketujuh dalam enam turnamen terakhir yang ia ikuti.

Dalam jumpa pers hari ini, Korda menilai bahwa tahun ini ia lebih memiliki rasa percaya diri, terutama untuk kembali memainkan New Tanjong Course.

“Sekarang saya sudah lebih mengetahui lapangan ini setelah bermain di sini tahun lalu. Tapi saya bakal bermain seperti yang biasa saya lakukan tiap pekan. Ini pekan yang baru. Lapangan ini dimainkan dengan berbeda daripada tahun lalu, jadi di mata saya, rasanya saya bermain di lapangan yang berbeda sehingga saya harus bersikap seperti biasanya saya bermain tiap pekan.”

Korda juga menilai bahwa secara mental tak ada yang perlu ia khawatirkan. “Kedua orangtua saya selalu menilai saya seperti seekor singa karena kalau sudah melihat sesuatu, saya bakal memburunya. Saya punya determinasi yang cukup. Jadi, saya cukup yakin untuk aspek (mental) tersebut, tapi saya kira bermain golf dengan begitu kompetitif sejak usia muda cukup membantu membangun aspek mental tersebut,” sambungnya lagi.

Salah satu favorit pada HSBC Women’s World Championship Ryu Soyeon juga bakal meramaikan persaingan pada pekan ini. Foto: Getty Images.

Tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat berbakat dan juga penuh determinasi, tidaklah mengherankan melihat bagaimana Nelly memiliki semua persyaratan yang dibutuhkan untuk mejadi juara di panggung internasional. Dan ia pun telah membuktikan kemampuannya untuk meraih kemenangan pada level LPGA Tour dalam kariernya yang masih begitu muda.

Selain Nelly Korda, juara bertahan Michelle Wie juga kembali ke New Tanjong Course untuk mempertahankan gelarnya. Turnamen pekan ini sekaligus menjadi turnamen kedua baginya pada musim 2019 ini. Pekan lalu ia bertanding pada Honda LPGA Thailand dan finis di posisi T23. Tahun lalul, ia mencatatkan skor 7-under 65 pada putaran final dan berhasil mengatasi ketertinggalan lima stroke untuk meraih kemenangan.

“Singapura jelas menjadi salah satu spot favorit saya tahun ini. Ini turnamen yang selalu saya nantikan dan jelas menjadi pengalaman yang berbeda bisa kembali sebagai juara bertahan. Benar-benar keren rasanya. Rasanya luar biasa bisa melihat foto saya hampir di mana-mana, terutama ketika menuju hole 18, begit melihat, ‘Oh, saya ada di sana’,” ujar Wie yang bakal menggenapi penampilan ke-10 pada ajang ini ketika mulai mempertahankan gelarnya besok.

Pegolf No.1 dunia asal Thailand Ariya Jutanugarn juga akan menjadi sorotan pada pekan ini, bersama 15 pemain teratas menurut Rolex Women’s World Ranking, seperti No.5 dunia Park Inbee, yang memulai debutnya musim ini di Singapura.

Bagi Ariya, statusnya sebagai No.1 dunia sama sekali tidak mengubahnya. Malahan ia telah berlatih untuk lebih berfokus mengontrol dirinya sendiri ketimbang hasilnya. Ia mengaku memanfaatkan tiap pekan dan tiap pukulan sebagai peluang utuk belajar membantunya berlatih untuk menemukan kembali performa terbaiknya.

Amanda Tan kembali bertanding di antara para pegolf wanita terbaik dunia dengan lebih percaya diri pada tahun ini. Foto: Getty Images.Foto: Getty Images.

“Saya masih melatih hal yang sama. Saya masih harus berfokus pada hal yang sama. Apalagi tahun lalu saya merasa tidak memainkan permainan terbaik saya; saya masih merasa 2016 merupakan tahun terbaik saya.”

Sementara itu, Amanda Tan bakal bertanding sebagai wakil Singapura pada turnamen pekan ini dan tentunya bakal mengharapkan dukungan dari para penonton tuan rumah. Ini merupakan partisipasi ketiga baginya mengikuti turnamen yang kerap disebut sebagai ajang Major Asia.

Kali ini ia merasa lebih nyaman bermain di antara para pegolf terbaik dunia ini lantaran ia berhasil menembus kualifikasi yang, untuk pertama kalinya, melibatkan tujuh negara di Asia Tenggara. “Tahun 2014 dan 2017 saya merasa saya disisipkan sebagai salah satu peserta, tapi kali ini saya merasa saya layak berada di sini,” tuturnya.

Turnamen ini akan dimainkan pada 28 Februari hingga 3 Maret 2019. Tiket harian dibanrol senilai SGD22, sementara tiket akhir pekan harian senilai SGD29. Tiket selama empat hari dibanrol senilai SGD82, sedang dua tiket akhir pekan seharga SGD53. Tersedia juga tiket untuk menonton bersama teman, yaitu dua tiket antara 2 dan 3 Mei seharga SGD53. Paket keluarga (dua tiket untuk tanggal 2 atau 3 Maret bagi 2 dewasa dan minimal satu anak) senilai SGD50.

Para pemegang kartu kredit HSBC akan mendapat diskon 25% untuk semua tiket. Sementara bagi penonton lansia diberi diskon 50% untuk tiket harian dan hanya berlaku bagi mereka yang berusia 60 tahun ke atas.

Leave a comment