Pegolf senior Nasin Surachman memimpin gelaran Rudy A.P. Lisapaly Cup presented by Iskandar SE di Padang Golf Pangkalan Jati.

Indonesia mungkin memiliki jeda kompetisi paling panjang ketimbang negara-negara tetangga lainnya. Sejak pandemi melanda dunia pada 2020 lalu, penantian panjang itu akhirnya terjawab ketika ajang Rudy A.P. Lisapaly Cup presented by Iskandar SE digelar mulai hari ini (7/4) di Padang Golf Pangkalan Jati.

Kejutan pun tercipta ketika pada putaran pertama, pegolf senior Nasin Surachman tampil sebagai pemimpin klasemen. Pegolf berusia 44 tahun ini bermain luar biasa dengan mencatatkan skor 9-under 63.

Pegolf yang sempat menikmati bermain penuh empat putaran pada ajang Indonesian Masters 2016 ini bermain nyaris sempurna. Setelah mencatatkan lima birdie di hole 2, 3, 6, 8, dan 9, ia masih menambah empat birdie lagi di sembilan hole berikutnya, sekaligus mengamankan posisinya di puncak klasemen sementara.

Untuk sementara, Surachman unggul empat stroke dari dua pesaing terdekatnya, yaitu Junaidi Ibrahim dan Peter Gunawan. Keduanya mengakhiri putaran pertama turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta ini dengan skor 5-under 67.

 

Bersama pegolf senior Junaidi Ibrahim, Peter Gunawan, menjadi pesaing terdekat untuk Nasin Surachman dengan torehan 5-under 67. Foto: GolfinStyle.

 

Jika Junaidi membukuan enam birdie dengan sebuah bogey, Peter Gunawan bermain lima birdie tanpa bogey. ”Hari ini semua (aspek permainan saya) lumayan solid, tapi yang paling membantu itu pukulan tee saya. Driving saya sedang sangat solid dan manajemen lapangan saya juga sedang bagus,” ujar Peter, yang melakukan putaran latihan bersama Danny Masrin, George Gandranata, dan Sim Minsub.

”Hari ini bermain tanpa bogey, main bersih. Salah satu yang berkesan ialah di hole 17. Pukulan 6-iron saya solid dan menyisakan 3 meter. Dari sana saya bisa memasukkan putt yang solid dari kanan ke kiri untuk mendapatkan birdie.”

Adapun Fajar Win Nuryanto berada di posisi keempat dengan torehan skor 4-under 68. Tiga pemain lainnya, Rinaldi Adiyandono, Robby Sugara, dan Kevin Caesario Akbar sama-sama mencatatkan skor 69 untuk menempati peringkat T5.

”Hari ini saya mencoba untuk bermain sedikit lebih agresif. Banyak hole, terutama par 5, yang tee off-nya sekiranya bisa memotong pohon, saya poting sehingga mendapat banyak kesempatan birdie dari hole-hole par 5,” tutur Kevin, yang pada putaran pertama ini juga bermain tanpa bogey.

 

Kevin Caesario Akbar menjadi salah satu pemain yang sukses menghindari bogey dalam 18 hole pertama ajang Rudy A.P. Lisapaly Cup presented by Iskandar SE. Foto: GolfinStyle.

 

Ia sempat dipaksa mengamankan par di hole 6 par 4. Setelah terpaksa mengembalikan bola ke fairway, menyusul pukulan tee yang meleset ke kiri, Kevin berhasil mengantarkan bolanya ke green dan menyisakan jarak sekitar 4 meter ke lubang. Beruntung ia berhasil melakukan putt downhill dan mengatasi break kanan ke kiri untuk mengamankan par.

”Pukulan iron saya sebenarnya lurus dan banyak short iron yang sebenarnya bisa diarahkan langsung ke pin, namun karena khawatir meleset, akhirnya saya mengarahkan ke tengah green.

”Terakhir kali bermain di sini ketika masih junior. Besok rencananya saya akan mencoba main lepas,” tandasnya.

Pada putaran pertama ini hanya sebelas pemain yang berhasil bermain under. Selain mereka yang menghuni lima besar, ada Indra Hermawan, Asep Saefulloh, dan Benita Yuniarto Kasiadi yang membukukan skor 2-under 70. Adapun pegolf Afrika Selatan berdarah Korea, Hanbo Lee bermain dengan skor 71.