Pegolf amatir nomor satu di Indonesia, Naraajie Emerald Ramadhan Putra kembali menorehkan sejarah yang membanggakan. Bermain sebagai salah satu pegolf amatir pada ajang besar Indonesian Masters presented by Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BTN & Telkom Indonesia, Naraajie berhasil menjadi pemain amatir pertama yang menikmati privilese bermain selama empat putaran.

Naraajie yang memastikan hak bertanding melalui kualifikasi yang diadakan oleh Persatuan Golf Indonesia, mengawali putaran awalnya dengan kurang meyakinkan lantaran membukukan skor 74. Namun, pada putaran kedua kemarin, ia membalikkan keadaan dengan bermain 68 untuk memastikan bermain pada putaran ketiga dan keempat.

”Kemarin (14/12) saya sebenarnya hanya melakukan dua kesalahan,” ujar Naraajie. ”Namun, dua kesalahan itu harganya mahal sekali.”

Ia juga mengaku kurang banyak memaksimalkan peluang birdie yang ia peroleh.

Performanya pada putaran kedua mungkin mengingatkan bagaimana Naraajie biasa mengejar ketertinggalan putaran pertama dengan permainan cemerlang pada hari berikutnya. Seperti ketika beberapa kali berhasil meraih predikat Lowest Amateur pada ajang Indonesian Golf Tour, Naraajie melakukan hal serupa ketika membukukan 6 birdie dan 2 bogey pada putaran kedua.

Sadar bahwa prestasinya selama ini, termasuk keberhasilannya masuk tim Junior Presidents Cup dan main bagus untuk timnya pada ajang tersebut, membuatnya menjadi sorotan banyak pihak, pegolf remaja yang baru berusia 17 tahun ini menanggapinya dengan bijak.

”Sebenarnya, ada sih yang memberi tekanan, cuma saya melihat hal itu bisa menjadi motivasi, bisa menjadi beban. Tapi saya melihatnya dari sisi positif saja,” tutur Naraajie.

Meskipun sudah berhasil melaju ke putaran akhir pekan, Naraajie jelas tidak ingin hanya sekadar lolos, tapi juga berniat untuk memaksimalkan kesempatan.

”Memang dari kemarin berpikir akan main empat hari. Untuk besok (16/12), saya mau main sesederhana mungkin dan harus menyusun game plan untuk besok(nya). Tapi besok (hari ini) saya tidak akan main agresif,” tuturnya.

Tahun ini turnamen paling prestisius di Indonesia ini diikuti oleh lima pegolf amatir. Selain Naraajie, ada Tirto Tamardi, Jonathan Wijono, Kentaro Nanayama, dan Kevin Caesario Akbar. Jonathan sempat berpeluang untuk menemani Naraajie, sayangnya ia hanya bermain even par 144.