Lima pegolf Indonesia melangkah ke putaran akhir pekan Bank BRI Indonesia open.

Bintang Naraajie Emerald Ramadhan Putra bersinar terang pada akhir putaran kedua Bank BRI Indonesia Open hari ini (30/8). Untuk sementara ia mengumpulkan skor total 9-under 135 dan berjarak satu stroke dari pimpinan klasemen sementara asal Thailand, Itthipat Buranatanyarat.

Usai membukukan skor 6-under 66 pada hari pertama, Naraajie menorehkan lima birdie dengan dua bogey untuk mempertahankan posisinya di tempat ideal. Skor total 9-under 135 miliknya membuat pegolf yang kini berusia 19 tahun ini berada di peringkat T2 pada ajang yang memperebutkan total hadiah senilai US$500.000 ini.

Pemain undangan dari Sunshine Tour, asal Afrika Selatan, J.C. Ritchie turut bermain istimewa pada hari kedua ini dengan catatan tujuh birdie dan sebuah bogey. Ia sempat berada sendirian di tempat kedua dengan skor total 135 sampai beberapa saat kemudian Naraajie menyamai catatan skornya ini.

Bermain pada siang hari membuat Naraajie harus mengatasi tantangan berupa embusan angin yang relatif kencang. Ia akhirnya harus puas bermain even par di sembilan hole pertamanya setelah mendapat dua birdie dan dua bogey. Ia pun berusaha untuk bermain lebih sabar di sembilan hole keduanya. Kesabaran ini ternyata membuahkan hasil, di mana ia akhirnya menambah perbendaharaan birdie-nya di hole 3, 4, dan 6, lalu menutup permainannya dengan par di hole 9.

“Hari ini anginnya lebih kencang saja sehingga saya kurang berkomitmen untuk melakukan beberapa pukulan.” – Naraajie Emerald Ramadhan Putra

“Hari ini saya main siang dan anginnya juga kencang, jadi saya harus bermain sabar. Permainan saya di sembilan hole pertama kurang bagus, tapi di sembilan hole terakhir saya bisa memanfaatkan peluang birdie yang saya dapatkan, tapi memang dituntut kesabaran saja karena angin yang kencang hari ini,” jelas Naraajie.

Usai mencatatkan skor 66, Naraajie sempat melakukan latihan di driving range, berharap bisa mengatasi pukulannya yang jauh dari memuaskan itu. Tidak ada perubahan berarti pada hari kedua, mengingat statistiknya tidak terlalu berbeda: mencatatkan 8 pukulan ke fairway dan hanya 11 kali memenuhi green in regulation.

“Sebenarnya tidak ada perubahan berarti dari pukulan saya. Hari ini anginnya lebih kencang saja sehingga saya kurang berkomitmen untuk melakukan beberapa pukulan, yang akhirnya malah jadi terbuang,” sambungnya.

“Pukulan saya masih ke kanan dan ke kiri, tapi short game dan putting saya juga sangat membantu. Kita lihat bagaimana kondisi besok, semoga saya bisa bermain sebaik mungkin besok.”

Itthipat Buranatanyarat harus bermain dalam kondisi tidak fokus lantaran sempat ketinggalan ponselnya di taksi. Ia masih bisa bermain bagus dan menorehkan 3-under 69 untuk memimpin di puncak klasemen dengan 10-under 134. Foto: Erlangga Tribuana.

Keberhasilan Naraajie menembus putaran akhir pekan kemudian diikuti oleh empat pegolf profesional lainnya, Rory Hie, Joshua Andrew Wirawan, Kevin Caesario Akbar, dan Danny Masrin. Rory mencatatkan skor total 5-under 139, sementara Andrew, sapaan akrab Joshua Andrew Wirawan, bermain dengan skor 3-under 141. Adapun Kevn dan Danny sama-sama bermain dengan skor total 143.

Posisi teratas pada hari kedua dikuasai oleh Itthipat Buranatanyarat. Pegolf asal Thailand ini mencatatkan skor total 10-under 134 dan sebenarnya berpeluang menorehkan skor yang lebih baik lagi kalau saja tidak kehilangan fokus.

“Saya memulai hari ini dengan buruk karena saya baru sadar kalau ponsel saya ketinggalan di taksi dan saya menjadi sulit fokus. Tapi saya senang pengemudi taksi itu berhasil kembali ke hotel dan mengembalikannya sehingga saya merasa lega,” ujar Itthipat, yang menorehkan skor 3-under 69, dengan catatan tiga birdie dan tanpa bogey.

“Saya melewatkan beberapa peluang birdie hari ini karena saya kehilangan fokus. Untungnya, saya masih bisa bermain dengan baik. Kalau tidak terganggu dengan insiden ini mungkin saya bisa main lebih baik lagi.”

Leave a comment