Namchok Tantiphokakul kian mendekati gelar perdananya di level Asian Tour seusai kembali ke puncak klasemen sementara UMA CNS Open Golf Championship kemarin (13/10). Pegolf asal Thailand ini menutup hari ketiga dengan skor 5-under 67.

Sempat memainkan beberapa hole pertamanya dengan kurang meyakinkan, pegofl berusia 31 tahun ini tampil trengginas di sembilan hole pertamanya, dimulai dengan eagle di hole 11, dan tiga birdie berturut-turut sehingga catatan skor totalnya menjadi 12-under 204 di Karachi Golf Club. Tak heran jika ia menyebut sembilan hole terakhirnya menjadi sorotan dalam permainannya pada hari ketiga tersebut.

“Di hole 11 itu, saya memukul bola ke sisi kiri fairway dan dilanjutkan dengan pukulan keberuntungan dengan hybrid yang membuat bola mendarat beberapa kaki dari hole,” Namchok mengisahkan proses terjadinya eagle tersebut.

“Di hole 12 dan 13, saya memasukkan birdie dari jarak jauh di atas green. Dan terakhir di hole 14, saya melakukan pukulan approach yang bagus dan melakukan putt dari jarak sekitar tiga atau empat kaki.”

Bagi Namchok, performanya di keempat hole tersebut memberinya semangat untuk bisa meneruskan tren positif ini dan mengonversikannya menjadi sebuah gelar juara. Gelar juara akan menjadi sangat penting baginya, terutama lantaran sudah sangat lama sejak ia berpeluang menjadi juara. Terakhir ia hampir merasakan kemenangan pada 2010, ketika mengikuti ajang Black Mountain Masters dan finis di tempat kedua.

“Saya akan melanjutkan strategi yang sama pada putaran final karena strategi yang ada berjalan lancar sejauh ini, yaitu berusaha menemukan green. Saya masih terus meleset dari fairway pada putaran ketiga, tapi kalau bisa mencapai green, hasilnya akan bagus.”

Jakraphan Premsirigorn menjadi pesaing terdekat bagi Namchok dengan selisih hanya satu stroke. Foto:: Asian Tour.

Rekan senegara Namchok, Jakraphan Premsirigorn, berada di tempat kedua sendirian setelah bermain 68. Ia mencatatkan lima birdie dengan sebuah bogey di hole 9 par 4 yang menantang. Pemain lulusan Qualifying School ini merasa bahwa ia telah sepenuhnya pulih dari cedera pergelangan tangannya. Sama seperti Namchok, ia pun berniat untuk bisa tampil sebagai juara.

Tirawat Kaewsiribandit mengikuti jejak Namchok dengan tampil luar biasa di sembilan hole terakhirnya. Ia membukukan empat birdie berturut-turut dari hole 11-14. Hasil ini turut melambungkan rasa percaya dirinya. Ia pun menambah koleksi birdie-nya di hole 18 dan menuntaskan hari ketiga dengan skor 5-under 67.

“Saya tak sering memukul ke fairway hari ini (kemarin), jadi saya mencari tahu cara untuk mengamankan par. Tapi ketika memasuki sembilan hole terakhir dan mendapat birdie pertama di hole 11, saya menjadi lebih percaya diri dan bisa menambah tiga birdie lagi. Putting saya, khususnya, sangat bagus di sembilan hole terakhir. Menutup dengan birdie di hole 18 juga tak kalah serunya,” jelas Kaewsiribandit.

UMA CNS Open Golf Championship ini memang seakan mejadi Tour profesional di Thailand. Dari tujuh pemain yang menduduki peringkat tujuh besar, hanya satu yang di antaranya merupakan pegolf non-Thailand. Pegolf tuan rumah Mumammad Munir ada di peringkat T7 bersama pegolf Thailand lainnya ialah Settee Prakongveech.

Sementara itu, wakil Indonesia Danny Masrin masih menampilkan permainan yang positif, meski hanya bermain 2-under 70. Pada hari ketiga itu, Danny memulai dengan bogey di hole 2, tapi lekas mencatatkan dua birdie di hole 5 dan 6. Ia malah seakan mulai menambah birdie lagi di hole 10 dan 17. Sayangnya, ia malah mendapat bogey di hole penutupnya hari itu. Danny pun menutup hari ketiga dengan skor total 3-under 213.

Leave a comment