Lapisan tembaga (copper layer), Grain Flow Forged tradisional, dan tiga model untuk memenuhi kebutuhan beragam level pemain.

Mizuno menghadirkan MP-20 Series sebagai set iron terbaru mereka. Keluarga MP-20 ini menjadi sebuah perpaduan istimewa antara kekuatan tradisi Mizuno selama ini akan feel dan konsistensi, dengan teknologi modern. Hadir dalam tiga model berbeda, MB alias muscleback klasik, MMC, dan HMB, Mizuno menerapkan lapisan tembaga (copper layer) di tiap clubhead dari ketiga model ini.

Penggunaan lapisan perunggu pada clubhead sebenarnya bukan hal baru bagi Mizuno. Ketika mereka memperkenalkan club legendaris Mizuno TN-87 pada tahun 1988, lapisan tembaga telah digunakan untuk memberikan sensasi impact yang selama ini melekat pada merek Mizuno.

Tiap model didesain dengan daya tariknya masing-masing, serta bisa dimainkan sebagai satu model keseluruhan, atau sebagai set kombinasi. Tiap model menghadirkan plat tembaga yang lembut di bawah krom nikel pelindung untuk memberikan feedback dan feel legendaris ala Mizuno.

Mizuno MP-20 MB
Inilaha iron muscleback murni yang mengingatkan kita pada iron legendaris TN-87. Diproses dengan teknik Grain Flow Forged HD dari 1025E Pure Select Mild Carbon Steel, iron ini mendapat tambahan performa dari lapisan tembaga dan krom nikel pelindung guna memberi feel serta feedback yang selama ini membuat nama Mizuno begitu legendaris.

Mizuno MP-20 MMC
Generasi kedua dari konsep multi material Mizuno ini memiliki topline yang telah diperbarui dan lebih tipis untuk sebuah scoring iron. Diproduksi untuk lebih nyaman dimainkan berkat penggunaan plat Titanium muscle dan bobot sole Tungsten. Diproses dengan teknik Grain Flow Forged HD dari sebilah 1025E Pure Select Mild Carbon Steel, dan dilapisi oleh plat tembaga lembut dan krom nikel pelindung guna memberikan feel dan feedback legendaris Mizuno.

Mizuno MP-20 HMB
HMB merupakan singkatan dari Hot Metal Blade. Konstruksi clubhead-nya kopong dan ditempa dari baja chromoly untuk bagian face dan neck. Mizuno menyebutnya sebagai iron hybrid performa, yang memiliki profil yang cocok untuk Tour. Terinspirasi oleh upaya untuk menggantikan long iron di Tour, MP-20 HMB memperluas konsep ini hingga ke wedge. Guna menghasilkan kecepatan bola, Mizuno memanfaatkan face dan neck dari bahan baja chromoly, yang didukung oleh bodi yang presisi dari bahan baja tahan karat dan bobot tungsten. Plat tembaga yang lembut dan krom nikel pelindung turut menciptakan feel dan feedback khas Mizuno.

Kembali Menggairahkan Golf
“Kami paham bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kondisi pasar tidak begitu bagus. Tapi sejauh ini kami mendapati populasi pemain di AS dan Inggris mulai meningkat. Pada saat yang sama, jumlah pengguna Mizuno juga meningkat,” Jay Vie Ong, Assistant Regional Golf Business Manager Mizuno.

“Tahun ini kami juga turut mengembangkan pasar di Asia Tenggara. Saya pikir kehadiran MP-20 Series ini akan memberi dampak yang besar. Jadi, kami sangat bersemangat bisa mengumumkan kehadiran MP-20 Series ini.”

Jazz Janewattananond menggunakan Mizuno JPX 919 Tour ketika menjuarai Indonesian Masters. Foto: Yongki Hermawan.

TAHUKAH ANDA?
Jazz Janewattananond menggunakan iron Mizuno JPX 919 Tour dengan shaft TrueTemper Dynamic Gold AMT X100 ketika menjuarai Indonesian Masters. Sumber kami menyebutkan bahwa Jazz tidak mengikat kontrak eksklusif dengan Mizuno, tapi memilih memainkan iron ini karena mengetahui kualitasnya. Sepekan setelah menang di Jakarta, ia menutup musim 2019 dengan gelar keempat, yang menjadi gelar Asian Tour ke-6 dalam kariernya.