Pandemi COVID-19 menjadi momen yang menunjukkan kekuatan golf sebagai olahraga yang dapat menyatukan dan menginspirasi banyak orang. Jay Monahan dan PGA TOUR menunjukkan hal ini.

Oleh Chuah Choo Chiang, Senior Director Communications PGA TOUR, berdomisili di Kuala Lumpur

Kamus Cambridge mendeskripsikan golf sebagai “permainan yang dimainkan di luar ruangan di atas rumput dengan tiap pemain berusaha memukul bola kecil dalam serangkaian sembilan atau delapan lubang, menggunakan tongkat yang panjang dan tipis.” Tapi di PGA TOUR, olahraga Royal and Ancient ini didefinisikan sedikit berbeda.

Dalam masa pandemik global akibat virus korona COVID-19, yang emmaksa seluruh aktivitas dan liga olahraga utama terhenti, Komisioner PGA TOUR Jay Monahan bertindak untuk ikut mengatasi krisis internasional yang telah mengguncang ekonomi dunia, dan olahraga pun telah terkena dampaknya juga.

Ketika Monahan mengumumkan pembatalan turnamen flagship PGA TOUR, THE PLAYERS Championship, yang diikuti dengan sejumlah penundaaan dan pembatalan komteisi hingga pertengahan Mei—yang kemudian diperpanjang hingga awal Juni—ia pun menghadapi kesulitan dan ketidakpastian dan menyatukan insan olahraga ini untuk memberi tujuan yang jelas tentang apa yang sebenarnya menjadi makna golf.

“Saya seorang pejuang. Saya ingin berjuang bagi para pemain kami dan para penggemar kami dan agar TOUR menunjukkan bagaimana golf bisa menyatukan dan memberi inspirasi,” ujar Monahan.

“Fokus kami bersama para pemain ialah bagaimana memanfaatkan momen seperti ini untuk memberi inspirasi kepada masyarakat.” — Komisioner PGA TOUR Jay Monahan

Jelas golf tak sekadar olahraga atau bisnis bagi Monahan. Ia melihat golf sebagai olahraga yang menyatukan berbagai kalangan untuk tujuan yang patut diperjuangkan. Dan golf juga bisa menginspirasi orang untuk melakukan perbuatan baik, seperti yang kerap menjadi inti dari kegiatan amal PGA TOUR selama ini.

Memang PGA TOUR menghibur para penggemar di seluruh dunia melalui para megabintang yang memiliki kemampuan, bakat, dan kepribadian yang sangat baik. Tapi ikut berkontribusi bagi masyarakat sudah dan selalu menjadi DNA bagi PGA TOUR.

Dengan menghentikan sejumlah turnamen, keselamatan para pemain, penggemar, dan staf mendapat perhatian besar. Tapi jauh di lubuk hatinya, Monahan sangat memikirkan semua aktivitas amal, yang sangat tergantung pada PGA TOUR.

Tahun lalu, kegiatan amal PGA TOUR sepanjang masa mencapai lebih dari US$3 milyar. Hal ini terwujud berkat total US$204,3 juta yang dihasilkan sepanjang tahun 2019. Kegiatan tersebut memberi dampak yang sangat positif terhadap masyarakat di sekitar turnamen-turnamen yang setiap tahun menjadi tuan rumah bagi ajang PGA TOUR, PGA TOUR Champions, Korn Ferry Tour, Mackenzie Tour-PGA TOUR Canada, PGA TOUR Latinoamerica, dan PGA TOUR Series-China.

 

Billy Horschel ikut membantu memuat makanan bagi Feeding Northeast Florida. Foto: Chris Condon/PGA TOUR.

 

Belum genap 24 jam setelah keputusan menghentikan kompetisi, Monahan, bersama 30 staf lainnya melakukan aksi ke Jacksonville dan memberikan makanan bagi tempat-tempat penampungan kaum tuna wisma dengan makanan yang dipersiapkan untuk sekitar 200.000 penggemar. PGA TOUR dan THE PLAYERS Championship telah sejak lama bermitra dengan Feeding Northeast Florida dan pada kesempatan ini menyediakan 22 ton makanan yang, jika dihitung, bernilai hampir US$700.000. Semua itu disuguhkan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan.

Aksi Monahan ini kemudian mendorong Billy Horschel, juara FedExCup 2014 untuk ikut berkontribusi. Horschel mendonasikan US$20.000 dari US$52.000 yang ia dapatkan setelah THE PLAYERS dibatalkan, kepada Feeding Northeast Florida. Ia bahkan ikut membantu memberi makanan bagi mereka yang kurang beruntung.

Semula pemegang lima gelar PGA TOUR itu berikhtiar menyumbangkan US$1.000 untuk tiap birdie dan US$5.000 untuk tiap eagle selama bermain pada THE PLAYERS kepada Feeding Northeast Florida, bank pangan masyarakat yang menyediakan makanan kepada lebih dari 150 program dan agen layanan sosial.

Langkah baik Horschel ini kemudian diikuti pula oleh pegolf Inggris Matt Wallace, yang memberikan US$18.200 lepada Blessings in Backpack, badan amal setempat lain yang biasanya juga mendapat bantuan dari THE PLAYERS.

“Saya memikirkan semua orang yang terkena dampak pandemi ini ….” — Brooks Koepka

Beberapa hari kemudian Brooks Koepka mengumumkan sumbangan US$100.000 melalui yayasannya kepada Community Foundation’s COVID-19 Response Fund untuk Palm Beach dan Martin Counties. Lewat akun Twitter-nya Koepka menulis, “Saya tahu saat ini merupakan masa-masa yang sulit dan ada begitu banyak ketidakpastian di sekitar kita. Saya memikirkan semua orang yang terkena dampak pandemi ini. Saya ingin melakukan bagian saya membantu dalam masa-masa yang berat ini.”

Horschel yakin dukungan dari golf akan meringankan beban banyak prang. “Bermain golf memang menyenangkan, saya sangat suka, dan kami merasa beruntung bisa melakukannya. Tapi hal terbesarnya ialah apa yang THE PLAYERS Championship lakukan untuk masyarakat. Mengetahui bahwa semua makanan yang mulanya akan dihidangkan di sini bisa justru bisa membantu Feeding Northeast Florida dan membantu memberi makan bagi mereka yang kekurangan rasanya sangat menggetarkan,” ujarnya.

Jika bola golf tak kunjung dapat di mainkan di mana pun pada ajang-ajang PGA TOUR dalam beberapa bulan, Monahan berharap kebaikan serupa bisa dapat berlanjut dan memberi senyuman kepada wajah-wajah yang suram.

“Fokus kami bersama para pemain ialah bagaimana memanfaatkan momen seperti ini untuk memberi inspirasi kepada masyarakat di tempat-tempat di mana kami tak bisa bermain, menginspirasi ketika kami bisa kembali bermain, dan memastikan kami menggunakan semua daya organisasi ini untuk melakukan perbuatan baik dan terutama kembali ke platform istimewa yang kami miliki, yang pastinya akan menjadi lebih kuat lagi untuk melewati tantangan ini,” ujar Monahan.

Mungkin ketika badai ini berlalu, ada baiknya memperbarui makna golf. Terutama dengan menambahkan kekuatan dan kemampuan olahraga ini untuk menyatukan dan menginspirasi mereka yang terkait dengan olahraga istimewa ini.