Pekan ini, publik golf dunia bersiap menyambut gelaran Major kedua tahun ini, US Open. Dan untuk kesembilan kalinya pula US Open kembali digelar di Oakmont Country Club, Pittsburgh, AS.

Kenangan akan persaingan sengit yang terjadi pada 1962 pun kembali mengemuka dan ikut mengangkat karier salah satu pegolf paling berpengaruh, Jack Nicklaus. Nicklaus yang juga merupakan salah seorang dari Rolex Testimonees mengenang masa-masa tersebut.

”Kemenangan US Open 1962 saya di Oakmont sangatlah penting. Ajang itu tak hanya merupakan kemenangan Major pertama saya, tapi merupakan kemenangan pertama saya sebagai pemain profesional. Kemenangan inilah yang kemudian memberikan terobosan yang membangun landasan bagi karier profesional saya.

”Kemenangan ini juga saya raih dalam suasana yang sangat menantang, dengan sahabat saya Arnold Palmer, yang memainkan golf dengan level yang tinggi. Tapi dalam usia 22 tahun, saya bahkan tak memikirkannya. Saya cuma memikirkan satu-satunya hal yang bisa saya kendalikan—diri saya sendiri.”

Terinspirasi oleh Nicklaus, para pegolf muda masa kini, termasuk Rolex Testimonee, seperti Jason Day, Rickie Fowler, dan Jordan Spieth juga akan berusaha menciptakan kenangan mereka sendiri saat melakukan pukulan pertama masing-masing di lapangan yang terkenal dengan green-nya yang bergelombang, bunker yang dalam, dan fairway-nya yang sempit.

Spieth, sang juara bertahan yang baru berusia 22 tahun—sama seperti Nicklaus saat menikmati kemenangan US Open pertamanya—mengungkapkan, ”Meski golf sekarang berbeda dengan dahulu, jelas ada beberapa hal yang bisa saya ambil dari bagaimana cara para pemain sebelum saya bermain, dan bagaimana US Open dimenangkan di sini.”

Nicklaus sendiri menyanjung performa Spieth, menyebutnya sebagai pemain yang telah meraih banyak hal meski baru berusia 22 tahun. ”Kemenangan Major saya raih dalam rentang 25 tahun, jadi mari kita beri dia (Spieth) waktu untuk membangun apa yang telah ia kerjakan,” ujar Nicklaus.

Jason Day, pegolf nomor satu dunia yang juga menjadi salah satu favorit juara telah memiliki momentum kemenangan pada tahun ini dan telah meningkatkan kepercayaan dirinya untuk terus melanjutkan tren positif yang telah ia ciptakan.

”Semua kerja keras yang saya lakukan telah membuahkan hasil, tapi saya masih harus terus berlatih untuk memenangkan gelar sebanyak mungkin,” ujarnya.

Rolex Testimonee lain yang juga akan berlaga pada pekan ini termasuk pemenang dua gelar US Open asal Afrika Selatan, Retief Goosen yang mendapatkan undangan khusus oleh USGA. Goosen telah menjuarai ajang ini pada 2001 di Southern Hills dan menyingkirkan Phil Mickelson, Rolex Testimonee lainnya dengan kemenangan di Shinnecock Hills, 2004.

Keluarga Rolex Testimonee terbaru, Bryson DeChambeau juga otomatis berhak main di Oakmont Country Club sebagai pemenang US Amateur Champion 2015 lalu. Luke Donald juga meraih tempatnya setelah memenangkan play-off dengan lima pemain lain.

Sejak 1895, US Open telah digelar oleh USGA dan telah memiliki nilai-nilai kesempurnaan dan inovasi yang sama dengan Rolex. Tak heran jika keduanya telah menjadi mitra yang erat. Selain US Open, Rolex juga mendukung US Women’s Open, US Senior Open, US Amateur dan US Women’s Amateur, termasuk Walker Cup dan Curtis Cup.

”Sebagai pendukung terdepan golf, Rolex memahami betapa pentingnya perkembangan olahraga ini di level internasional. Untuk alasan ini kami dengan bangga bermitra dengan USGA dan US Open, salah satu kejuaraan terkemuka, memberikan peluang para pemain amatir untuk bangkit dan bersaing dengan para pemain profesional, di panggung terkemuka untuk menunjukkan jiwa olahraga yang terbaik.

”Kami menghargai kenangan akan persaingan Palmer dan Nicklaus di Oakmont Country Club pada masa silam, tapi kami juga menanti generasi muda Rolex Testimonee untuk meraih gelar mereka,” jelas Rolex Director of Communication & Image Arnaud Boetsch.