HSBC Women’s World Championship dipastikan kembali digelar akhir April 2021 ini, dengan sejumlah nama besar menegaskan komitmennya untuk tampil.

Penantian publik golf di Asia Tenggara, khususnya di Singapura, untuk kembali menyambut dan menyaksikan aksi para pegolf wanita terbaik dunia akan segera berakhir. Kejuaran yang kerap mendapat julukan sebagai ajang Major Asia, HSBC Women’s World Championship dipastikan akan kembali ke Sentosa Golf Club, Singapura pada 29 April-2 Mei tahun ini.

Kepastian penyelenggaraan ini lekas mendapat komitmen dari para bintang golf dunia. Juara bertahan Park Sung-hyun dan pegolf No.1 Dunia Ko Jin-young menjadi dua dari lima nama beken pertama yang memastikan akan tampil. Satu pegolf Korea lainnya, Park In-bee, yang sudah dua kali memenangkan kejuaraan ini juga menegaskan komitmennya, Selain itu, pegolf Amerika Serikat pemegang lima gelar LPGA Danielle Kang dan pegolf Australia Minjee Lee juga akan meramaikan persaingan.

Kembalinya ajang ini jelas seakan memberi angin segar bagi iklim kompetisi, tidak hanya di Asia Tenggara, tapi juga Asia Pasifik. Inilah turnamen kelas dunia pertama yang digelar di wilayah ini menyusul pandemi COVID-19 yang masih memaksa sejumlah negara untuk menunda kompetisinya.

Kelompok penggemar ”Namdalla” Park telah mencapai lebih dari 11.000 anggota di seluruh dunia. ”Namdalla” itu sendiri berarti ’saya berbeda’ yang menjadi ciri khas pemain yang otodidak dan memiliki salah satu swing yang paling dikagumi dalam olahraga ini. Ia sendiri telah merintis jalan yang mengagumkan ketika melakoni debut LPGA pada 2017. Kala itu ia meraih gelar Major pertamanya lewat U.S. Women’s Open, untuk kemudian merengkuh penghargaan Rookie of the Year dan Player of the Year LPGA pada tahun pertamanya.

 

 

Pegolf yang memiliki pembawaan yang tenang ini pun berniat untuk menambah koleksi gelar LPGA, ke-8 lewat ajang ini.

”Saya merasa bersemangat bisa kembali ke Singapura untuk mempertahankan gelar HSBC Women’s World Championship saya. Putaran final tahun 2019 itu sangatlah menarik dan saya berhasil mencatatkan empat putaran yang meyakinkan untuk menang. Ajang ini merupakan salah satu ajang favorit saya pada LPGA Your dan sangat bersyukur kepada HSBC dan Singapore Tourism Board untuk semua upaya mereka memastikan turnamen ini kembali berlangsung. Tahun 2019 itu saya mendapatkan dukungan yang luar biasa di lapangan, jadi saya tak sabar untuk kembali ke sana dan memainkan permainan golf terbaik saya,” tutur Park.

Rekan senegaranya, Ko, juga berharap bisa menemukan performa yang telah melambungkan dirinya ke posisi teratas Rolex Ranking dalam musim penuh terakhirnya. Berbekal bakat dan konsistensi, sepanjang 2019 lalu ia mencatatkan 12 kali finis di sepuluh besar, meraih empat kemenangan dan dua Major. Pada tahun itu, ia harus puas finis di posisi T3 pada kejuaraan ini, namun akan kembali ke Singapura dengan mengincar gelar juara.

Sementara itu, Inbee yang telah mengoleksi 20 gelar LPGA, 7 Major, plus medali emas Olimpiade, termasuk gelar HSBC Women’s World Championship tahun 2015 dan 2017 juga akan menjadi salah satu penantang tangguh, yang akan berusaha untuk mencatatkan kemenangan ketiganya. Pengalamannya di Tanjong Course jelas akan menjadi salah satu bekalnya untuk bisa meraih kemenangan, sekaligus menyuguhkan aksi yang layak disaksikan.

”Selama 14 tahun terakhir kami telah membawa golf kelas dunia ke Singapura melalui dukungan kami akan ajang Major Asia ini dengan target jangka panjang menginspirasi generasi berbakat berikutnya di wilayah ini.” — Tony Cripps, CEO HSBC Singapura.

Pegolf AS, Kang, juga akan kembali ke Singapura setelah tahun 2018 silam ia nyaris meraih kemenangan. Kala itu ia harus mengakui keunggulan rekan senegara dan sahabatnya, Michelle Wie. Pegolf No.5 Dunia ini telah mencatatkan penampilan yang solid pada tahun ini, tiga kali finis di sepuluh besar termasuk satu kali runner-up, dan sekali finis di 15 besar, dengan hanya sekali gagal lolos cut. Bekal penampilan yang meyakinkan seperti ini, ia juga bakal memiliki percaya diri untuk meraih gelar LPGA keenamnya.

Adapun Lee, yang kali ini tampaknya takkan mendapat dukungan dari rombongan yang kerap mendampinginya dari Western Australia tiap tahun, masih akan memiliki bekal berharga untuk meraih prestasi tahun ini. Tahun 2019 itu, ia finis di tempat kedua dan akan berusaha memperbaiki penampilannya kali ini.

Mengingat pandemi masih melanda, peraturan keselamatan yang ketat akan diberlakukan bahkan hingga turnamen selesai dilangsungkan. Ini berarti kehadiran pada ajang HSBC Women’s World Championship bakal dibatasi. Pihak penyelenggara juga bekerja sama dengan Singapore Tourism Board dan pihak-pihak berwenang lainnya untuk memfinalisasi protokol kesehatan dan keselamatan dari tiap aspek turnamen, termasuk langkah-langkah pengelolaan keamanan sebelum dan sesudah turnamen. Semua langkah ini sengaja diterapkan demi memastikan keselamatan para pemain, panitia, dan tamu-tamu korporasi.

Sponsor dan Pihak Berwenang Siap Menyambut Rombongan Pemain Bintang
Meskipun pandemi menjadi tantangan besar, para penggemar masih bisa berharap untuk menikmati kompetisi yang ketat dan aksi-aksi menegangkan dari turnamen yang sudah memiliki statusnya tersendiri ini selama bertahun-tahun.

 

Pegolf wanita No.1 Dunia Ko Jin-young akan berusaha mengikuti jejak rekan-rekan senegaranya untuk meraih gelar HSBC Women’s World Championship tahun ini. Foto: Getty Images.

 

”HSBC Women’s World Championship merupakan ajang flagship kami untuk golf wanita dan kami bersemangat untuk menyampaikan komitmen kami sebagai sponsor utama. Menggelar turnamen ini di salah satu spot internasional terpenting kami menunjukkan komitmen kuat kami kepada Singapura dan olahraga kaum wanita. Menyusul perayaan Internatinal Women’s Day pada 8 Maret, kami merasa sangat bangga melihat bagaimana HSBC Women’s World Championship telah membuka peluang bagi para wanita dan perempuan. Selama 14 tahun terakhir kami telah membawa golf kelas dunia ke Singapura melalui dukungan kami akan ajang Major Asia ini dengan target jangka panjang menginspirasi generasi berbakat berikutnya di wilayah ini. Kami telah sama-sama meraih sukses dan merasa sangat bangga pada apa yang kami capai bersama para mitra kami dan tak sabar untuk kolaborasi dan kesempatan untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar CEO HSBC Singapura Tony Cripps.

Sementara itu, Keith Tan, selaku Ketua Eksekutif Singapore Tourism Board juga menambahkan bagaimana HSBC Women’s World Championship telah menjadi salah satu sorotan dalam kalender olahraga Singapura. Dan ajang ini sendiri telah memikat para penggemar secara lokal maupun global. ”Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan panita untuk menyambut kembalinya para pegolf terbaik dunia yang akan bersaing di negeri ini dengan aman. Kembalinya ajang ini menjadi pengakuan kuat bahwa Singapura merupakan pusat destinasi bisnis dan leisure.”

Nada positif juga turut dilayangkan oleh Andrew Johnston, General Manager Sentosa Golf Club, lapangan yang telah terpilih sebagai Klub Golf Terbaik di Dunia pada World Golf Awards 2019. ”Kami sangat senang bisa kembali menyambut para pemain terbaik di Sentosa Golf Club dan tak sabar menyaksikan mereka bertanding di The Tanjong. Dengan sejumlah modifikasi dan seiring kian matangnya lapangan, para pemain akan menyadari beberapa perbedaan dari ketika mereka terakhir bermain. Dan saya yakin The Tanjong akan sekali lagi memberikan ujian paling murni dari olahraga ini,” ujar Johnston.

Adapun Grant Slack, EVP & Managing Director Golf Events IMG, turut menambahkan pihaknya turut gembira bisa mengumumkan kembalinya HSBC Women’s World Championship tahun ini, mengingat turnamen ini telah tumbuh menjadi salah satu ajang yang paling memikat. ”Saya tahu betapa kita semua merasa kecewa tidak bisa menggelar ajang ini tahun 2020 lalu ketika COVID-19 menghentikan kompetisi, jadi ini merupakan kabar yang sangat menyenangkan dan ajang yang sangat kami nantikan. Saya ingin mengungkapkan terima kasih kepada semua rekanan kami untuk dukungan yang tak kenal lelah yang mereka tunjukkan selama bertahun-tahun dan terkhusus sponsor utama kami HSBC, juga Sentosa Golf Club dan Singapore Toursim Board. Kami tak sabar untuk menikmati edisi sukses lainnya tahun ini,” ungkap Slack.