Putaran final ajang South East Asia Amateur Golf Team Championship yang akan berlangsung hari ini (23/12) dipastikan akan berlangsung menarik, terutama mengingat Tim Indonesia masih berpeluang untuk memperbaiki catatan prestasi, baik pada ajang 58th Putra Cup, 12th Santi Cup, 10th Lion City Cup, maupun 6th Kartini Cup.

Hingga pada akhir putaran ketiga, Almay Rayhan Yagutah, M. Rifqi Alam Ramadhan, M. Seandy Alfarabi, dan Alfred Raja Sitohang berhasil membawa Tim Indonesia menduduki tempat ketiga pada ajang beregu 58th Putra Cup. Perjuangan keempat wakil Indonesia ini memang beragam, namun secara berkesinambungan mereka masih mempertahankan tren positif.

Alfred menjadi bintang tim pada hari ketiga ini. Permainan gemilangnya membantunya menorehkan enam birdie dengan sebuah double bogey. Secara individu, skor 68 miliknya itu praktis melambungkan peringkatnya ke tempat ke-8 dengan perolehan skor 2-over 218.

Manajer Tim Indonesia Gian Perkasa ikut memuji performa Tim Putra Cup, mengingat dalam tiga putaran ini hasilya terus membaik.

“Hasil sejauh ini masih menjanjikan karena kita masih berada di posisi ketiga dengan selisih tujuh stroke dari Filipina yang berada di tempat kedua. Dan kita juga masih unggul dua stroke dari Singapura di tempat keempat. Jadi, bakal ada pertandingan menarik untuk meraih posisi 2-3-4,” tutur Gian.

 

Indonesia berpeluang untuk menjuarai kategori beregu untuk 12th Lion City Cup. Dominikus Glenn Yuwono (dalam foto), Kentaro Nanayama, dan Gabriel Hansel Hari hanya terpaut satu stroke dari Tim Myanmar. Foto: Golfin’STYLE.

 

Dari 12th Lion City Cup, Dominikus Glenn Yuwono dan Kentaro Nanayama sama-sama membukukan skor 74. Hal ini membuka peluang keduanya untuk menembus tiga besar. Masing-masing tertinggal satu dan dua stroke dari Sean Jeam Ramos (Filipina) dan Nor Harith Nor Hadi (Malaysia) yang menghuni tempat ketiga dengan skor 225.

Performa positif Glenn dan Kentaro itu turut berdampak positif untuk kategori beregu. Dari kategori beregu, Tim Lion City Cup Indonesia kini berada di tempat kedua dan hanya terpaut satu stroke dari tim tuan rumah, Myanmar. Artinya, tahun ini Tim Indonesia berpeluang besar untuk bisa menjuarai Lion City Cup.

Sementara itu, Tim Santi Cup Indonesia harus berjibaku pada putaran ketiga ini. Grafik permainan Ribka Vania, Marcella Pranovia, dan Nanda Winnet Soraya mengalami penurunan dan secara tim, mereka untuk sementara harus berada di peringkat keenam. Namun, peluang untuk finis, setidaknya di tempat ketiga masih sangat besar. Saat ini trio Indonesia ini hanya terpaut empat stroke dari peringkat ketiga.

Prospek yang positif juga ditunjukkan oleh Tim Kartini Cup Indonesia. Trio Meva Helina Schmit, Viera Permata Rosada, dan Aurelia Grace Nicole sempat menghuni dasar klasemen beregu pada hari pertama, namun kini mereka berada di tempat keempat yang juga berpeluang finis di tiga besar untuk kategori beregu.

“Secara keseluruhan, tantangannya ada dalam pikiran masing-masing karena kita tahu mereka sebenarnya memiliki kemampuan yang cukup. Lawrie (Montague) dan David (Milne) sudah memberi masukan, dan kami juga mencoba untuk menjaga agar semangat mereka tetap tinggi. Tadi (malam) kami juga makan malam bersama dan saling mengobrol, jadi kita berharap mereka bisa bermain lebih baik lagi,” kata Gian lagi.

Leave a comment