Kelly Tan terinspirasi untuk mengibarkan bendera Malaysia pada kompetisi golf wanita Olimpiade Tokyo dengan meraih medali, yang ia yakini dapat mengembangkan golf di Malaysia.

Kalaupun ada inspirasi yang memberinya motivasi tambahan untuk memulai kampanye perburuan medali pada kompetisi golf wanita Olimpiade Tokyo pekan ini, Kelly Tan mendapatkannya dari putaran final yang dramatis pada kompetisi pria hari Minggu (1/8) lalu.

Pegolf yang saat ini menjadi satu-satunya wakil Malaysia pada panggung LPGA Tour ini menunjuk play-off untuk meraih medali perunggu yang diikuti tujuh pemain, yang di antaranya diikuti Rory McIlroy, Collin Morikawa, dan Paul Casey sangatlah menarik. Mereka berjuang sampai akhir hingga C.T. Pan tampil sebagai pemenang setelah memainkan empat hole tambahan.

Kelly sadar bahwa ia membutuhkan upaya yang ekstra besar untuk bisa menjadi salah satu penantang medali. Apalagi para pesaingnya pekan ini adalah para pegolf tertangguh di dunia saat ini. Toh ia bersiap untuk memberi upaya terbaiknya ketika mulai bermain di Kasumigaseki Country Club pada hari Rabu (4/8) besok.

”Jika menyaksikan beberapa grup terakhir di hole 18 dan partai play-off itu, Anda bisa melihat mereka sangat ingin memenangkan medali. Biasanya, Anda tidak berjuang keras untuk meraih finis di tempat ketiga. Tapi pekan ini berbeda dengan ketika kami bertanding pada Tour. Sungguh luar biasa keren bisa berada dalam lingkungan seperti ini,” tutur Kelly.

”Bakal sangat besar artinya dan ketika memenangkan medali, saya harap olahraga golf bisa mengalami perubahan di Malaysia.” — Kelly Tan.

Ia juga menyaksikan bagaimana rekan senegaranya, Gavin Green, ikut berjuang dan mengaku terinspirasi oleh penampilan Green. ”Meskipun ia tidak bisa bersaing untuk meraih medali, ia memberikan lebih dari segalanya pada tiap pukulan dan bermain dengan mengusahakan yang terbaik. Para pegolf wanita dan pria tidak selalu bertanding berurutan seperti ini dan bisa berinteraksi dengan para pemain PGA TOUR dan melihat bagaimana dukungan yang mereka tunjukkan bagi golf wanita sungguh luar biasa.”

Lima tahun silam, Kelly finis di posisi 51. Kini ia kembali dan dengan bangga mengusung bendera Malaysia di seragam dan tas golfnya. Impiannya jelas meraih medali dengan harapan bisa mendorong pertumbuhan olahraga ini di Malaysia.

”Ini kehormatan besar untuk bisa mewakili negara Anda. Olimpiade merupakan panggung terbesar bagi atlet mana pun. Sungguh menarik dan saya tak sabar untuk memulainya besok (1/8),” tuturnya. ”Lapangan ini berada dalam kondisi yang bagus. Saya suka melihat desainnya, sungguh adil dan jika melakukan pukulan dengan baik, Anda punya peluang untuk melakukan putt birdie. Ini jenis lapangan yang menuntut semua jenis pukulan yang Anda miliki.”

Sejauh ini pegolf berusia 27 tahun ini memang belum meraih kemenangan yang ia harapkan pada kancah LPGA. Namun, ia yakin bahwa dirinya membutuhkan satu pekan yang bagus untuk bisa mencapai performa terbaiknya. ”Saya masih dalam proses. Tiap atlet bersiap selama lebih dari empat tahun seakan-akan inilah pekan terakhir dalam hidup mereka dan mereka bisa mencapai puncak permainannya di sini. Golf itu berbeda karena kami selalu berada di lapangan tiap pekan. Selalu ada hal yang perlu dilatih. Permainan mulai tampak jauh lebih baik dan Anda ingin tiap aspek menjadi sinkron dan ketika sinkron, rasanya Anda bisa melambung ke langit ketujuh dan itulah targetnya,” ujarnya.

”Bakal sangat besar artinya (jika bisa meraih medali) dan ketika memenangkan medali, saya harap olahraga golf bisa mengalami perubahan di Malaysia. Kami kurang mendapat dukungan dan saya harap ini bisa memotivasi saya untuk memenangkan medali dan mengubah golf di Malaysia.”