Putaran final BMW Championship yang segera dimulai beberapa jam lagi akan menjadi penentu siapa wakil Asia yang bakal bermain pada TOUR Championship di Atlanta pekan depan. Dengan tersisa 18 hole lagi, beberapa nama masih memiliki peluang untuk ikut meramaikan persaingan pada turnamen pamungkas PGA TOUR tersebut.

Pemain pendatang baru asal Korea Im Sungjae membuka kesempatan tersebut setelah bermain 66 pada hari ketiga kemarin (17/8). Pegolf berusia 21 tahun ini pun berhasil mendongkrak peringkatnya hingga 24 tempat dan kini ada di peringkat T24. Ia hanya membutuhkan 18 hole bermain solid lagi untuk memastikan tempat dalam grup elit 30 pemain teratas klasemen FedExCup.

“Dalam dua hari pertama saya memainkan sembilan hole terakhir dengan lebih baik, lebih mudah mencatatkan skor. Secara strategi, saya berfokus di sembilan hole terakhir karena saya tahu saya bisa main lebih bagus,” ujar Im yang mencatatkan enam birdie, satu eagle, dan dua bogey.

Sepanjang musim ini ia telah tujuh kali masuk sepuluh besar dan kini ia harus memastikan berada di jajaran 28 besar agar bisa bermain dalam turnamen pamungkas pekan depan.

Dengan skor total 8-under 208, Im kini bertekad untuk mempertahankan momentum yang ada pada putaran final ajang yang memperebutkan total hadiah senilai US$9,25 juta ini. Jika berhasil menembus TOUR Championship, ia bakal menjadi pemain pendatang baru ke-9 yang berhak main pada TOUR Championship. Dan ia pun kini tengah berlomba untuk meraih predikat Rookie of the Year.

“Saya akan memainkan permainan saya sendiri besok (hari ini, 18/8). Saya takkan melihat papan klasemen, tapi hanya akan berkonsentrsai penuh,” ujarnya melalui penerjemah. “Tapi kalau skor saya bagus di sembilan hole pertama, saya akan melihat klasemen.”

Lolos untuk bermain pada TOUR Championship juga tidak sekadar berpeluang untuk menjuarai FedExCup dan meraup bonus senilai US$15 juta, tapi juga bakal mengganjarnya dengan tiket untuk bermain pada Masters Tournament, The Open Championship, U.S. Open, WGC-Mexico Championship dan WGC-HSBC Champions untuk musim depan. Ia juga bakal berhak main pada THE PLAYERS Championship pada bulan Maret 2020.

Rekan senegara Im, Kim Siwoo harus mengakhiri putaran ketiga dengan skor 71 dan kini ada di peringkat T24. Ia mesti finis di tempat keempat untuk bisa mengikuti TOUR Championship keduanya. Sementara An Byeonghun dan Kang Sung masing-masing bermain 69 dan 73 untuk berada di peringkat T36 dan T63, yang berarti musim 2018-2019 mereka akan berakhir pada hari Minggu ini.

C.T. Pan Berpeluang Meraih Dua Target Utamanya
Sementara itu, pegolf China Taipei C.T. Pan harus bermain cerdas agar bisa mempertahankan peluangnya meraih dua target utama yang ia bidik ketika mulai memainkan putaran final hari ini. Kemarin ia menorehkan skor 3-under 69 dan menjadi salah satu penghuni peringkat 24. Ia hanya berjarak 3 stroke dari tempat ke-12, peringkat minimal yang harus ia raih untuk bisa bermain pada TOUR Championship.

Satu-satunya hal positif yang ia miliki saat ini ialah fakta bahwa ia masih berada di posisi yang ideal untuk mempertahankan peluangnya menjadi pegolf China Taipei pertama yang bermain untuk Tim Internasional pada Presidents Cup akhir tahun nanti. Ia kini ada di peringkat 8 klasemen Tim Internasional, yang otomatis akan langsung menjadi anggota tim untuk menghadapi Tim AS di Royal Melbourne Golf Club.

“Saya membuang sejumlah kesempatan birdie. Di hole 17, saya menghadapi putt birdie berjarak 6 kaki dan gagal memasukkannya. Ada banyak pukulan bagus yang saya lakukan dan banyak mendapat peluang, sayangnya saya gagal memaksimalkannya,” tutur Pan.

Menembus TOUR Championship dan mempertahankan posisinya sebagai delapan anggota Tim Internasional pertama untuk ajang Presidents Cup menjadi target C.T. Pan, namun ia harus bermain cerdas dalam 18 hole tersisa. Foto: Getty Images.

Ia memulai BMW Championship dengan berada di peringkat 37 pada klasemen FedExCup, salah satunya berkat kemenangannya pada RBC Heritage bulan April silam. Hal inilah yang di antaranya membuat Pan berniat untuk bisa main pada TOUR Championship untuk pertama kalinya.

Ia mengaku tidak memaksimalkan kondisi untuk menambah perbendaharaan birdie pada hari ketiga kemarin.

“Angin tidak berembus seperti beberapa hari terakhir dan green-nya juga lembut dan memberi peluang panen birdie. Anda bisa menyerang pin dan bola masih akan berhenti. Sisanya tinggal memasukkan putt, namun saya gagal melakukannya,” ujar Pan, yang memainkan dua putaran pertama bersama Tiger Woods dan Billy Horschel.

“Saya suka lapangan ini. Anda mesti main cerdas. Selain itu, lapangan ini juga panjang, lebih dari 7.600 yard sehingga saya mesti memainkan permainan dan mengikuti rencana permainan saya,” imbuhnya.

Adapun pimpinan klasemen hari kedua asal Jepang, Hideki Matsuyama harus turun takhta setelah kemarin hanya main 73. Ia harus finis minimal di peringkat 15 agar bisa tampil pada turnamen pamungkas pekan depan. Jika berhasil mewujudkannya, ini akan menjadi musim keenam secara berturut-turut baginya untuk tampil pada TOUR Championship.

Leave a comment