Sejumlah atlet berpeluang meraih status Juara Nasional pada putaran final Kejuaraan Nasional Golf Amatir besok (11/10).

Sejumlah nama berpeluang untuk meraih status Juara Nasional pada akhir putaran final Kejuaraan Nasional Golf Amatir besok. Dengan selisih keunggulan yang tipis, plus beberapa nama berpeluang menghadirkan kejutan, baik di kelas Pria maupun Wanita, putaran final di Gading Raya Padang Golf dan Klub besok dipastikan akan menghadirkan drama.

Kejutan dihadirkan oleh M. Rifqi Alam Ramadhan, yang secara mengagumkan menorehkan skor 7-under 65 berkat permainan tujuh birdie dan tanpa bogey. Ia bahkan mencatatkan hasil sempurna dari segi green in regulation, sebagai gambaran ketajaman permainannya pada putaran ketiga ini. Performanya hari ini praktis melambungkan namanya sebagai salah satu pimpinan klasemen sementara.

“Hari ini permainan wedge saya sedang prima. Saya terus menyerang pin dan putting saya juga sedang bagus. Sebenarnya, permainan hari ini sama saja dengan kemarin (9/10), tapi putting saya pada hari ini lebih bagus,” tutur pegolf yang akrab disapa Alam ini.

“Saya memang termotivasi untuk menghasilkan skor serendah mungkin, dan ternyata bisa terwujud juga. Ini pertama kalinya saya bisa main 7-under! Besok saya berencana untuk bermain seperti hari ini, semoga saja kondisi badan dan pikiran bisa kembali seperti hari ini.”

Skor 7-under 209 miliknya kemudian disamai oleh Alfred Raja Sitohang, yang pada hari ini juga kembali menampilkan permainan yang meyakinkan. Setelah bogey di hole 5, Alfred justru bermain luar biasa dengan menorehkan lima birdie berturut-turut sejak hole 6. Ia kemudian menutup putaran ketiga tadi dengan birdie keenamnya dan torehan 5-under 67 untuk menyamai skor total Alam.

“Saya memang termotivasi untuk menghasilkan skor serendah mungkin, dan ternyata bisa terwujud juga. Ini pertama kalinya saya bisa main 7-under!” – M. Rifqi Alam Ramadhan

Sementara itu, Jonathan Wijono kembali mencatatkan skor 69 untuk menguntit Alam dan Alfred dengan selisih satu stroke.

Adapun Almay Rayhan Yagutah, masih berpeluang mempertahankan gelar yang ia menangkan tahun lalu setelah hari ini ia akhirnya menorehkan skor terbaiknya. Setelah dua hari berturut-turut hanya bermain even par 72, kali ini ia bermain dengan skor 69. Skor total 213 menempatkannya di posisi keempat bersama pegolf asal Sulawesi Selatan, Zaenal, Naraajie Emerald Ramadhan Putra, dan pimpinan klasemen hari kedua Jose Suryadinata.

Hal serupa juga terjadi di kelas Wanita di mana Ida Ayu Indira Melati Putri dan Aurelia Grace Nicole paling berpeluang untuk meraih gelar. Dari kategori ini, hanya merekalah yang membukukan skor total under.

Meskipun hari ini hanya bermain even par 72, Mela, sapaan Ida Ayu Indira Melati Putri masih mempertahankan posisi teratas setelah bermain 70 dan 69 pada dua putaran pertama.

“Hari ini saya lebih fokus untuk bermain sabar saja sih, soalnya banyak kesempatan birdie yang belum berhasil masuk,” tutur Mela. “Kebetulan hari ini birdie pertama saya juga terjadi di hole pertama, jadi lumayan buat memompa semangat.”

Meski mendapat posisi yang lebih menguntungkan, Mela mengaku akan lebih fokus pada proses permainannya daripada hasil permainan. “Di sisa 18 hole besok rencananya saya akan bermain sesuai alurnya saja, saya ingin lebih berfokus pada proses daripada hasil.”

Meski bermain even par, Ida Ayu Indira Melati Putri masih memegang keunggulan satu stroke jelang putaran final Kejuaraan Nasional Golf Amatir besok (11/10). Foto: GolfinStyle.

Adapun Aurel, sapaan Aurelia Grace Nicole, hari ini mencatatkan skor terbaik di kategori Wanita dengan torehan skor 71, sekaligus membuatnya menjadi satu-satunya pemain yang sanggup bermain under di kelasnya.

“Hari ini saya merasa lebih percaya diri, meskipun sempat mendapat double bogey di hole 7, tapi hal itu tak menghalangi saya untuk mendapatkan lebih banyak birdie,” tutur Aurel.

Meskipun secara matematis memiliki peluang untuk meraih kemenangan pertama pada Kejuaraan Nasional Golf Amatir ini, Aurel tak berniat untuk bersikap berlebihan menghadapi putaran final besok (11/10).

“Biasanya saya mengingatkan diri sendiri agar bersikap rileks dan lebih tenang. Jadi, kalau bisa menang besok saya anggap itu bonus saja,” tandasnya.

Meski tampaknya persaingan hanya bakal menjadi milik Mela dan Aurel, pegolf asal PGI Pengprov Sumut Tania Putri Dzahabiyah pada dasarnya masih berpeluang menciptakan kejutan. Setelah bermain even par 72 pada hari ini, Tania kini berada di peringkat ketiga dengan skor total 217. Selisih enam stroke jelas belum berarti kiamat baginya.

Juara bertahan Nanda Winnet Soraya asal PGI Pengprov Jatim bakal membutuhkan permainan yang luar biasa pada putaran final besok untuk membuka peluang mempertahankan gelarnya.

Leave a comment