Musim yang penuh konsistensi dengan tiga kemenangan membawa sesama rekan profesionalnya memilih Rory McIlroy sebagai penerima PGA TOUR Player of the Year 2019. Hal serupa juga diberikan kepada Im Sungjae sebagai pendatang baru yang meraih status PGA TOUR Rookie of the Year 2019.

PGA TOUR secara resmi mengumumkan bahwa Rory McIlroy terpilih sebagai peraih PGA TOUR Player of the Year. Pegolf asal Irlandia Utara ini terpilih untuk meraih penghargaan bergengsi ini setelah mendapat suara dari mayoritas anggota PGA TOUR pada musim 2018-2019 ini. McIlroy pun menerima Jack Nicklaus Award lantaran meraih status PGA TOUR Player of the Year untuk ketiga kalinya dalam kariernya, yaitu pada tahun 2012, 2014, dan 2019.

Anggota PGA TOUR yang bermain pada setidaknya 15 ajang FedExCup resmi pada musim 2018-2019 berhak memberikan suaranya. Proses pemberian suara ini berakhir pada 6 September 2019 lalu.

McIlroy, yang kini berusia 30 tahun, berasal dari Holywood, Irlandia Utara, menjuarai FedExCup untuk kedua kalinya (2016, 2019) dan menjadi pemain kedua yang menjuarai perlombaan sepanjang musim ini lebih dari sekali, mengikuti jejak Tiger Woods. Ia juga menjadi pemain pertama yang menjuarai THE PLAYERS Championship dan FedExCup pada musim yang sama. Dengan tiga kemenangan musim ini (THE PLAYERS, RBC Canadian Open, TOUR Championship), McIlroy menyamai rekor Brooks Koepka sebagai pemain dengan kemenangan terbanyak PGA TOUR dalam musim ini. Prestasinya ini juga merupakan kali ketiga baginya ia meraih tiga kemenangan atau lebih dalam satu musim.

Tak cukup sampai di situ, McIlroy juga meraih penghargaan Byron Nelson Award sebagai untuk kategori Adjusted Scoring Average (69,057) untuk ketiga kalinya dalam kariernya. Ia juga memimpin raihan Top-10 PGA TOUR musim ini dengan 14 kali melakukan hal tersebut, termasuk untuk urusan Strokes gained dengan total 2,551.

“Mewakili PGA TOUR, saya mengucapkan selamat kepada Rory McIlroy yang terpilih menjadi PGA TOUR Player of the Year 2019 dari seluruh anggota PGA TOUR,” ujar Komisioner PGA TOUR Jay Monahan. “Meskipun ada sejumlah penghargaan yang bisa diraih dalam olahraga ini, PGA TOUR Player of the year jelas menjadi salah satu yang paling memuaskan karena datang dari sesama rekan profesional. Musim yang dilalui Rory merupakan sebuah model konsistensi yang berakhir dengan kemenangan istimewa pada FedExCup di Atlanta.”

Setelah hanya mengikuti satu turnamen pada musim gugur 2018 lalu, yaitu pada World Golf Championships-HSBC Champions, McIlroy memulai tahun 2019 dengan enam finis di enam besar dalam lima turnamen pertamanya sebelum menjuarai THE PLAYERS Championship sebagai gelar PGA TOUR ke-15 bagignya. Ia menjadi pemain ketiga yang bisa menjuarai THE PLAYERS, sebuah Major, FedExCup, dan World Golf Championships dalam kariernya. Pencapaiannya ini menyamai prestasi yang sebelumnya dibukukan Tiger Woods dan Henrik Stenson.

Enam turnamen berikutnya, McIlroy melakoni debutnya pada RBC Canadian Open. Pada turnamen inilah ia menorehkan rekor turnamen dan menang dengan keunggulan tujuh stroke. Selisih skor kemenangannya ini kemudian menjadi selisih kemenangan terbesar PGA TOUR pada musim ini.

Tiga dari 14 top 10 McIlroy pada musim ini ia dapatkan pada ajang World Golf Championships. Pada Mexico Championship, ia finis di tempat kedua. Ia kemudian finis T9 pada Dell Technologies Match Play, lalu finis T4 pada FedEx St. Jude Invitational.

Im Sungjae menjadi pemain debutan pertama sejak era FedExCup yangmemainkan 35 turnamen atau lebih dalam semusim. Foto: Getty Images.

McIlroy mengakhiri PGA TOUR Regular Season di peringkat 2 pada klasemen FedExCup dan finis di tempat keduau pada musim pertama Wyndham Rewards Top 10. Hadiah senilai US$10 juta kemudian dibagi bersama para pemain lain yang finis di sepuluh besar pada FedExCup Regular Season.

McIlroy kemudian bermain pada TOUR Championship dengan berada di peringkat 5 klasemen FedExCup, memulai FedExCup Playoff dengan 5-under, berdasarkan sistem baru FedExCup Starting Sttrokes. Dengan skor 66-67-68-66, ia memenangkan TOUUR Championship sekaligus menjuarai FedExCup untuk kedua kalinya dalam kariernya.

Ia kemudian meraih penghargaan bergengsi ini setelah mengungguli Brooks Koepka, Matt Kuchar, dan Xander Schauffele.

Sementara itu, pegolf berusia 21 tahun asal Jeju, Korea Selatan, Im Sungjae menjadi satu-satunya pendatang baru yang bermain pada ajang TOUR Championship musim ini. Ia kemudian finis di posisi T19 pada klasemen FedExCup. Dengan penghargaan Rookie of the Year, Im mengikuti jejak Stewart Cink (1996-1997) sebagai pemain kedua yanga berhasil meraih Korn Ferry Tour Player of the Year dan PGA TOUR Rookie of the Year dalam dua musim berturut-turut.

Sepanjang musim ini, Im berhasil lolos cut pada 26 dari 35 turnamen yang ia mainkan. Ia juga menjadi pendatang baru pertama sejak era FedExCup yang memainkan 35 turnamen atau lebih. Ia berhasil tujuh kali finis di sepuluh besar, termasuk tiga kali finis di lima besar. Finis terbaiknya ia raih pada Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard, di mana ia finis T3.

“Selamat juga kepada Sungjae yang terpilih menjadi PGA TOUR Rookie of the Year 2019,” imbuh Monahan. “Ketangguhannyya musim ini menunjukkan konsisten yang luar biasa dari awal hingga finis dan rekan-rekan profesional lainnya memuji permainannya sepanjang tahun ini. Seperti banyak lulusan Korn Ferry Tour lainnya, ia bermain pada PGA TOUR dengan kondisi siap bersaing dengan para pemain terbaik di dunia. Musim ini menjadi cerminan kedewasaannya yang melampaui usianya yang baru 21 tahun.”

Prestasi ini membuatnya berhak menerima Arnold Palmer Award. Ini nama baru yang diberikan untuk PGA TOUR Rookie of the Year sejak tahun 2019 ini. Nama ini dianggap sangat cocok untuk para pendatang baru yang berhasil membuktikan kualitas permainan mereka pada ajang PGA TOUR sepanjang musim. Apalagi mendiang Arnold Palmer telah menginspirasi begitu banyak pemain muda.

Im berhasil mengungguli kandidat lainnya, seperti Cameron Champ, Adam Long, Collin Morikawa, dan Matthew Wolff.

Leave a comment