TaylorMade menambah jajaran pemain profesionalnya dengan mengikat mantan pegolf top amatir dunia Matthew Wolff.

Sekali lagi TaylorMade tidak melepas pemain potensial untuk menjadi bagian dari jajaran pegolf profesional mereka. Setelah mengontrak mantan pegolf amatir No.1 dunia Collin Morikawa, kali ini giliran pegolf amatir No.2 dunia, Matthew Wolff, yang menjadi roster terbaru perusahaan perangkat golf asal Carlsbad, California ini.

Sebagai pemain amatir, Wolff telah menorehkan berbagai prestasi, baik di Amerika, maupun di kancah internasional. Dari sebelas turnamen yang ia ikuti pada tahun ini, Wolff menjuarai dua turnamen yang termasuk level A pada World Amateur Golf Ranking dan sebuah turnamen level Elite. Awal tahun ini, ia menorehkan kemenangan pertamanya pada The Amer Ari Invitational, sebelum kemudian menjuarai Valspar Collegiate. Satu-satunya turnamen Elite yang ia menangkan tahun ini ialah NCAA D1 Championship-Stroke.

Sama seperti Morikawa, Wolff langsung diikat kontrak jangka panjang oleh TaylorMade setelah memutuskan untuk melepas dua musim terakhirnya di Oklahoma State dan beralih profesional. Dengan kontrak ini, pegolf berusia 20 tahun ini bakal memainkan metalwood, iron, wedge, putter, dan bola dari TaylorMade.

Wolff dikenal memiliki swing yang unik dan cepat, yang dikombinasikan dengan kemampuan melakukan pukulan jauh. Karisma dan perilaku yang ia miliki di lapangan membuatnya jauh lebih dewasa daripada usianya yang baru 20 tahun.

Inilah perangkat yang akan digunakan oleh Matthew Wolff ketika melakoni debutnya sebagai pegolf profesional pada Travelers Championship. Foto: TaylorMade.

Tahun ini, Wolff telah melakoni debutnya bertanding dalam ajang PGA TOUR ketika turun pada ajang Waste Management Phoenix Open. Kala itu ia tampil setelah menerima undangan dari sponsor. Ia berhasil bermain penuh sepanjang empat putaran di sana dan finis di peringkat 50 dengan torehan 67-70-72-72.

Kini Wolff akan segera melakoni debutnya sebagai pegolf profesional pada ajang Travelers Championship, yang akan dimainkan di TPC River Highlands pekan ini.

Selain meraih tiga kemenangan amatir pada tahun ini, sepanjang karier amatirnya Wolff juga mengemas tiga kemenangan lain, yang ia peroleh dari The Carmel Cup, OFCC Fighthing Illini Invite, dan Royal Oaks Intercollegiate, yang membuatnya mengoleksi enam gelar juara. Pada tahun kedua sebagai mahasiswa, ia juga mencatatkan skor rata-rata 68,7, yang merupakan skor rata-rata terendah dalam sejarah golf kuliahan di Amerika. Ia bahkan meraih penghargaan Jack Nicklaus dan Fred Haskins sebagai pemain kuliahan papan atas di Amerika.

Pekan ini Wolff akan menyertakan perangkat berikut dalam tasnya.

Driver TaylorMade M6, 8°, shaft Graphite Design Tp 7TX
Fairway TaylorMade M6, 15°, shaft Projext X HZRDUS Smoke 6.5 TX
Iron TaylorMade P760, shaft Nippon Modus 130x (2-iron) dan P750 Tour Proto, shaft Nippon Modus 130x (3-PW)
Wedge TaylorMade Milled Grid Raw 52°, 56°, dan 62°, shaft True Temper DG x100
Putter Spider X Copper Single Bend
Bola TaylorMade TP5x

Leave a comment