Matsuyama menikmati putaran kedua Sony Open in Hawaii dan mulai meramaikan persaingan.

Bintang asal Jepang Hideki Matsuyama mencatatkan skor sembilan hole terbaik dalam kariernya. Skor 28 dalam sembilan hole terakhir yang ia bukukan turut membantunya meramaikan persaingan.

Setelah sempat membukukan 2-over dalam 11 hole yang ia mainkan, Matsuyama menorehkan lima birdie dan menyudahi putaran kedua dengan skor 5-under 65. Dengan skor total 9-under 131, ia menjadi satu dari delapan pegolf penghuni peringkat ke-7.

Skor 28 yang ia bukukan di sembilan hole pertama di Waialae Country Club di Honolulu ini merupakan yang ketiga kalinya tercipta dalam sejarah turnamen sejak 1983. Posisinya kali ini pun membuka peluangnya untuk meraih gelar PGA TOUR keenam dalam kariernya, sekaligus mengulangi pencapaian pemain legendaris Jepang, yang kini merupakan Chairman Japan Golf Tour Organization, Isao Aoki. Aoki menjuarai ajang ini pada tahun 1983, sekaligus menjadi pegolf Jepang pertama yang meraih gelar PGA TOUR.

Matsuyama memang sudah menunggu lama untuk meraih kemenangan lagi. Terakhir ia meraih kemenangan pada tahun 2017. Setelah kali ini sempat terancam gagal lolos cut akibat mendapat tiga bogey dan hanya satu birdie di sembilan hole pertama, yang ia mulai dari hole 10, Matsuyama memastikan bermain pada akhir pekan dengan performa cemerlang di sembilan hole terakhirnya.

Birdie dari jarak 4,6 meter di hole 3 kemudian ia lanjutkan dengan birdie dari jarak sejauh 11,5 meter di hole berikutnya. Ia kemudian mendapat par di hole 5, sebelum mencatatkan tiga birdie lagi dan menorehkan eagle di hole 9 par 5 dari jarak 3 meter.

”Tak masalah apa skor yang saya dapatkan di sembilan hole pertama karena permainan saya tidak berjalan sesuai rencana di sana. Namun, saya bersyukur putting saya mulai membuahkan hasil di sembilan hole terakhir dan saya bisa sedikit memutarbalikkan keadaan. Sekarang saya ingin melanjutkan momentum hari ini ke akhir pekan. Semomga saja saya bisa memosisikan diri untuk meraih kemenangan,” tuturnya.

 

 

Performanya kali ini terlihat berbanding terbalik ketika pada ajang Sentry Tournament of Champions pekan lalu ia harus berbagi tempat terakhir. Pada hari Jumat (15/1) itu, Matsuyama berhasil memukul bolanya ke 11 fairway dan memenuhi 16 green in regulation. Kesabarannya pun membuahkan hasil ketika putting-nya akhirnya mulai panas.

Legenda Korea Ikut Bersinar
Bukan hanya Matsuyama saja yang kembali bersinar. Legendar Korea K.J. Choi juga menampilkan permainan luar biasa pada putarna kedua. Pegolf yang telah genap berusia 50 tahun ini seakan tampil lebih muda dan berhasil main tanpa bogey dengan torehan skor 5-under 65. Skor total 8-under 132 menempatkannya di peringkat T15.

Dengan hanya terpaut empat stroke dari Nick Taylor, yang kini memimpin dengan torehan 12-under 128, Choi berpeluang menebar ancaman pada ajang yang pernah ia menangkan tahun 2008 ini.

Ia menorehkan birdie di hole 10, 14, 1, 7, dan 9. Salah satu sorotan dalam permainannya kali ini ialah birdie dari jarak 15 meter di hole 1.

”Saya sangat gembira (dengan hasil ini) dan bisa main pada akhir pekan jelas terasa sangat penting,” tutur Choi, yang telah mengemas delapan gelar PGA TOUR ini.

”Permainan saya meningkat, short game dan putting saya juga terasa lebih baik. Rumah saya di Dallas juga sangat berangin dan Anda harus bisa mengendalikan pukulan. Tahun 2008, saya bisa meraih kemenangan di sini. Jadi, rasanya sangat nyaman bisa main di sini, meskipun sedih juga tidak ada penonton di lapangan.”

Sementara itu, rekan senegara Choi, Kim Siwoo dan pegolf India Anirban Lahiri akan memainkan putaran ketiga setelah masing-masing bermain dengan skor 70 dan 65 dan mengoleksi skor total 134. Lee Kyoung-hoon dan Im Sungjae, serta duo Jepang lain Satoshi Kodaira dan Ryosuke Kinoshita juga berhasil menembus akhir pekan.