Hideki Matsuyama berhasil mencatatkan sejarah baru dengan menjadi pegolf Asia pertama yang menjuarai ajang World Golf Championships setelah kemarin (30/10) bermain luar biasa dan mencatatkan skor 6-under 66.

Total skor yang ia kumpulkan, 23-under 265 juga menandakan kemenangan profesional kedua dalam tiga pekan setelah sebelumnya ia menjuarai Japan Open, plus meraih peringkat kedua pada CIMB Classic di Malaysia sepekan sebelum berlaga di Sheshan International Golf Club, China.

Sebelumnya, Matsuyama sudah mengungkapkan hasratnya untuk menjuarai ajang besar ini dengan mendapatkan birdie di hole pertamanya. Ia menambah koleksi birdie-nya di hole 5 dan 7, sebelum kembali mendapat birdie di hole 13 dan 15 untuk kemudian memastikan dirinya tercatat dalam sejarah golf.

”Ini kemenangan besar, tak hanya buat saya, tapi juga Jepang karena keberhasilan ini akan mendorong orang banyak untuk bermain golf,” ujar Matsuyama, yang menjadi pemain pertama sejak Jumbo Ozaki yang berada di peringkat 10 besar dunia pada awal turnamen.

Matsuyama melanjutkan bahwa putting-nya sepanjang pekan kemarin sangatlah baik. ”Mungkin itulah yang memberikan perbedaan. Saya bermain bagus juga hari ini (kemarin), memukul dengan lebih baik. Tapi putting-lah yang sangat menentukan pada pekan ini,” imbuhnya.

Prestasi lainnya yang ia bukukan ialah menjadi pegolf termuda pertama yang menjuarai turnamen WGC-HSBC Champions ini. Usianya baru 24 tahun dan 248 hari, yang artinya mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh pegolf Jerman, Martin Kaymer. Kaymer menjuarai WGC-HSBC Champions 2011 saat berusia 26 tahun dan 313 hari.

Adapun peraih medali perunggu asal Swedia, Henrik Stenson, mencatatkan skor terendah pekan itu dengan skor 65 dan berbagi tempat kedua dengan pegolf Amerika Daniel Berger. Sementara pegolf Irlandia Utara Rory McIlroy berada di tempat keempat dengan Bill Haas dari Amerika.

”Putt yang benar-benar memuaskan di hole terakhir itu. Rasanya saya main lebih bagus di sembilan hole pertama kemarin ketimbang hari ini, tapi hari ini saya berusaha mempertahankan performa saya hingga akhirnya.

”Tanpa bogey di kartu skor. Jadi, ini cara yang bagus untuk mengakhiri turnamen dengan bebas bogey dan skor 65,” ujar Stenson.

Sementara McIlroy harus mengangkat topinya bagi Matsuyama.

”Saya kira Hideki bermain jauh lebih baik daripada seluruh pemain. Anda lihat, ia berusaha untuk menjadi jawara yang layak, dan memang demikian,” ujar McIlroy.