Memecahkan rekor skor terendah di Course No.3, Hideki Matsuyama memimpin BMW Championship.

Permainan luar biasa Hideki Matsuyama pada putaran kedua kedua BMW Championship kemarin (16/8) membawa bintang golf asal Jepang ini ke puncak klasemen sementara. Catatan skor putaran keduanya, 9-under 63 juga sekaligus menjadi rekor lapangan baru Course No.3 di Medinah Country Club.

Catatan istimewa ini ia raih berkat permainan putter-nya yang tengah prima. Total jarak putt yang ia masukkan pada putaran kedua ini mencapai 165 kaki dan 8 inchi (lebih dari 51 meter). Jumlah total itu termasuk putt dari jarak 23,5 kaki (sekitar 7 meter) dan 30 kaki (sekitar 9 meter) di hole 17 dan 18, yang membantunya menjadi pimpinan klasemen dengan keunggulan satu stroke dari duo Amerika Patrick Cantlay dan Tony Finau.

Sebagai pegolf Jepang tersukses di kancah PGA TOUR, Matsuyama pun mengungkapkan kepuasannya bisa mencapai peringkat teratas pada akhir hari kedua BMW Championship, ajang FedExCup Playoff kedua. Ia jelas sangat membutuhkan hasil yang bagus pada turnamen ini, mengingat posisinya pada klasemen FedExCup saat ini ialah di peringkat 33, sementara TOUR Championship, ajang pamungkas PGA TOUR musim ini hanya dikhususkan bagi 30 pemain teratas.

“Saya banyak memasukkan putt dari jarak jauh dan hal inilah yang memberikan perbedaan,” ujar Matsuyama, melalui penerjemahnya. “Semuanya dimulai dari kemarin pada putaran pertama saya. Saya mulai bisa melihat apa saja yang kemarin keliru saya lakukan di atas green dan berhasil memperbaikinya hari ini.”

Matsuyama menambahkan bahwa ia merasa sangat puas bisa memimpin. “Sudah lama sekali sejak terakhir saya meramaikan persaingan. Semoga saja saya bisa main bagus soalnya sepanjang tahun ini saya sudah banyak berjuang keras. Semoga hal ini menjadi pertanda baik untuk akhir pekan ini,” imbuhnya.

Dalam dua putaran pertamanya, Matsuyama belum mencatatkan bogey sama sekali. Setelah bermain 3-under 69 pada hari pertama, sembilan birdie yang ia bukukan pada putaran kedua menjadi rekor skor terendah di lapangan yang sudah dibuka sejak 1923 ini. Skor terendah sebelumnya ialah 65, yang dibukukan oleh Tiger Woods dan Mike Weir pada U.S. PGA Championship 2006. Justin Thomas dan Jason Kokrak menyamai skor 65 tersebut pada putaran pertama.

Bagi Matsuyama, ini merupakan kali ketiga ia memainkan 36 hole tanpa bogey. Dan kini ia berpeluang untuk meraih gelar PGA TOUR keenam, sekaligus gelar pertamanya sejak terakhir memenangkan World Golf Championships-Bridgeston Invitational 2017 (yang tahun ini menjadi WGC-FedEx St. Jude Invitational).

C.T Pan Ungguli Tiger Woods
Pegolf China Taipei C.T. Pan memainkan putaran kedua BMW Championship dengan sangat baik. Pegolf berusia 27 tahun ini mencatatkan skor 5-under 67 dan bermain tanpa bogey. Torehannya ini bahkan mengungguli sang idola, Tiger Woods, yang bermain satu grup bersamanya, yang kembali membukukan 71.

C.T. Pan bermain tanpa bogey dan menorehkan skor 5-under 67 untuk membuka peluangnya tampil pada TOUR Championship pertama dalam karier profesionalnya. Foto: Getty Images.

Setelah mengalami putaran pertama yang kurang maksimal, Pan mencatatkan lima birdie di Medinah Country Club untuk kemudian mengoleksi skor total 6-under 138. Peluangnya untuk bisa tampil dalam ajang pamungkas FedExCup Playoff, TOUR Championship, dalam musim perdananya ini kini mulai terbuka, dengan catatan ia bisa finis minimal di peringkat 12. Selain itu, peluangnya untuk menjadi bagian dari Tim Internasional Presidents Cup juga mulai terbuka.

Bermain untuk pertama kalinya dengan Woods, Pan mengaku merasa gugup sehingga akhirnya hanya bisa bermain 71 pada hari pertama. Namun, pada putaran kedua permainannya menjadi lebih baik. Ia bahkan berhasil mengamankan skornya ketika dibutuhkan. Dalam putaran kedua, setidaknya ia melakukan up-and-down hingga lima kali, lalu memanfaatkan putter-nya yang tengah bagus dan mencatatkan empat birdie di tujuh hole terakhirnya.

“Ini hari yang sangat baik. Lima under dan saya bermain jauh lebih normal ketimbang ketika bermain pertama kalinya dengan Tiger pada putaran pertama. (Hari ini) saya tidak gugup, malah bermain sangat solid. Ada beberapa pukulan yang kurang bagus, tapi saya masih bisa bangkit dan melakukan beberapa birdie,” ujar Pan, yang kini berada enam stroke di belakang Matsuyama.

Jika tidak karena performa putter yang terlambat panas, ia bakal mendapatkan skor yang lebih baik lagi. Peluang yang ia dapatkan di empat hole pertamanya, Pan gagal memasukkan putt dari jarak kurang dari 15 kaki. Selain itu, ia juga keliru membaca sejumlah jalur putt.

C.T Pan (paling kanan) berpose dengan Tiger Woods bersama Michelle, sang istri (paling kiri) dan Jeff, kedinya usai melaporkan skor. Pan mengaku sang istri mendesaknya agar bisa berfoto bersama sang idola.

Bermain bersama Woods berarti bahwa Pan harus menghadapi para penonton yang kerap mengelu-elukan sang idola sebelum memukul bola. Ia mengungkapkan kekaguman bagaimana Woods masih bisa tetap fokus di tengah kerumunan penonton.

Bagaimanapun juga, misinya tetap jelas. Ia masih di jalur yang tepat untuk bisa mengamankan tempat pada TOUR Championship pekan depan, ajang yang dikhususkan hanya bagi 30 pemain terbaik pada daftar peraih poin FedExCup. Dan hasil yang meyakinkan pekan ini akan membantunya mempertahankan posisi di klasemen Tim Internasional, di mana saat ini ia ada di peringkat 8.

“Saya rasa permainan saya sedang bagus. Ada beberapa hal yang saya pikir bisa saya tingkatkan. Tapi saya hanya ingin main bagus dan berharap semuanya berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kim Siwoo asal Korea bermain dengan skor 67 dan kini menempati peringkat T15 dengan catatan skor total 137, satu stroke lebih baik daripada Pan. Dengan demikian, ia masih menjaga peluang untuk bermain di Atlanta pekan depan, dengan catatan ia bisa finis di peringkat keempat.

Tiga pegolf Korea lainnya, An Byeonghun kini ada di peringkat T40 setelah bermain dengan skor 70, sedangkan Kang Sung dan Im Sungjae kini ada di posisi T48 setelah masing-masing bermain 73 dan 72.

Leave a comment