Hideki Matsuyama memimpin putaran pertama BMW Championship dengan sentuhan magis dengan putter-nya.

Putting dari jarak lebih dari 20 meter itu terbukti menjadi penentu bagi Hideki Matsuyama. Sentuhan ajaib tersebut turut menempatkannya di posisi teratas pada ajang FedExCup Playoff terakhir, BMW Championship.

Pegolf berusia 28 tahun ini menorehkan empat birdie di sembilan hole terakhirnya. Di hole 1 dan 2 ia mencatatkan birdie dari jarak 30 cm, sementara di hole 7 ia kembali mendapat birdie, kali ini dari jarak 6 meter. Lalu di hole 9 ia memastikan menorehkan skor 3-under 67 untuk keunggulan satu stroke atas Tyler Duncan.

Pukulan tee Matsuyama sepanjang 18 hole kemarin (27/8) sebenarnya sering meleset dari fairway. Ia hanya bisa memukul bolanya ke enam fairway. Namun, putter-nya benar-benar menjadi senjata magis bagi pemegang lima gelar PGA TOUR ini. Setelah 3 bogey dengan 2 birdie untuk skor 36 di sembilan hole pertamanya, Matsuyama menunjukkan ketangguhannya pada putaran pertama yang terbukti sangat berat itu.

Hanya ada tiga pemain yang bisa bermain di bawah par pada 18 hole pertama ini. Inilah catatan skor under paling sedikit yang tercipta pada sebuah putaran pertama sebuah ajang PGA TOUR, sejak U.S. Open 2018 di Shinnecock (kala itu hanya ada empat pemain yang sanggup bermain under).

 

 

”Saya tidak begitu yakin bakal main berapa hari ini, tapi putt terakhir itu, putt jarak jauh yang bisa masuk itu membuat saya sangat senang, jadi saya pasti akan terus mengingatnya,” ujar Matsuyama, yang pada BMW Championship ini telah dua kali masuk 10 besar, termasuk T3 pada edisi tahun lalu.

Berada di posisi memimpin seperti kali ini sebenarnya bukan hal yang terlalu asing baginya. Sejak bermain pada PGA TOUR, ia sudah enam kali berada di posisi seperti ini, termasuk ketika harus berbagi tempat dengan pemain lainnya. Jelas ini awal yang ideal baginya lantaran Matsuyama sendiri tengah mencari gelar keenam sejak terakhir menjuarai World Golf Championships-FedEx St. Jude Invitational 2017. Terakhir kalinya ia memimpin dalam sebuah putaran terjadi pada putaran kedua BMW Championship, ketika ajang ini dimainkan di Medinah tahun 2019 lalu.

Musim ini ia sudah empat kali masuk sepuluh besar. Performanya ketika menuju Olympia Fields Country Club ini pun terbilang cukup meyakinkan, meski sulit menilainya spektakuler. Yang jelas, dalam tiga turnamen terakhir ia bisa finis di jajaran 30 besar.

Menurutnya, bermain dengan sabar memberinya skor putaran pertama yang meyakinkan. ”Awalnya, saya melakukan beberapa kesalahan, tapi akhirnya bisa bangkit dan bermain dengan baik hingga hole terakhir, jadi ini hari yang sangat bagus buat saya,” ujar pegolf yang saat ini berada di peringkat 18 klasemen FedExCup.

”Green-nya keras dan sulit dimainkan. Ada beberapa hole yang memiliki rintangan air yang mesti Anda hindari, tapi secara keseluruhan, saya bisa bermain dengan baik dan menghindari banyak rintangan.

”Lapangannya benar-benar ada dalam kondisi yang sempurna. Hanya saya saya tidak mendapatkan skor yang saya harapkan.” — Tiger Woods.

”Sepertinya saya mulai main bagus beberapa pekan terakhir, jadi saya ingin melanjutkan momentum ini agar bisa terus main bagus sepanjang pekan ini dan sekadar fokus memainkan permainan saya. Begitulah, pelan-pelan saya ingin main lebih pasti, sekadar memahami di mana yang mesti saya ubah dan mana pula yang kurang maksimal, jadi proses ini butuh waktu. Perlahan-lahan saya mulai memahaminya dan mulai main lebih bagus lagi, jadi saya sangat senang kalau hari ini bisa main bagus. Semoga saya bisa terus yakin pada diri sendiri dan tahu kalau permainan saya akan terus meningkat dan menjadi lebih baik dan hal itu bisa terus berlanjut pada pekan ini.”

Sementara itu, An Byeonghun yang kini berperingkat 35 pada klasemen FedExCup mendapat skor 73 dan berada di posisi T35. Ia mendapat empat bogey di enam hole terakhirnya. Adapun rekan senegaranya, Im Sungjae yang berperingkat 8 hanya dapat bermain dengan skor 77 dan hanya mendapat satu birdie di kartu skornya. An harus menembus jajaran 30 besar pada klasemen FedExCup agar bisa tampil pada ajang TOUR Championship pertamanya, sementara Im sudah memastikan akan mengikuti ajang tutup musim itu untuk kedua kalinya pekan depan.

Pemimpin klasemen FedExCup dan pegolf No.1 Dunia Dustin Johnson bermain 1-over 71, yang sekaligus mengakhiri rekornya bermain di angka 60-an selama 12 putaran berturut-turut. Ia berada empat stroke di belakang Matsuyama. Sementara itu, Tiger Woods, yang setidaknya harus finis di peringkat T3 untuk bermain pada TOUR Championship, membukukan skor 73 dan berada di peringkat T35.

”Lapangannya sih bagus, benar-benar ada dalam kondisi yang sempurna. Hanya saya saya tidak mendapatkan skor yang saya harapkan,” ujar pemegang 82 gelar PGA TOUR ini.