Hideki Matsuyama harus kembali bersabar untuk meraih gelar PGA TOUR keenam setelah sekali lagi ia meraih tempat ketiga pada ajang BMW Championship.

Bintang golf asal Jepang Hideki Matsuyama harus puas finis di posisi T3 untuk kedua kalinya secara berturut-turut pada ajang BMW Championship. Ia harus mengakui ketangguhan Jon Rahm, yang akhirnya keluar sebagai juara di Olympia Fields dengan mengalahkan Dustin Johnson pada babak play-off.

Matsuyama memainkan putaran final itu sebagai pimpinan klasemen bersama dengan Johnson. Sayangnya, pada hari terakhir ini ia hanya sanggup membukukan skor 1-under 69, yang bahkan tak cukup untuk membawanya untuk memainkan partai play-off.

Meski demikian, hasil tersebut menjadi prestasi sepuluh besar ke-5 baginya dan sudah cukup mendongkrak peringkatnya pada klasemen FedExCup ke posisi 10. Ini berarti ia akan memainkan turnamen tutup musim TOUR Championship, dengan tabungan 4-under. Ia akan memulai upayanya memenangkan turnamen tersebut dan FedExCup dengan berada 6 stroke di belakang Johnson, yang akan memulai ajang eksklusif bagi 30 pegolf itu dengan skor 10-under.

”Hasil hari ini sangat mengecewakan. Tapi saya akan memulai ulang untuk pekan depan dan berusaha main lebih bagus lagi,” ujar Matsuyama, yang kini mencatatkan tujuh penampilan berturut-turut pada TOUR Championship di East Lake Golf Club.

”Saya sebenarnya berhasil main dengan sabar dalam kondisi yang sangat berat pekan ini. Tapi saya sadar, long game saya perlu dipertajam supaya bisa main lebih bagus di East Lake. Jadi, saya akan rehat sejenak dan berlatih lagi sebelum kembali bertanding.”

Im Sungjae juga akan memulai TOUR Championship dengan skor 4-under. Posisinya pada klasemen FedExCup harus turun satu tempat ke peringkat 9 setelah performanya yang jauh dari memuaskan di Olympia Fields. Ia memang menorehkan skor 69 pada hari terakhir, namun harus menuntaskan BMW Championship di peringkat T56.

 

 

Rekan senegara Im, An Byeonghun, menunjukkan perjuangan yang luar biasa agar bisa menembus 30 besar pada klasemen FedExCup. Sayangnya, skor 68 yang ia hasilkan pada hari terakhir tak cukup membawanya melakukan debut pada TOUR Championship. Ia finis di peringkat T12 dan harus mengakhiri musim 2019-2020 di peringkat 33, tiga tempat di luar batas kualifikasi untuk bermain pada TOUR Championship.

Jon Rahm Raih Kemenangan Kedua Musim 2019-2020
Jon Rahm menuntaskan BMW Championship dengan skor 64 untuk memaksa Dustin Johnson bermain dalam partai play-off. Johnson sendiri memastikan babak play-off itu setelah memasukkan putting dari jarak 14 meter di hole 18. Namun, Rahm melakukan hal yang tak kalah fenomenalnya ketika menciptakan keajaiban lain di hole play-off pertama. Putting-nya sejauh 20 meter berhasil masuk untuk memberinya gelar PGA TOUR keenam. Peringkat FedExCup-nya pun melambung ke tempat kedua.

”Saya tahu DJ sudah bermain dengan begitu bagus. Saya tak berharap sebaliknya. Tapi saya sangat yakin bakal berakhir dengan play-off dan saya berharap memenangkannya. Tapi saya tak menduga bakal memasukkan putt sejauh 15 atau 18 meter dengan beberapa break di sana, lalu memenangkan turnamen,” papar Rahm.

”Kalau bisa saya tak memilih bermain pada play-off, tapi melihat hasilnya, mungkin inilah hasil terbaik saya. Sudah jelas saya tak mau merasakan stres gara-gara melihat bola DJ ada di fairway sedang bola saya di rough, lalu dia memukul hingga menyisakan 9 meter, sedangkan saya 20 meter. Tapi kalau Anda bilang saya bakal memasukkan putt sejauh itu, saya pasti akan menerimanya.

”Saya pikir semua orang pasti ingin menciptakan akhir yang memukau, mungkin tidak dengan stresnya, tapi saya sudah belajar untuk bisa menikmati bahkan dalam momen-momen yang tidak nyaman, dan hasilnya sungguh menyenangkan. Nyaris menjadi cara terbaik untuk menuntaskan sebuah turnamen.

Meskipupn gagal meraih kemenangan berturut-turut, terutama setelah menciptakan kemenangan 11 stroke pada THE NORTHERN TRUST, Johnson kini mengarahkan fokusnya ke TOUR Championship. Meskipun telah meraih sejumlah kesuksesan dengan 22 gelar PGA TOUR, belum sekalipun ia menjuarai FedExCup.

”Tentu saja target saya menjadi nomor satu menuju East Lake, dan saya masih menempati peringkat itu. Saya rasa permainan saya sedang dalam kondisi yang sangat bagus. Saya sangat, sangat puas dengan seluruh aspek permainan saya dan tak sabar untuk pekan depan dan peluang menjuarai FedExCup,” tandasnya.