Hideki Matsuyama mulai meramaikan persaingan pada WGC-Mexico Championship setelah bermain dengan skor 64 pada hari kedua.

Sejak pertama World Golf Championships (WGC) diselenggarakan untuk pertama kalinya pada 1999, Hideki Matsuyama telah menempatkan dirinya sebagai pegolf Asia tersukses. Sejak melakoni debutnya pada perhelatan akbar ini, ia telah menjuarai dua dari empat ajang WGC.

Tiga tahun setelah debutnya pada WGC-FedEx St Jude Invitational tahun 2013 dan finis di peringkat T21, ia meraih gelar WGC pertamanya di Shanghai. Skor kemenangannya waktu itu, 23-under 265 memberinya keunggulan lima stroke dari Henrik Stenson dan Daniel Berger.

Setahun kemudian, ia kembali meraih kemenangan kedua, kali ini pada ajang WCG yang menjadi debutnya empat tahun sebelumnya, FedEx St. Jude Invitational. Dan sekali lagi ia meraih kemenangan dengan keunggulan lima stroke, kali ini dari Zach Johnson.

Selain dua kemenangan tersebut, sepanjang 25 penampilannya pada ajang WGC, Matsuyama memang baru mencatatkan lima kali finis di zona 20 besar, dengan salah satunya berhasil menembus sepuluh besar.

Peluang untuk menambah catatan positif itu juga kini mulai terlihat pada WGC-Mexico Championship. Setelah bermain dengan skor 2-under 69 pada putaran pertama, ia menjadi satu dari empat pegolf yang membukukan skor di bawah 65.

Pada putaran kedua di Club Golf de Chapultepec itu, Matsuyama langsung panas dan membukukan dua birdie di dua hole pertamanya. Dan masih menambah dua birdie lagi di hole 13 dan 15 untuk 4-under di sembilan hole pertama.

 

 

Segalanya seakan berjalan dengan sempurna bagi pegolf berusia 27 tahun ini ketika memasuki sembilan hole berikutnya. Dalam enam hole, ia mencatatkan lima birdie, sehingga membuatnya mencatatkan 9-under dengan sisa dua hole. Sayangnya, ia terpaksa harus mendapat dua bogey berturut-turut di hole 8.

“Pukulan saya memang sedang bagus, terutama dengan iron saya. Sepertinya semuanya berjalan dengan sangat baik buat saya, dan mungkin itulah yang membantu saya hari ini,” ujar Matsuyama, yang mencatatkan hasil terbaiknya pada turnamen ini tahun lalu dengan finis T19.

“Putting saya juga sangat bagus hari ini. Yang saya sayangkan hanya bogey di hole 7 dan 8 itu. Tapi selain kedua bogey tersebut, saya hampir tidak melakukan kesalahan sama sekali.”

Skor total 9-under 133 kini membawa Matsuyama ke jajaran atas. Ia berbagi peringkat keempat dengan Justin Thomas yang memainkan putaran kedua itu dengan skor 5-under 66. Dan mereka kini hanya berjarak dua stroke dari Bryson DeChambeau, yang memimpin berkat torehan skor 63.

Bintang Hari Kedua: Erik van Royen
DeChambeau mungkin menjadi pimpinan klasemen saat ini berkat skor total 11-under 131 milimnya. Tapi bintang pada putaran kedua kali ini ialah pegolf asal Afrika Selatan, Erik van Royen, yang mencatatkan sembilan birdie tanpa bogey untuk torehan 9-under 62.

 

Erik van Royen menorehkan skor terendah pada hari kedua dengan skor 9-under 62, yang sekaligus menjadi kado ulang tahunnya yang ke-30. Foto: Getty Images.

 

Bagi van Royen, skor istimewa ini memberinya ulang tahun ke-30 yang sangat positif, tapi juga menempatkannya hanya satu stroke di belakang DeChambeau.

“Hal pertama yang saya katakan kepada istri saya pagi ini adalah bahwa saya merasa sangat tua. Tapi rasanya saya masih cukup muda dan skor 9-under menjadi cara yang luar biasa untuk merayakan ulang tahun ke-30. Saya serasa memberi kado buat diri sendiri,” tutur van Royen.

Terlepas dari hari istimewa dalam hidupnya itu, van Royen mengaku tidak memiliki rahasia apa pun selain performa pukulan yang prima pada 18 hole kedua di Club Golf de Chapultepec ini.

“Jelas beberapa chip-in dan putting yang tajam membantu saya dalam dua hari terakhir ini,” ujar van Royen.

Sementara McIlroy, yang sempat memimpin pada hari pertama, harus turun takhta setelah terlambat panas memulai hari kedua. Ia harus bermain even par dalam 8 hole pertamanya, lalu justru mendapat bogey di hole 9.

Ia baru mencatatkan birdie di hole 12 sebelum mencatatkan bogey keduanya di hole 13. Lalu dalam lima hole terakhir, ia berhasil mendapat tiga birdie lagi untuk mengumpulkan skor total 8-under 134.