Hideki Matsuyama dan Im Sungjae berbagi kehormatan dengan finis T11 pada World Golf Championships-HSBC Champions.

Perlombaan untuk menjadi pegolf Asia terbaik pada WGC-HSBC Champions pekan ini berakhir dengan Hideki Matsuyama dan Im Sungjae menjadi dua dari tiga pemain yang finis di peringkat 11. Keduanya mengumpulkan skor total 11-under 277, bersama dengan Adam Scott.

Matsuyama memulai putaran final dengan skor 6-under berhasil menorehkan tujuh birdie sepanjang 18 hole terakhir ini. Empat di antaranya ia raih secara berturut-turut dari hole 13. Ia sebenarnya berpeluang untuk finis di peringkat 8 sendirian kalau saja tidak mendapatkan double bogey di hole 8.

Sementara itu, Im, yang sebenarnya berpeluang memberi kejutan, justru memulai hari terakhir ini dengan bogey. Peraih predikat PGA TOUR Rookie of the Year 2019 ini juga harus puas main even par sepanjang hari ini setelah menorehka empat birdie dan tiga bogey tambahan.

Bagi Im, finis di peringkat T11 ini menjadi sebuah pencapaian yang positif, mengingat ini merupakan debutnya bermain dalam sebuah ajang WGC.

Dua pegolf Asia lainnya, An Byeonghun dan Jazz Janewattananond berada satu stroke di belakang Matsuyama dan Im dengan torehan 10-under 278. Masing-masing berhasil bermain 69 dan 70 pada putaran final ini dan berbagi peringkat ke-14 bersama pegolf Inggris Tyrrell Hatton.

“Saya mengalami kesulitan dalam dua hari pertama pekan ini, tapi kemudian mulai mendapat sedikit momentum. Sayangnya saya tak bisa membuat putter saya berfungsi lebih baik. Seharusnya bisa lebih baik karena pukulan saya pada pekan ini bagus. Bagaimanapun juga, saya senang dengan hasil ini karena ini merupakan WGC pertama saya dan saya bisa finis di 15 besar,” ujar Jazz, yang membawa pulang uang senilai US$127.000.

“Ini merupakan proses belajar dan berusaha meraih kemenangan. Bermain dalam turnamen sebesar ini dalam tiga pekan terakhir memang sangat berat. Saya masih harus meningkatkan permainan, tapi sekarang saya tahu apa yang harus saya perbaiki.”

Pada pekan ini, Yuan Yechun berhasil menjadi pemain China terbaik. Setelah membukukan skor 69-70-74, ia mencatatkan skor terbaiknya sepanjang pekan ini dengan menorehkan enam birdie tanpa bogey dan skor 66, yang membawanya finis di peringkat T17.

Rekan senegaranya, Li Haotong, yang sempat mencuri perhatian pada putaran pertama dan menjadi pegolf China pertama yang bisa memimpin sebuah ajang World Golf Championships, harus puas finis di peringkat T24. Li bermain even par pada hari terakhir ini dan mengumpulkan skor total 6-under 282.

Rory McIlroy berhasil menjuarai WGC-HSBC Champions tahun ini, gelar World Golf Championships ketiga dan gelar PGA TOUR ke-18 dalam kariernya setelah mengalahkan Xander Schauffele dalam babak play-off.