Malaysia memulai start yang bagus dalam inagurasi “Professional Golf of Malaysia (PGM) International Golf Tournament” di Kota Seriemas Golf & Country Club, Nilai, Negeri Sembilan, kemarin (3/11). Menampilkan para pegolf terbaik dari Malaysia dan Indonesia dalam kompetisi individu dan tim, tuan rumah akhirnya berhasil menempatkan para wakilnya di tiga besar.

Bintang Malaysia yang kali ini bersinar adalah Ben Leong, yang bermain impresif dengan membukukan skor 6-under 66 tanpa bogey. Skor ini membawa Leong unggul satu pukulan atas rekan senegaranya Kemarol Baharin dan dua pukulan atas Danny Chia yang menempati posisi ketiga. Leong cukup senang dengan permainannya di putaran pembuka.

“Saya tidak memfokuskan diri untuk menang,” kata Leong, yang memenangi gelar keduanya di PGM Tour musim ini hampir dua minggu lalu. “Saya lebih fokus melakukan hal-hal sederhana menjadi benar. Saya perlu focus dalam men-drive bola dengan baik, melakukan pukulan iron dengan tepat, menjaga irama short-game saya, putting yang bagus dan seterusnya. Jika saya bisa melakukan hal-hal ini dan yang lainnya dengan tepat, saya yakin pada akhirnya hasil yang bagus bakal terjadi.”

Terkait dengan venue pertandingan, Kota Seriemas Golf & Country Club, “Lapangan ini benar-benar bagus. Masih baru, jadi perlu waktu untuk berada dalam kondisi terbaik. Terlepas dari itu, lapangan ini memang bagus. Desainnya bagus, dan kondisi yang baik,” tambah Leong, yang baru saja meraih gelar juara PGM Closed Championship di Melaka 10 hari yang lalu.

Sementara, posisi keempat ditempati empat pegolf, di antaranya pimpinan Order of Merit Malaysia Nicholas Fung, dan tiga pegolf Indonesia: Daniel J. Masrin, Sarmilih, dan Hendry Nasim yang sama-sama mencetak skor 70.

Danny sempat mencetak 5-under di sembilan hole. Namun, pegolf berusia 24 tahun itu menutup putaran pertama dengan skor 2-under. “Saya banyak miss untuk langsung masuk green sehingga bola jatuh di sekitar green. Untuk men-chip bola di lapangan ini, tidak mudah. Namun, sejauh ini saya cukup puas dengan permainan saya,” kata Danny.

Tidak hanya Danny. Hendri Nasim yang sama-sama menempati posisi keempat bersama Danny dan dua pegolf lainnya pun cukup nyaman dengan permainannya hari ini. “Semua bola on regulation, jadi mainnya cukup baik. Meski sempat ada kesalahan dari pukulan drive sehingga lost ball, saya masih bisa menebusnya di hole-hole berikutnya,” jelas Hendri yang sempat 3-uder hingga hole 17, tapi mesti kena bogey di hole 18.

Danny dan Hendri masih optimistis bisa mengejar selisih skor dengan tiga pegolf di atas mereka.

Posisi berikutnya diramaikan tujuh pegolf, yaitu lima pegolf Malaysia antara lain Airil Rizman, R. Nachimuthu, Kenneth De Silva, Rizal Amin dan Kenneth Tobuse, serta dua pegolf Indonesia:  Joshua Andrew Wirawan dan Asep Saepuloh, yang menyelesaikan putaran pertama dengan skor 1-under 71.

Kategori kedua adalah kejuaraan beregu. Untuk kategori ini, pemenang akan ditentukan dari 20 pencetak skor terendah dari masing-masing tim.

Format pertandingan akan terbagi dua kategori. Yang pertama akan menggunakan stroke play untuk individu selama tiga putaran, artinya menyelesaikan kompetisi 54 hole. Turnamen akan menghadirkan 25 pegolf dari masing-masing negara. Pemenang event ini akan ditentukan dengan skor total terendah. Tidak ada cut-off. Jika ada tie untuk posisi pertama, pemenang akan ditentukan melalui sudden death playoff.

Para pegolf di Tiga Besar akan memperoleh hadiah uang sebesar RM30,500 (Rp95 juta), RM20,000 (Rp93,5 juta) and RM11,500 (Rp36 juta).