Pegolf asal Filipina, Angelo Que, tak berlama-lama tenggelam dalam kegagalan sepekan sebelumnya dan memperlihatkan permainan solid. Memainkan putaran pertamanya pada Leopalace21 Myanmar Open hari ini (26/1), Que tampil sebagai salah satu pimpinan klasemen sementara bersama pegolf Jepang Azuma Yano.

Que, yang terkenal berkat kegemarannya mengenakan pakaian berwarna cerah, sempat mendapat bogey di hole pertamanya, namun skor bogey itu malah membantunya menemukan irama permainan yang ia butuhkan untuk bisa main solid dan menjadi salah satu pimpinan klasemen pada akhir putaran pertama.

”Saya mengingatkan diri sendiri kalau itu hanya hole pertama dan masih ada banyak hole lagi, jadi bersabar saja. Itulah yang terjadi dan saya melakukan banyak birdie,” ungkap Que seusai menuntaskan putaran pertamanya.

Que berniat untuk tidak bermain dengan memaksa. Ia mendiskusikan kegagalannya pada SMBC Singapore Open pekan sebelum turnaen ini dan mendapati bahwa selama 17 hole ia bermain dengan solid. ”Hanya hole terakhir saja yang saya sia-siakan (dengan double bogey),” sambung Que.

Adapun Azuma Yano yang tiga kali memenangkan gelar di Jepang berniat untuk memperbaiki pencapaiannya tahun lalu pada ajang ini. Tahun lalu ia harus puas untuk berada di posisi runner-up.

Bagi Azuma, pekan ini juga menjadi pekan penebusan buatnya setelah di Singapura gagal lolos cut. Dan kali ini ia tidak melakukan banyak kesalahan.

”Saya pikir itulah (tidak melakukan banyak kesalahan) kuncinya ketimbang pekan lalu. Sangat sulit membaca green di sini, tapi saya bisa melakukan putting dengan baik,” tutur Azuma. ”Saya suka memainkan turnamen di luar Jepang. Bermain di Myanmar adalah sesuatu yang berbeda bagi seluruh pemain Jepang.”

Permainan Azuma kali ini memang luar biasa. Performa primanya ia tampilkan ketika berhasil mencatatkan empat birdie berturut-turut dari hole 15-18.

Sementara itu, Shaun Norris dari Afrika Selatan, yang merupakan juara bertahan ajang ini tampak berjuang keras untuk menaklukkan lapangan Pun Hlaing Golf Club. Norris mendapat 4 bogey dan satu double bogey, dan hanya bisa mencatatkan 2 birdie sehingga harus mengakhiri upayanya mempertahankan gelar dengan catatan 4-over 75.

Bintang asal Korea, Kim Kyungtae menuntaskan putaran pertama dengan skor 5-under 66. Untuk sementara ia tertinggal satu stroke dari Que dan Yano dan berada di posisi yang sama dengan rekan senegaranya, Hwang Junggon dan Kim SIhwan, pegolf Jepang lainnya Makoto Inoue, serta duo Afrika Selatan Keith Horne dan Jbe Kruger.

Leopalace21 Myanmar Open menjadi turnamen kedua musim kompetisi 2017 ini, baik bagi Asian Tour maupun Japan Golf Tour. Seperti halnya SMBC Singapore Open sepekan sebelumnya, ajang ini juga merupakan ajang kolaborasi kedua Tour papan atas tersebut.