Trevor Simsby mengambil alih puncak klasemen, sementara tujuh wakil tuan rumah melangkah ke dua putaran final.

Trevor Simsby menampilkan permainan yang konsisten pada putaran kedua Combiphar Players Championship. Untuk kedua kalinya pegolf Amerika Serikat ini bermain dengan skor 3-under 69, yang menempatkannya di peringkat teratas dengan keunggulan satu stroke dari pesaing terdekatnya.

Pada putaran kedua ini, Simsby membukukan tujuh birdie, tapi juga mencatatkan empat bogey. Meski demikian, skor total 6-under 138 miliknya menempatkannya satu angka lebih baik daripada pegolf Jepang Ryuichi Oiwa. Oiwa sendiri mencatatkan skor terbaik pada hari kedua dengan 4-under 68.

Lapangan Parahyangan Golf kali ini benar-benar membuat seluruh peserta harus bermain mati-matian. Dengan embusan angin yang kencang sepanjang hari, sementara tiap pukulan yang meleset dari fairway bakal membuat tiap pukulan recovery bakal menjadi lebih sulit, praktis hanya ada sembilan pemain yang sanggup bermain under. Sementara itu, lima pemain lainnya sanggup bermain even par 72.

Dalam kondisi yang demikian, Simsby ternyata sanggup mempertahankan performanya setelah pada putaran pertama bermain dengan skor 69.

“Saya merasa percaya diri ketika memulai permainan. Tapi saya juga beruntung karena angin belum banyak berembus ketika saya mulai main. Berbeda dengan putaran pertama, ketika angin pada sore hari mulai berembus,” ujar Simbsy, yang memulai putaran kedua ini dengan tertinggal dua stroke.

” Anda mesti bermain sabar di lapangan baru seperti ini. Lapangan ini bisa sulit, ….”

“Sebenarnya, saya tidak memulai putaran kedua ini denngan sangat baik, tapi saya senang bisa bangkit. Anda mesti bermain sabar di lapangan baru seperti ini. Lapangan ini bisa sulit, bukan hanya karena kelihatannya. Fairway dan bunker-nya sempurna!”

Ini merupakan musim pertama di Asia bagi pegolf berusia 26 tahun ini. Kini ia kembali bersemangat karena mulai membuka peluang untuk meraih kemenangan pada kancah Asian Development Tour (ADT).

Sebelumnya, ia sudah beberapa kali nyaris menang. Dalam dua ajang ADT sebelumnya, yaitu PGM ADT Penang Championship dan PGM Northport ADT Championship, Simsby finis di peringkat T4.

Pegolf China Taipei Wang Wei-lun membuntuti di tempat ketiga dengan torehan skor 2-under 142. “Hari ini arah embusan angin sulit ditentukan. Kondisinya pada pagi hari berbeda ketimbang kemarin. Sembilan hole kedua pun menjadi lebih sulit dimainkan. Selain itu, green di sini juga sangat licin,” ujar Wang.

Beratnya kondisi putaran kedua juga dialami oleh pimpinan klasemen hari pertama, Brandon Lau. Setelah mengawali turnamen ini dengan skor 67, pegolf Malaysia ini justru bermain dengan skor 83.

“Hari ini arah embusan angin sulit ditentukan. Kondisinya pada pagi hari berbeda ketimbang kemarin.” – Wang Wei-lun

Hal serupa juga turut dialami Joshua Andrew Wirawan, yang tampil solid dengan skor 68. Pada hari kedua ini, pegolf asal Susrabaya tersebut justru hanya bisa main dengan skor 6-over 78. Meski demikian, skor total 1-over 145 miliknya sudah cukup membawanya melangkah ke dua putaran terakhir. Untuk sementara, ia pun berada di peringkat T17.

Para pemain yang memulai putaran kedua dari pagi hari tampaknya memang menjadi pemain yang paling sanggup untuk bermain dengan skor yang lebih baik. Syukrizal, yang bermain dengan Ryuichi Oiwa menjadi dua pemain yang benar-benar memanfaatkan kondisi yang lebih kalem itu. Oiwa berhasil main dengan skor 4-under 68 dan bahkan melambungkan dirinya ke tempat kedua setelah mengumpulkan skor total 5-under 139.

Adapun Syukrizal berhasil bermain 1-under 71. Permainannya kali ini membuatnya mengumpulkan skor total even par 144 lantaran pada hari pertama ia bermain dengan skor 73. Meski demikian, kini ia berada di peringkat T9, sekaligus menjadi satu-satunya pegolf Indonesia yang berhasil bermain under.

Selain Syukrizal dan Joshua Andrew Wirawan, pemain Indonesia lainnya yang memastikan melaju ke dua putaran berikutnya ialah Elki Kow yang tadi bermain dengan skor 76 dan berada di posisi T36 dengan skor total 149; Ramadhan Alwie, Benita Kasiadi, Jamel Ondo, dan Jordan Irawan yang kini sama-sama ada di posisi T40 dengan catatan skor 150.

Juara bertahan edisi 2018 asal Thailand, Varanyu Rattanaphiboonkij menjadi salah satu pemain yang terpaksa pulang lebih awal lantaran gagal melangkah ke dua putaran terakhir. Batas cut-off kali ini dipatok pada skor 8-over.

Leave a comment