Sarjana lulusan University of Oklahoma Luke Kwon menampilkan performa luar biasa di sembilan hole terakhirnya pada ajang Qinhuangdao Championship dengan mencatatkan enam birdie. Untuk kedua kalinya ia pun berhasil bermain dengan skor 5-under 67 dan kini berada di peringkat teratas pada ajang kelima dari PGA TOUR Series-China musim 2019 ini.

Skor 67 yang kedua ini membuat Kwon mengumpulkan skor total 10-under 134 di Qinhuangdao Poly Golf Club. Permainannya ini seakan meniadakan skor terendah pada turnamen ini, 8-under 64, yang dibukukan oleh rekan senegaranya, Matthew Negri. Negri sempat memegang posisi teratas, namun permainan luar biasa Kwon di sembilan hole terakhir menggeser posisinya ke tempat kedua, bersama pegolf asal China Taipei, Wang Weishuan.

Kwon memulai putaran kedua ini dengan menorehkan bogey di hole 3 dan 4. Ia baru mendapat birdie pertamanya di hole 7, yang ternyata membantunya bangkit dan mencatatkan salah satu permainan sembilan hole terbaiknya. Setelah par di hole 10, ia seakan menemukan irama terbaik dan bermain 6-under dalam tujuh hole berikutnya, termasuk empat birdie berturut-turut, yang ia awali dengan putting dari jarak 40 kaki di hole 14.


“Target saya akhir pekan ini adalah melupakan apa yang terjadi pekan lalu dan hanya memikirkan pekan ini serta fokus pada rencana permainan saya.” – Matthew Negri

Birdie di hole 7 itu sangat membantu. Saya sudah main 2-over, jadi birdie itu menjadi sangat penting dan memberi saya percaya diri,” ujar Kwon.

“Lalu di hole 14 saya memukul melewati pin dan saya pikir pukulan itu buruk, tapi ternyata saya berhasil memasukkan putt 90° dari jarak 40 kaki jauhnya. Saya benar-benar tidak menduga bisa melakukannya!”

Meskipun tampil gemilang, Kwon mengaku kecewa tidak mencatatkan lima birdie berturut-turut, yang bakal membuatnya menang taruhan dari mantan rekan satu timnya dan pemain Tour Max McGreevy, yang teman sekamarnya sejak awal musim ini.

“Saya dan Max bertaruh, kalau salah satu dari kami bisa membuat lima birdie berturut-turut, pihak yang kalah harus membelikan makan siang dan makan malam pada hari berikutnya, jadi pikiran ini sempat terlintas,” ujar Kwon, yang juga merupakan videografer handal dengan lebih dari 11.000 pelanggan pada channel YouTube-nya, @LukeKwonGolf

Matthew Negri berniat melupakan kenangan buruk pada akhir pekan Beijing Championship dan berusaha fokus pada rencana permainannya untuk dua putaran terakhir Qinhuangdao Championship. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Musim ini, Kwon telah meraih prestasi terbaiknya dengan finis T7 pada ajang Chongqing Championship. Kini ia berada di peringkat 38 Order of Merit, 34 peringkat di belakang McGreevy. Tapi jika berhasil menang pada akhir pekan ini, ia bisa menambah semangat kompetitif di antara keduanya, mengingat keduanya menargetkan main pada Web.com Tour pada tahun 2020 mendatang.

Pegolf tuan rumah Yang Yinong, yang sempat menjadi salah satu pimpinan klasemen hari pertama, harus menempati peringkat T4 setelah hanya bermain 70 pada putaran kedua. Pegolf Filipina Lloyd Jefferson Go dan pegolf Inggris Stephen Lewton juga menempati posisi yang sama menuju putaran ketiga.

Sementara itu, Negri berniat untuk memperbaiki pencapaiannya yang mengecewakan ketika hanya finis T36 pada Beijing Championship pekan lalu. Kala itu ia juga berada di peringkat kedua setelah memainkan dua putaran pertama, namun dua putaran 72-76 menutup harapannya untuk finis di tempat yang meyakinkan.

“Kondisinya agak tenang pada pagi hari dan saya (akhirnya) bisa mendapat beberapa birdie lebih awal, yang membantu saya untuk melanjutkan permainan, dan kemudian putter saya juga cukup bagus di sembilan hole terakhir,” tutur Negri.

“Target saya akhir pekan ini adalah melupakan apa yang terjadi pekan lalu dan hanya memikirkan pekan ini serta fokus pada rencana permainan saya.”

Leave a comment