Joost Luiten mengalahkan sejumlah pemain top, termasuk Martin Kaymer, Lee Westwood, dan Bernd Wiesberger dalam gelaran perdana BMW Indoor Invitational powered by TrackMan, sebuah turnamen dalam ruangan.

Bukan European Tour jika tidak menghadirkan kreativitas baru. Ketika pandemi COVID-19 tidak memungkinkan kompetisi golf dimainkan di seluruh dunia, ide untuk menggelar kompetisi berkelas sembari membantu penanganan virus ini menghadirkan gelaran perdana BMW Indoor Invitational powered by TrackMan.

Bersama 17 pegolf lainnya, termasuk mantan pegolf No.1 Dunia Martin Kaymer dan Lee Westwood, Luiten bersaing secara virtual dari rumah mereka masing-masing. Memainkan ajang stroke play 18 hole di Old Course, St. Andrews, Luiten berhasil mencatatkan skor 6-under 66 untuk memastikan kemenangan dua stroke dari Damien Perrier asal Perancis.

Setelah bermain 3-under di sembilan hole pertamanya, pegolf Belanda ini kemudian menambah empat birdie lagi di hole 12, 14, 15, dan 16, sampai akhirnya terpaksa menutup dengan bogey di hole terakhir. Bogey tersebut jelas tidak memengaruhi hasil akhirnya, mengingat ia kukuh di puncak klasemen.

“Anda perlu berusaha tetap bugar dan berlatih di dalam ruangan sebisa mungkin. (Kompetisi ini) memang berbeda sehingga ada baiknya juga memiliki nyali dan perasaan berkompetisi sesungguhnya dan berusaha mengalahkan pemain lainnya. Itulah hal paling menyenangkan bagi kami dan itu sebabnya kami menjadi pegolf profesional. Kami sudah kehilangan perasaan ini sekian lama dan puas rasanya bisa merasakannya lagi,” tutur Luiten.

“St. Andrews juga merupakan lapangan yang ikonik. Semua orang mengetahuinya dari TV, jadi sangat menyenangkan bisa memulai kompetisi ini dari sini.”

Kemenangannya ini membuatnya berhak menentukan organisai mana yang bakal menerima sumbangan US$10.000 yang ia menangkan. Dan ia memutuskan membagi sumbangan ini kepada yayasan amalnya sendiri, Joost Luiten Foundation dan Erasmus Medical Centre, rumah sakit di kota kelahirannya, Rotterdam. Rumah sakit ini telah berada di garis terdepan penanganan COVID-19.

 

 

“Kegiatan amal sangatlah penting, terutama dalam kondisi seperti saat ini. Ada begitu banyak yang terjadi di dunia ini yang membutuhkan dana. Jadi, saya selalu senang bisa ikut berkontribusi. Saya memulai yayasan saya sendiri pada awal tahun ini untuk memperkenalkan golf kepada anak-anak, jadi saya akan memberi sebagian dari bantuan itu untuk membantu menjalankan yayasan dan membantu anak-anak menikmati golf,” papar Luiten.

“Sebagian lainnya saya sumbangkan ke Erasmus MC, rumah sakit di Rotterdam dan salah satu rumah sakit terbesar di Belanda. Mereka tengah melakukan banyak riset untuk menghentikan virus corona. Semoga mereka bisa melakukan banyak hal baik dengan dana tersebut.”

Luiten juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang yang sangat bagus untuk membangkitkan kesadaran banyak orang untuk ikut berkontribusi.

Pegolf Austria Bernd Wiesberger, yang tampil dalam grup interaktif bersama Martin Kaymer, turut bersemangat bermain pada seri pertama ini. Meskipun interaksi yang ia lakukan dengan Kaymer berbeda daripada biasanya, ia mengaku sangat menikmati kompetisi virtual ini.

“Semua kami, tak hanya pegolf, tapi seluruh atlet, tak sabar untuk bisa kembali berkompetisi. Jadi senang juga bisa bertanding seperti ini dan melakukannya untuk tujuan yang mulia. Saya patut berterima kasih kepada European Tour, BMW, dan TrackMan.

“Sungguh mengagumkan melihat betapa teknologi bisa membuat kami memainkan turanmen di dalam ruangan seperti ini dan berinteraksi satu dengan yang lain dan masih bisa bersenang-senang, meskipun masih beberapa pekan lagi sampai kami bisa benar-benar keluar dan memegang kartu skor dengan tangan sendiri,” tandasnya.

 

Mantan pegolf No.1 Dunia Martin Kaymer menilai BMW Indoor Invitational powered by TrackMan ini mengembalikan kerinduan akan interaksi dan kompetisi. Foto: Getty Images.

 

Kaymer sendiri mengakui kompetisi virtual ini turut mengatasi kerinduan para peserta turnamen untuk kembali berinteraksi dan berkompetisi.

“Saya kaget juga karena saya sendiri merasa bersemangat untuk main, dan pada satu titik juga merasa gugup. Aneh rasanya, tapi saya tak sabar untuk melakukan hal yang sama pekan depan.

“Bisa melakukan hal yang positif bagi BMW, TrackMan, dan European Tour jelas sangat menyenangkan. Pemenang juga bisa memilih badan amal yang akan menerima sumbangan selama lima pekan berturut-turut. Ini ide yang luar biasa indah! Terutama pada saat seperti ini, bisa memberi sesuatu adalah hal yang teramat sangat penting!” tegas Kaymer.

Apa itu BMW Indoor Invitational powered by TrackMan?
Ini merupakan seri turnamen baru yang terdiri dari lima seri yang masing-masing hanya dimainkan 18 hole dalam format stroke play. Turnamen ini dimainkan secara virtual di sejumlah lapangan golf ikonik European Tour.

Seri pertama dimainkan di Old Course, St. Andrews pada 9 Mei 2020. Adapun seri berikutnya dimainkan di Royal Portrush (16/5), Golfclub Munchen Eichenried (23/5), Real Club Valderrama (30/5), dan Wentworth Club (6/6). Tiap seri dimainkan dengan memanfaatkan TrackMan Virtual Golf.

Tiap pekan, seorang pemenang akan menerima hadiah senilai US$10.000. Nilai ini nantinya akan disumbangkan ke badan amal atau upaya bantuan yang memang membantu masyarakat yang terdampak COVID-19, sesuai pilihan sang juara.