Lin Wen-ko mengakhiri penantian 13 tahun untuk merengkuh gelar juara setelah kemarin (22/5) akhirnya menjuarai Ambassador ADT dengan keunggulan 8 stroke sekaligus menandai kebangkitan karier golf profesionalnya.

Pada putaran terakhir kemarin, Lin yang sudah memegang keunggulan 11 stroke dari pesaing terdekatnya bermain dengan 1-under 71 untuk mengamankan trofi dengan total skor 20-under 268 di lapangan yang menjadi basisnya selama ini, Hsin Feng Golf & Country Club.

Lin yang kini berusia 41 tahun sempat menikmati sukses tatkala menjuarai Taiwan Masters 2003 silam, namun ia terpaksa harus berhenti bermain golf lantaran menjalani operasi panggul pada tahun yang sama. Dampak dari operasi ini membuatnya harus merasa sakit dan memaksanya harus sepenuhnya menjadi pengajar profesional. Ia baru bisa kembali berlatih pada 2013 lalu.

”Mengecewakan memang, tapi saya mesti menjalani operasi panggul ini setelah tertabrak mobil 13 tahun silam,” papar Lin. ”Baru tiga tahun lalu saya tak lagi merasa sakit saat mengayunkan club, dan sejak saat itu juga saya mulai berlatih reguler.

”Hari ini (kemarin) lebih sulit daripada putaran sebelumnya. Anda bisa lihat dari skor saya. Hari ini hujan dan saya mesti main aman. Untungnya saya sudah memimpin dengan jarak yang besar,” tutup Lin.

Kemenangan ini tak hanya memberikan gelar Asia Development Tour (ADT) pertama baginya, tapi juga membuat Lin melejit ke peringkat lima Order of Merit ADT.

Tak hanya Lin yang berjuang kembali ke puncak permainannya. Lu Wei-chih yang juga menjalani operasi tumor otak lebih dari tiga tahun lalu berhasil bermain luar biasa dengan melakukan 21 putt dan mencatatkan 9 birdie untuk kemudian menempatkannya di peringkat kedua dengan total skor 12-under 276.

”Saya masih merasah lelah setelah tiap putaran, tapi permainan saya mulai kembali. Saya mulai merasa percaya diri lagi, tapi saya mesti meningkatkan kebugaran saya. Ini hasil yang bagus buat saya dan semoga bisa meningkatkan performa saya sampai akhir musim ini,” ujar Lu.

Sementara itu, George Gandranata berjuang dengan sangat baik pada putaran final kemarin setelah mencatatkan skor 2-under 70. Meskipun bukan skor terbaiknya sepanjang pekan kemarin, 4 birdie dan 2 bogey dalam putaran terakhirnya membuatnya finis di peringkat 15 besar. Ini sekaligus menjadi pencapaian terbaiknya seusai menjuarai PGM LADA Langkawi Championship beberapa waktu silam.