Lin Wen-ko kembali memperpanjang dominasinya pada ajang Ambassador ADT kemarin (21/5). Permainannya kemarin membuat Lin unggul 11 stroke dari pesaing terdekatnya dan siap untuk merayakan kemenangan Asian Development Tour pertama dalam kariernya.

Lin yang berusia 41 tahun dan merupakan adik dari Lin Wen-tang kembali bermain 7-under 65. Skor itu ia peroleh dengan mencatatkan 5 birdie dan 1 eagle untuk mengumpulkan total skor 19-under 197.

Meski mendapat bogey di hole 4, 8, 10, 14, 18, dan eagle di hole 9 dari jarak 10 kaki, poin krusialnya justru ia dapatkan ketika ia berhasil bermain par di hole pertamanya, yang sekaligus membuatnya bermain tanpa bogey.

Pukulan Lin sempat meleset di hole pertama dan berhenti di bawah pohon. Beruntung ia berhasil memasukkan putt berjarak 5 kaki untuk mendapatkan par. Di hole 5 hal yang serupa kembali terjadi, namun ia kembali berhasil bermain par.

“Ketika berhasil mendapatkan par di hole pertama, saya merasa ini harinya saya,” ujar Lin. “Kelihatannya seperti putaran yang mudah, tapi sebenarnya saya bekerja keras supaya tidak mendapat bogey hari ini (kemarin).”

Lin yang pernah menjuarai ajang Taiwan Masters 2003 memang harus berjuang untuk kembali menunjukkan performa gemilangnya 13 tahun silam. Sempat menjalani operasi panggul beberapa tahun silam, Lin juga sempat harus menjalani perawatan pada putaran kedua. Kini peluangnya untuk kembali mengangkat trofi terbuka lebar.

Selisih 11 stroke dari Lin, pegolf Thailand Pom Saksansin dan pegolf Amerika Serikat Johannes Veerman kemarin sama-sama mencatatkan skor 4-under 68 dan kini berada di posisi kedua.

Poom yang juga telah menjuarai ajang ADT mendapat awal yang positif setelah mendapat birdie di dua hole pertamanya. Sempat anjlok di hole 6, ia berhasil mendapat 3 birdie lagi.

“Secara keseluruhan permainan saya bagus. Saya banyak melakukan recovery. Beberapa kali saya melakukan tee yang buruk, tapi masih berhasil mendapat par. Saya akan berusaha bermain seperti hari ini (kemarin). Lin memang bermain sangat baik, saya pikir ia main di lapangan yang berbeda,” gurau Poom.

Adapun pegolf Indonesia, George Gandranata kemarin bermain 1-over 73 dan untuk sementara berada di peringkat 22, berbagi posisi dengan pegolf China Taipei lainnya, Lu Wen-teh.

Pada putaran ketiganya kemarin, George membukukan 2 birdie di hole 9 dan 14, namun harus mendapatkan bogey di hole 6, 11, dan 15.

Sama seperti ajang ADT lainnya, Ambassador ADT yang disponsori oleh Yeangder Group ini memberikan peluang bagi pegolf regional untuk mendapat slot bermain pada Olimpiade Rio de Janeiro Agustus mendatang, mengingat pemenangnya juga akan mendapatkan poin ranking dunia.