Lima pegolf Indonesia berhasil lolos cut untuk mengikuti dua putaran akhir BNI Indonesian Masters Supported by Bank BRI & MedcoEnergi.

Joshua Andrew Wirawan, Danny Masrin, Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Elki Kow, dan Benita Yuniarto Kasiadi berhasil lolos cut pada ajang BNI Indonesian Masters Supported by Bank BRI & MedcoEnergi.

Pegolf berusia 23 tahun Joshua Andrew Wirawan menampilkan performa luar biasa untuk berada di posisi teratas. Pegolf Surabaya ini bermain 6-under 66 pada putaran kedua dan mengoleksi skor total 7-under 137 untuk berbagi posisi ke-12 dengan Berry Henson dari Amerika Serikat.

Adapun Danny Masrin, yang memulai hari kedua di Royale Jakarta Golf Club dengan catatan 4-under 68, harus puas mengakhiri hari kedua dengan hanya bermain 1-under 71. Namun, bekal 5-under 139 itu memastikan ia berpeluang untuk memperbaiki posisinya dengan dua putaran tersisa. Untuk sementara, ia berada di peringkat T22.

Naraajie Emerald Ramadhan Putra menjadi satu-satunya pegolf amatir yang menembus dua putaran final pada ajang BNI Indonesian Masters Supported by Bank BRI & MedcoEnergi kali ini. Foto: Asian Tour/Khalid Redza.

Naraajie Emerald Ramadhan Putra menjadi satu-satunya pegolf amatir yang berhasil lolos cut pada tahun ini. Memulai putaran kedua sebagai salah satu dari tiga pimpinan klasemen, bersama Keith Horne asal Afrika Selatan dan Steven Jeffress dari Australia, Naraajie harus berjuang keras dengan permainannya, yang mendadak berubah 180 derarjat. Hari ini ia hanya membukukan dua birdie dengan dua bogey dan sebuah double bogey di hoole 13 par 4.

Meskipun harus bermain 76, skor totalnya 3-under 141 menempatkannya pada batas aman, lantaran cut-off ditetapkan pada skor 1-under.

Lolos Untuk Pertama Kalinya
Tahun ini, dua pegolf Indonesia Elki Kow dan Benita Yuniarto Kasiadi mencatatkan sejarah bagi performa masing-masing. Untuk pertama kalinya keduanya berhasil melangkah ke dua putaran final.

Baik Elki, maupun Benita memastikan menembus dua putaran final setelah berada di ambang cut off. Keduanya sama-sama mengumpulkan skor total 1-under 143 dan kini mendapat peluang dua putaran lagi untuk memastikan finis terbaik sepanjang penyelenggaraan turnamen ini. Uniknya, keduanya sama-sama membukukan skor 70 dan 73 dalam dua putaran pertama ini.

Benita Yuniarto Kasiadi memastikan menembus putaran akhir pekan untuk pertama kalinya selama sembilan kali bertanding pada ajang BNI Indonesian Masters Supported by Bank BRI & MedcoEnergi. Foto: Indonesian Masters.

Putra pegolf legendaris Kasiadi, Benita, mengaku mengalami kesulitan ketika memainkan putaran kedua kali ini. Ia menilai permainannya hari ini sangat berbeda dengan karakter permainannya yang biasa.

“Kemarin (12/12) saya berhasil main sesuai rencana permainan. Tapi hari ini saya sebenarnya agak kesulitan karena permainan saya hari ini sangat berbeda dengan karakter saya yang biasa. Saya itu bermain terlalu berani. Pada waktu Indonesia Open, ayah saya, yang melihat dan mengikuti permainan saya malah merasa deg-degan karena melihat permainan saya,” tuturnya.

Namun, kehadiran Endin Zarem sebagai kedinya kali ini benar-benar membantunya menjaga permainannya. Sempat bermain 1-under hingga sembilan hole, ia kemudian mendapat dua bogey di hole 4 dan 8, namun berhasil mengamankan par di hole terakhirnya, hole 9 par 5. Bagi pegolf yang akrab disapa Benny ini, ini menjadi pertama kalinya ia lolos cut setelah mengikuti sembilan edisi sejak 2011.

Elki juga memastikan melangkah ke putaran akhir pekan setelah menorehkan tiga birdie dan empat bogey. Skor 70 pada hari pertama terbukti menjadi modal penting baginya untuk melangkah ke dua putaran final.