Satu-satunya harapan Asia pada ajang World Golf Championships-Dell Technologies Match Play, Li Haotong, tersingkir di babak 16 besar. Sementara itu, usai mengalahkan Rory McIlroy, Tiger Woods akhirnya tersingkir.

Laju pegolf asal China Li Haotong dalam ahang WGC-Dell Technologies Match Play akhirnya kandas di babak 16 besar. Berhadapan dengan pegolf Amerika Kevin Kisner, ia harus mengakui keunggulan lawannya tersebut dengan skor 6&5.

Dalam duel tersebut, Kisner seakan tidak perlu melakukan upaya ekstra untuk menaklukkan pemegang dua gelar European Tour tersebut. Ia sudah langsung unggul 3-up setelah menorehkan putt birdie dari jarak delapan kaki di hole pertama dan membukukan par di dua hole berikutnya.

Kisner kembali mendapat birdie di hole 5 setelah approach-nya hanya menyisakan jarak sembilan kaki dari lubang. Birdie ini kemudian membuatnya unggul. Li sendiri justru membukukan bogey di tiga hole pertamanya. Seakan kehabisan energi usai melakukan duel ekstra dengan Alex Noren sehari sebelumnya, akurasi pukulan Li juga menurun drastis. Ia hanya memukul 4 dari 10 fairway, sementara lawannya justru memukul 9 dari 10 fairway. Kisner akhirnya menyudahi perlawanan Li di hole 13.

“Ia melakukan sejumlah bogey pada awal pertandingan, dan saya cukup beruntung untuk bisa mendapat par dan memasukkan beberapa birdie. Sepanjang hari ini saya bermain sangat solid, mungkin permainan paling solid yang pernah saya mainkan sepanjang pekan ini.

Li sendiri mengakui bahwa ia benar-benar kehabisan energi usai dua kali berhadapan dengan Noren dan mengalahkan pegolf No.3 dunia Brooks Koepka. Pada hari Jumat kemarin ia juga terpaksa bermain 19 hole setelah harus mengakui keunggulan Tom Lewis 1-up.

“Jika saya bisa menunjukkan permainan golf terbaik, saya bisa bersaing dengan siapa saja. Jadi, saya mesti berlatih keras dan berusaha agar permainan prima saya bisa berlanjut.” – Li Haotong

“Saya sama sekali tidak bisa fokus hari ini. Ada beberapa kesalahan yang sangat buruk yang saya lakukan. Dan Anda tidak bisa melakukannya pada partai match play seperti ini,” ujar Li. “Saya benar-benar kehabisan energi. Tapi ini merupakan pengalaman yang sangat bagus, terutama setelah kemarin, benar-benar putaran yang sangat bagus. Jika saya bisa menunjukkan permainan golf terbaik, saya bisa bersaing dengan siapa saja. Jadi, saya mesti berlatih keras dan berusaha agar permainan prima saya bisa berlanjut.”

Meski demikian, Li telah memperbaiki catatan penampilannya pada ajang WGC-Dell Technologies Match Play pada partisipasinya yang kedua. Tahun lalu, ia tak hanya gagal melaju ke babak 16 besar, tapi malah harus menelan tiga kekalahan. Kali ini ia berhasil menang dua kali, dan kemenangannya itu juga ia raih menghadapi pemain yang berstatus lebih baik: bintang Ryder Cup Alex Noren dan PGA TOUR Player of the Year 2018 Brooks Koepka. Jelas ia berharap bisa kembali lagi ke Austin Country Club tahun depan, sembari mempertahankan peluangnya untuk mewakili Tim Internasional pada ajang Presidents Cup bulan Desember nanti.

“Ada banyak hal yang sudah saya alami (pekan ini). Anda harus melaluinya dan terus fokus. Kali ini memang saya sulit untuk mempertahankan fokus. Tapi saya harus melakukan lebih baik lagi pada kesempatan berikutnya,” ujar Li.

Dengan berakhirnya langkahnya pada ajang World Golf Championships pertama tahun ini, Li harus berfokus pada ajang PGA TOUR berikutnya, Valero Texas Open, sebelum menuju The Masters Tournament. Ia juga bakal berkonsentrasi untuk mendapatkan kartu PGA TOUR melalui poin FedExCup untuk non-member.

Tiger Woods tersingkir
Salah satu fokus pada hari Sabtu (30/3) adalah duel yang mempertemukan Tiger Woods dengan Rory McIlroy untuk pertama kalinya. Dan seperti yang sudah diprediksi banyak pihak, duel ini berlangsung sangat menarik.

Statistik pekan ini menunjukkan bahwa McIlroy tampil lebih baik daripada Woods. McIlroy merupakan satu dari hanya empat pemain yang berhasil mencatatkan kemenangan sempurna tiga kemenangan, bersama Branden Grace, Marc Leishman, dan Francesco Molinari. Namun, justru Woods yang akhirnya berhasil menyudahi perlawanan McIlroy dengan 2&1.

Sayangnya, peluang Woods untuk menambah koleksi kemenangannya pada ajang ini harus tandas di tangan pegolf Denmark Lucas Bjerregaard. Dalam duel ini, Woods sempat tertinggal terlebih dahulu di hole pertama, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di hole 3 dan menambah keunggulannya di hole 4 dan 5. Bjereegaard sempat memberi perlawanan dengan mencatatkan birdie di hole 7 dan menyamakan kedudukan di hole 10, sebelum kemudian Woods membalikkan keadaan di hole 11.

Keunggulan Woods tersebut hanya bertahan hingga hole 16, di mana Bjerregaard kembali menyamakan kedudukan, sampai akhirnya berhasil menorehkan par di hole terakhir untuk memenangkan duel ini dengan keunggulan tipis 1-up.

Pada partai perempat final lainnya, Kisner, yang berhasil menaklukkan Li, berhasil melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan pegolf Afrika Selatan Louis Oosthuizen. Adapun juara The Open 2018 Francesco Molinari berhasil melanjutkan performa sempurnanya pada ajang WGC-Dell Technologies Match Play ini setelah mencatatkan kemenangan atas Kevin Na dengan skor 6&5. Satu tempat lainnya di semifinal diisi oleh Matt Kuchar, yang menaklukkan Sergio Garcia dengan 2-up.

Partai semifinal yang akan dimulai pukul 09:05 waktu Texas akan mempertemukan Francesco Molinari dengan Kevin Kisner, sementara 15 menit kemudian, Matt Kuchar akan berduel dengan Lucas Bjerregaard.

Leave a comment