Li Haotong menjadi bintang hari pertama World Golf Championhsips-HSBC Champions.

Untuk pertama kalinya bermain dalam sebuah turnamen sekaliber World Golf Championships (WGC), yang juga menjadi agenda Asian Tour, European Tour, dan PGA TOUR, Li Haotong tampil sebagi pimpinan klasemen hari pertama WGC-HSBC Champions. Catatan skornya yang fenomenal 8-under 64 menempatkannya kukuh di posisi teratas.

Li membukukan 5-under di sembilan hole pertamanya di Sheshan International Golf Club berkat lima birdie. Satu-satunya bogey ia torehkan di hole 1, namun setelah itu ia membukukan eagle di hole 2, dan menambahkan dua birdie lagi di hole 3 dan 8 untuk memegang keunggulan satu stroke dari pegolf Perancis Victor Perez.

Permainannya dalam 18 hole pertama ini sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda bahwa dalam beberapa turnamen terakhirnya ia tampil mengecewakan. Setelah finis T23 pada ajang Alfred Dunhill Links Championship, Li selalu gagal lolos cut pada dua ajang European Tour yang ia mainkan, yaitu Mutuactivos Open de Espana dan Italian Open.

“Sebelum bermain pada WGC-HSBC Champions tahun ini, saya tak merasa puas dengan status dan momentum yang saya miliki karena dalam beberapa turnamen sebelumnya, saya tidak bermain dengan baik. Jadi, saya tak pernah berharap bisa mendapatkan putaran sebagus ini pada hari pertama ini,” tutur Li.

“Pastilah para pegolf dan penggemar golf China akan sangat senang jika ada seorang pemain China yang bisa menjuarai WGC-HSBC Champions di sini, tapi dalam tiga hari berikutnya, segala sesuatunya bisa terjadi.” – Li Haotong

“Sebenarnya, sejak awal, di beberapa hole pertama, saya sudah memasukkan sejumlah putt yang memberi percaya diri, kemudian membukukan birdie di hole 17 dan 18 secara berturut-turut. Dari situ saya tahu saya mendapatkan momentum untuk hari ini dan bisa menuntaskan permainan dengan baik.”

Keunggulannya ini jelas memberikan harapan bagi publik tuan rumah untuk memiliki juara dari negeri sendiri. Dan jika mewujudkannya, Li berpeluang untuk meramaikan persaingan untuk menjadi pegolf nomor satu Eropa, dengan tiga turnamen Rolex Series yang tersisa untuk musim ini. Saat ini ia ada di peringkat 23 Race to Dubai presented by Rolex.

“Pastilah para pegolf dan penggemar golf China akan sangat senang jika ada seorang pemain China yang bisa menjuarai WGC-HSBC Champions di sini, tapi dalam tiga hari berikutnya, segala sesuatunya bisa terjadi,” tutur Li.

Li memang benar. Meski tengah memimpin, ia hanya unggul satu stroke dari Victor Perez. Pegolf Perancis yang menjuarai Alfred Dunhill Links Championship ini nyaris mengimbangi Li pada hari ini, untuk akhirnya menuntaskan putaran pertama dengan skor 7-under 65.

“Hari ini sangat luar biasa buat saya. Saya sangat puas dengan permainan hari ini. Saya pikir ada banyak hal yang saya lakukan dengan sangat baik hari ini sehingga saya bisa berada di posisi yang bagus. Sebelum ke sini saya juga telah membangun rasa percaya diri, lagi pula lapangan ini sangat cocok dengan permainan saya,” ujar Perez yang melakoni debutnya bermain pada WGC-HSBC Champions pekan ini.

Victor Perez melakoni debutnya pada WGC-HSBC Champions pekan ini usai menjuarai Alfred Dunhil Link Championship bulan September 2019 lalu. Foto: Getty Images.

Setelah Perez, empat nama lainnya juga menampilkan permainan yang tak kalah bagus pada hari ini. PGA TOUR Rookie of the Year 2019 Im Sungjae, Adam Scott, Matthew Fitzpatrick. dan sang juara bertahan Xander Schauffele berjarak hanya dua stroke dari Li dengan catatan 6-under 66.

Satu pemain tuan rumah lainnya, Zhang Xinjun juga memulai putaran pertama ini dengan sangat baik dan berada di sepuluh besar. Zhang menorehkan skor 4-under 68, dan menjadi salah satu dari empat pemain yang menorehkan skor serupa. Tiga nama lainnya ialah juara Major Louis Oosthuizen dari Afrika Selatan dan Danny Willet dari Inggris, serta Abraham Ancer asal Meksiko.

Sejauh ini, Zhang telah meraih hasil yang sangat positif pada PGA TOUR musim 2019-2020 inii. Setelah finis T7 pada ajang Safeway Open, ia kemudian finis T4 pada ajang Houston Open, yang membantunya berada di peringkat 20 FedExCup.

Ia meraih kartu PGA TOUR setelah berada di posisi teratas Korn Ferry Tour 2019 dengan menorehkan dua kemenangan.