Lee Kyounghoon memperbesar peluangnya mewujudkan kemenangan perdananya setelah bermain tanpa bogey pada putaran ketiga AT&T Byron Nelson.

Untuk kedua kalinya secara berturut-turut pada pekan ini, Lee Kyounghoon berhasil menghindari bogey dari kartu skornya pada putaran ketiga ajang AT&T Byron Nelson. Lee, yang tengah mengincar gelar PGA TOUR pertamanya, membukukan skor 5-under 67 di TPC Craig Ranch berkat lima birdie di 10 hole terakhirnya. Skor total 197 yang ia raih itu praktis membuatnya lebih menempel Sam Burns, sang pimpinan klasemen, kini dengan jarak hanya satu stroke.

Permainana iron-nya pada hari ketiga itu masih sangat prima. Sebagian besar birdie ia bukukan dari jarak di bawah 2,5 meter. Satu-satunya birdie terjauh ia lakukan di hole 15 dari jarak 9 meter. Dan di hole terakhirnya, meskipun bolanya sempat masuk bunker di sisi green, ia berhasil mengantarkan bolanya hingga kurang dari 1 meter dan menuntaskan hole ke-54 dengan birdie, sekaligus memberinya momentum untuk putaran final.

Jika berhasil menang hari Minggu (16/5) ini, Lee akan menjadi pegolf Asia keempat yang memenangkan AT&T Byron Nelson, menyusul Shigeki Maruyama (2002), Bae Sangmoon (2013), dan Kang Sung (2019). Kemenangan juga bakal memberinya spot untuk mengikuti ajang Major kedua tahun ini, PGA Championship pekan depan, yang akan digelar di Kiawah Island’s Ocean Course.

”Kami masih harus bermain 18 hole lagi, jadi saya tidak berpikir untuk menang. Saya tidak ingin memberi tekanan pada diri sendiri dan berusaha untuk tetap positif dan bermain golf dan kemudian kita lihat saja hasilnya,” ujar Lee.

Sejauh ini, prestasi terbaik Lee ialah finis T2 pada Waste Management Phoenix Open bulan Februari lalu. Pengalamannya mengejar kemenangan sebelumnya pada dua ajang Japan Golf Tour dan pada Korean Tour, ketika ia menjuarai Korean Open 2015 dan 2016, bakal menjadi sangat membantunya ketika memulai putaran final hari ini.

 

 

AT&T Byron Nelson ini sendiri merupakan ajang PGA TOUR ke-80 dalam kariernya. Dan ia menunjukkan performa yang cukup meyakinkan selama tiga putaran di TPC Craig Ranch, yang untuk pertama kalinya menggelar ajang ini.

”Hari ini masih seperti kemarin, pukulan iron saya sangat bagus dan putting saya juga mengimbangi, jadi rasanya sangat nyaman. Dan ya, saya sangat senang sekarang,” ujar Lee, yang saat ini berada di peringkat 84 klasemen FedExCup.

Burns sendiri mempertahankan posisi teratasnya setelah mendapatkan lima birdie dan dua bogey. Pegolf yang kini menjadi bintang baru, menyusul kemenangan perdananya pada Valspar Championship dua pekan lalu, ini berusaha untuk menjadi pegolf ketiga yang meraih lebih dari satu kemenangan pada musim 2020-2021 ini. Birdie di hole 18 itu turut memastikan ia mempertahankan posisinya dengan skor total 20-under 196.

”Saya tak harus bermain dengan sempurna,” ujarnya. ”Sudah sejak lama saya selalu merasa harus bermain sempurna pada hari Minggu untuk bisa menang. Namun, bukan demikian. Anda pasti akan melakukan kesalahan. Jadi, Anda perlu membatasi kesalahan tersebut,” ujarnya.

Charles Schwartzel (66), Matt Kuchar (66), Alex Noren (70), dan pemain favorit tuan rumah Jordan Spieth (66) akan menghadirkan putaran final yang seru, mengingat keempatnya sama-sama berada di posisi ketiga.

Putaran final terpaksa dilakukan lebih awal setelah prakiraan cuaca menunjukkan hujan akan turun pada sore hari.