Ryo Ishikawa segera memulai langkah awalnya untuk kembali ke jajaran elite PGA TOUR melalui World Golf Championships-Mexico Championship, yang akan berlangsung besok (20/2).

Benarkah Ryo Ishikawa sudah kembali? Bintang golf Jepang yang sempat disebut-sebut sebagai harta berharga golf di Jepang ini tampak siap membuktikan dirinya. Bekalnya adalah tiga gelar Japan Golf Tour pada musim lalu. Prestasi ini menjadi pencapaian terbaiknya dalam sembilan tahun terakhir. Dan baginya hal itu sudah cukup untuk memberi percaya diri untuk tampil di tengah-tengah para bintang golf dunia PGA TOUR.

Ishikawa sempat bermain penuh pada sirkuit terkemuka itu pada periode 2013-2017, sebelum akhirnya terlempar dari jajaran elite dunia tersebut. Performanya memang sempat terganggu lantaran mengalami cedera punggung dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pegolf yang kini berusia 28 tahun ini sudah kembali pulih dan berniat untuk segera kembali ke PGA TOUR, pertama-tama dengan tampil pada ajang World Golf Championships-Mexico Championship, yang akan mulai berlangsung besok (20/2).

“Saya ingin kembali ke PGA TOUR,” tegas Ishikawa.

“Tahun 2013 adalah tahun pertama saya di sana. Waktu itu saya masih berusia awal 20-an dan saya adalah pemain yang berbeda. Kini saya sudah tumbuh dan lebih matang dan berusaha untuk selalu menjadi lebih baik. Saya merindukan lapangan-lapangan dan tiap set-up di AS. Kondisinya selalu dalam keadaan prima dan selalu sulit dimainkan. Saya juga merindukan berkompetisi dengan para pemain terbaik di dunia.”

“Saya hanya perlu bermain dengan baik pada ajang WGC (di Meksiko ini) dan Honda. Itu target saya.”

WGC-Mexico Championship pekan ini menjadi langkah awal Ishikawa untuk menembus jajaran 50 besar dunia. Saat ini pegolf kelahiran Saitama ini berada di peringkat 82 pada Official World Golf Ranking. Dan setelah kejuaraan di Meksiko pekan ini, ia bakal tampil pada ajang The Honda pekan depan. Dan jika tampil cemerlang, ia bisa mendapat undangan bermain pada ajang Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard dan ajang flagship PGA TOUR, THE PLAYERS Championship pada bulan Maret. Jika ia bisa menembus 64 besar dunia, ia juga bisa bertanding pada WGC-Dell Technologies Match Play di Austin.

Ishikawa benar-benar paham apa yang ia pertaruhkan kali ini dan sadar apa yang harus ia lakukan.

“Saya hanya perlu bermain dengan baik pada ajang WGC (di Meksiko ini) dan Honda. Itu target saya,” ujar Ishikawa, yang sempat mencapai peringkat 29, sebagai peringkat tertingginya pada tahun 2009. Kala itu ia menang empat kali di Jepang.

Sejauh ini, Ishikawa telah tampil dalam 147 turnamen PGA TOUR. Dari jumlah itu, 11 di antaranya berhasil ia akhiri di jajaran 10 besar, sedangkan 24 lainnya di zona 25 besar. Finis terbaiknya ialah finis di peringkat 2 pada Puerto Rico Open 2012, dan T2 pada Shriners Hostpitals for Children Open 2013. Ia juga sempat finis T4 pada WGC-FedEx St Jude Invitational 2011 dan T8 pada THE PLAYERS 2015.

Ia berniat untuk melanjutkan sukses musim 2019, tapi juga sadar perlunya meningkatkan akurasi driving-nya. Tahun lalu ia berada di peringkta 9 untuk jarak driving di Jepang dengan rata-rata mencapai 300 yard. Statistik pukulan ke fairway-nya mencapai 52%.

“Dulu saya berfokus pada sisi teknis dari permainan ini. Dan ketika saya harus absen karena cedera, saya mendapat banyak dukungan dari pelatih fisik dan kami mulai melakukan latihan fisik, memperkuat punggung dan membangun kembali tubuh saya.”

“Musim lalu menjadi musim yang bagus buat saya. Tiga kemenangan dalam satu musim merupakan hasil yang luar biasa bagi pemain mana pun. Tapi buat saya, musim itu juga serasa berat karena saya kesulitan memukul dari tee dan banyak juga pukulan yang meleset. Hal positifnya ialah permainan iron dan putting saya menjadi lebih tajam dan lebih konsisten. Kalau bisa meningkatkan pukulan dari tee, saya pikir saya bisa terus menang pada tahun ini.”

Untuk saat ini, rute terbaik baginya untuk kembali ke PGA TOUR ialah melalui kategori Non-Member. Jalur ini pula yang membuatnya meraih kartu PGA TOUR pada tahun 2012. Sejauh ini, ia sudah dua kali bermain pada PGA TOUR musim 2019-2020. Ia finis T51 pada ajang ZOZO ChAMPIONSHIP di Jepang, dan T67 pada WGC-HSBC Champions di China pada bulan Oktober 2019 lalu. Ia sendiri tampil pada dua ajang tersebut berkat peringkatnya pada Japan Golf Tour. Bahkan hak tampila di Meksiko pekan ini juga berkat performa cemerlangnya di negeri sendiri.

Toh Ishikawa juga sadar bahwa perjalanannya ini menuntut kesabaran dan dedikasi yang luar biasa. Ia telah membangun kembali permainannya dan mengondisikan agar tubuhnya menjadi lebih kuat setelah menyadari bahwa sepuluh pegolf terbaik dunia saat ini memiliki kondisi fisik yang lebih kuat.

“Dulu saya berfokus pada sisi teknis dari permainan ini,” ujar Ishikawa. “Dan ketika saya harus absen karena cedera, saya mendapat banyak dukungan dari pelatih fisik dan kami mulai melakukan latihan fisik, memperkuat punggung dan membangun kembali tubuh saya. Saya pikir saya telah memiliki kondisi fisik yang lebih kuat, yang akan membantu saya melangkah ke depan.”