Bernhard Langer mencatatkan sejarah baru dalam partisipasinya yang ke-37 pada Masters Tournament.

Pegolf legendaris asal Jerman, Bernhard Langer mencatakan sejarah baru. Dalam partisipasinya yang ke-37 pada Masters Tournament pekan ini, pegolf yang kini berusia 63 tahun ini sukses membukukan skor total 68-73, yang memastikan dirinya berhak melanjutkan pertandingan ke dua putaran terakhir pada akhir pekan ini.

Bagi Langer, keberhasilannya kali ini menjadi prestasi tersendiri, mengingat kini ia menjadi pegolf tertua yang pernah lolos cut pada ajang Major yang dimainkan di Augusta National ini. Pegolf gaek yang masih aktif berkompetisi pada kancah PGA TOUR Champions ini pun mengungkapkan rasa bangganya akan keberhasilannya ini.

”Tidak mudah untuk lolos cut di sini. Augusta National bukan lapangan golf yang mudah, terutama dalam beberapa tahun terakhir seiring lapangan golf menjadi jauh lebih panjang. Jadi, memang sulit bagi kami yang berusia 50 dan 60-an tahun untuk bisa lolos cut. Tidak heran jika rekor Tommy (Aaron) bisa bertahan begitu lama,” tutur Langer.

Sebelum rekornya dipecahkan Langer, Tommy Aaron memang menjadi pegolf tertua yang berhasil lolos cut pada Masters Tournament. Aaron melakukannya pada tahun 2000 ketika berusia 63 tahun dan satu bulan. Sementara dengan skor total 3-under 141, Langer berhasil lolos cut setelah berusia 63 tahun dan 78 hari, atau sekitar 48 hari lebih tua daripada Aaron. Untuk sementara ia berada di peringkat T27, di antaranya bersama Rory McIlroy dan Webb Simpson.

 

Skor 4-under 68 pada putaran pertama merupakan skor putaran pertama terendah bagi Bernhard Langer sejak 2001. Foto: Getty Images.

 

Uniknya, Langer sempat mengobrol dengan Aaron untuk menegaskan keinginannya melampaui rekor koleganya tersebut. ”Pencapaiannya itu memang sangat mengesankan, namun saya mengingatkan dia kalau saya akan mengejar rekornya, dan saya punya peluang pekan ini. Dia sempat tertawa dan mendoakan saya, dan sekarang terwujud. Saya sdudah mengenalnya lebih dari 30 tahun melalui Champions Dinner dan karena ia terus berkompetisi selama bertahun-tahun. Dia seorang pria sejati pada permainan ini dan selalu memperlakukan saya dengan sangat baik. Kami saling menghormati,” papar Langer.

Prestasi kali ini memang memang tidaklah mudah bagi Langer yang jelas kini tak lagi muda. Pada putaran pertama ia baru bisa mulai bertanding pada pukul 15:00 waktu Augusta. Akibatnya, ia harus bermain 36 hole pada hari Jumat. Lapangan yang basah dan berbukit-bukit jelas sangat menguras energi baginya.

”Saya mesti bangun pukul 04:00 pagi tadi, jadi saya mesti tidur pukul 21:00 supaya bisa mendapat tujuh jam waktu tidur, tapi tidur jam segitu buat saya masih terlalu cepat sehingga saya menjadi kurang pulas,” jelasnya lagi.

Keberhasilannya ini tak lepas dari skor 68 yang ia bukukan pada putaran pertama. Inilah skor terbaiknya dalam putaran pertama Masters Tournament sejak 2001. Menurut Langer, skor tersebut tak lepas dari performa drive, short game, dan putting yang prima. Selain itu, ”Saya tidak melakukan banyak kesalahan dalam putaran pertama dan bisa memasukkan beberapa birdie,” ujarnya membuka rahasia.

”DeChambeau menyebut Augusta itu par 67 baginya. Masalahnya, ia masih harus memukul lurus dan memasukkan putt.”

Terkejut melihat performa Bryson DeChambeau
Juara U.S. Open 2020 Bryson DeChambeau menjadi pemain yang paling banyak dibicarakan menjelang Masters pekan ini. Tekadnya untuk mengulangi prestasiniya di Winged Foot membuat banyak pihak ingin melihat pemuda ini membuktikan tekadnya itu. Sayangnya, ia justru terancam gagal lolos cut setelah performa yang jauh dari harapan pada putaran kedua, yang belum sepenuhnya ia tuntaskan.

”Ada banyak pemain di jajaran atas. Dustin Johnson mungkin menjadi favorit pada titik ini, tapi sulit memprediksikannya karena ada banyak persaingan di sana. Mungkin akan lebih kelihatan ketika putaran ketiga selesai dimainkan besok (hari ini, 14/11). Tiger Woods masih punya peluang, tapi ada banyak pemain lain, para juara hebat lainnya, dan mereka semua telah mengenal lapangan ini dan kebanyakan dari mereka bisa memukul sangat jauh,” jelas Langer.

”Namun, yang mengejutkan saya ialah Bryson DeChambeau, yang saya lihat sudah 2-over. Dia terancam gagal lolos cut.

”Permainannya terlihat pas untuknya dan ia telah mempertimbangkannya. Ia menjuarai U.S. Open ketika ia meluluhlatnakkan lapangannya. Bahkan ketika pukulannya ke rough, ia bisa mengeluarkan bola dengan wedge atau 9-iron dan mencapai tiap par 4, meskipun panjangnya hingga 457 meter.”

 

Bernhard Langer sudah berketad memecahkan rekor Tommy Aaron yang tercipta pada tahun 2000. Foto: Getty Images.

 

Langer menyaksikan sendiri betapa permainan DeChambeau sangat mengagumkan. Keberaniannya mengambil jalur pukulan yang tak pernah dibayangkan pemain lain terbukti membuat jarak pukul kini memasuki level yang lebih berbeda lagi.

”Terkait dengan jarak, DeChambeau menyebut Augusta itu par 67 baginya. Masalahnya, ia masih harus memukul lurus dan memasukkan putt, dan kedua hal tersebut belum terlihat pada pekan ini,” tandas Langer.

Terlepas dari segi kompetisi yang prestisius pada Masters Tournament, ajang yang digelar di Augusta National sejak 1934 ini menjadi ajang yang ideal baginya untuk mengemudikan kendaraan sendirian. Berbeda dari turnamen-turnamen lain, yang memberinya kesempatan diantar ke lapangan, Langer mengaku lebih memilih menyetir sendiri.

”Memang sulit sih memilih karena mengemudi sendiri maupun diantarkan sama-sama menyenangkan buat saya. Namun, oleh karena saya sangat suka mengemudi sendiri dan menggunakan fitur-fitur dari (Mercedes-Benz) S-Class yang baru, saya lebih suka berada di belakang roda kemudi kalau bisa memilih,” tegasnya.