Pegolf asal India Anirban Lahiri siap merebut gelar juara, sementara George Gandranata akan memimpin para pegolf lokal untuk bersaing menjadi yang terbaik ketika BNI Indonesian Masters presented by Zurich digelar besok di Royale Jakarta Golf Club.

Lahiri melakukan salah satu terobosan besar dalam kariernya ketika menjuarai turnamen ini dua tahun silam, yang sekaligus menjadi gelar pertama yang ia menangkan di luar India. Kala itu ia berhasil mendapat eagle di hole terakhir untuk memenangkan turnamen ini.

Kemenangan tersebut menjadi awal dari rangkaian prestasi fenomenalnya sepanjang 2014 dan 2015 lalu, ketika ia akhirnya menjuarai Order of Merit Asian Tour 2015.

Anirban yang kini resmi berstatus pemain PGA Tour dan mewakili India pada cabang olahraga golf Olimpiade Rio de Janeiro bulan Agustus lalu, kini siap kembali ke jajaran juara Asian Tour.

”Saya punya kenangan manis di sini. Saat itu saya berhasil meraih gelar pertama di  luar India. Saat menjuarai turnamen ini, itulah awal dari fase terbaik dalam karier saya sejauh ini. Pada 2014 dan 2015, saya menang empat kali dan mendapat kartu European Tour, PGA Tour, dan masuk peringkat 50 besar dunia.

”Tahun ini ada penyesuaian besar buat saya saat beralih dari Asian Tour ke European Tour dan ke PGA Tour. Pertama, kompetisinya lebih sulit. Saya bahkan sempat cedera beberapa bulan lalu, malah ini menjadi turnamen kedua saya setelah cedera,” papar Lahiri. ”Kedua, saya juga mesti pindah ke Amerika Serikat karena terlalu melelahkan melakukan perjalanan panjang dari Asia ke Amerika.”

Penyesuaian tersebut menjadi jawaban mengapa performanya sepanjang tahun ini belum sebaik tahun 2014 dan 2015.

Jika Lahiri berharap untuk bisa menemukan performa terbaiknya pekan ini, salah satu pemain andalan tuan rumah, George Gandranata siap memimpin para pegolf Indonesia untuk bermain semaksimal mungkin di depan publiknya.

”Tekanan main di kandang sendiri? Saya suka tekanan. Tekanan malah akan membantu saya untuk tampil lebih baik. Saya kira sebagai pemain profesional, Anda mesti menghadapi tekanan,” tutur George. ”Saya suka bermain di kandang dan di depan para pendukung. Ini peluang dan pengalaman yang luar biasa untuk mengembangkan karier saya.”

Adapun Danny Masrin, yang saat ini berstatus pemain terbaik kedua berdasarkan Official World Golf Ranking, juga menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal. Danny mengungkapkan bahwa saat ini permainannya sedang dalam kondisi yang sangat baik.

”Kalau saya bisa mempertahankan permainan dan bisa memukul banyak ke fairway dan ke green, saya kira saya bisa punya peluang,” tutur Danny, yang baru pulang dari Amerika seusai mengikuti Web.com Tour Q-School—ia bermain total 3-under 285 dan belum dapat melaju ke tahap berikutnya.

Untuk memastikan Anda tidak ketinggalan mengikuti pemain favorit, pastikan untuk mengecek jadwal tee off mereka di www.indonesianmasters.co.id atau www.asiantour.com. Tiket tersedia melalui Ibu Dibjo dengan seluruh hasil penjualannya akan disumbangkan kepada Habitat for Humanity Indonesia.