International Golf Federation dan International Olympic Committee mengumumkan perpanjangan periode kualifikasi Olimpiade untuk cabang olahraga golf.

Menyusul diundurnya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020, International Golf Federation dan International Olympic Committee mengumumkan penyesuaian sistem kualifikasi. Penundaan hingga tahun 2021 ini akan memberi waktu bagi para atlet untuk mengakumulasi poin Olympic Golf Ranking (OGR) hingga pada 21 Juni 2021 untuk pria, dan 28 Juni 2021 untuk wanita. Jumlah peserta untuk masing-masing kelompok akan terdiri dari 60 peserta.

OGR dibuat berdasarkan Official World Golf Ranking (OWGR) bagi wanita dan Women’s World Golf Ranking (WWGR). Sebelumnya, pada 20 Maret 2020, dewan berwenang OWGR dan WWGR memutuskan untuk membekukan kedua ranking ini lantaran pandemi COVID-19. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapad kedua ranking tersebut bisa dilanjutkan.

Semula cabang olahraga golf bakal diselenggarakan mulai 30 Juli 2020 ini. Akan tetapi, keputusan IOC untuk menunda pesta olahraga empat tahunan ini terpaksa diikuti oleh penyesuaian terhadap kualifikasi sejumlah cabang olahraga. Termasuk golf.

“Setelah menerima konfirmasi tanggal penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 dari IOC dan prinsip-prinsip kualifikasi, cara paling adil dan layak untuk menentukan kualifikasi para atlet ialah menerapkan sistem kualifikasi sebelumnya dengan tanggal yang baru,” ujar Antony Scanlon, Direktur Eksekutif IGF.

“Kami senang IOC bisa menerima perubahan ini untuk memberi kejelasan terhadap pentingnya kualifikasi. IGF akan terus bekerja sama dengan IOC dan Tokyo 2020 untuk mengatasi hal-hal lain yang memberi dampak bagi para atlet dan olahraga kami, terkait dengan penundaan Olimpiade ini. Dengan demikian, kami bisa mengembangkan rencana-rencana yang dianggap penting untuk mengatasinya. Kami sepenuhnya berkomitmen untuk memberi kompetisi yang aman dan adil dan pengalaman berkesan bagi para atlet ketika Olimpiade akhirnya digelar tahun 2021 nanti.”

 

Justin Rose mewakili Britania Raya tengah membaca jalur putt pada putaran ketiga Olimpiade Rio 2016. Rose kemudian keluar sebagai peraih medali emas pertama sejak terakhir golf diikutsertakan pada 1904. Foto: Stan Badz/PGA TOUR/IGF.

 

Bagaimana Penghitungan OGR?
Tiap turnamen memiliki penilaian kekuatan peserta, yang menentukan berapa poin yang bakal diberikan kepada para pemain yang finis di jajaran atas. Poin akan diberikan kepada pemain berdasarkan posisi finis pada tiap turnamen. Performa pada sebuah turnamen yang diikuti peserta yang lebih berkualitas akan mendapat poin lebih besar sesuai dengang tabel distribusi poin yang disetujui oleh IGF.

Terkait dengan revisi, poin-poin ranking tiap pemain akan diakumulasikan berdasarkan periode tahunan. POin yang diberikan dalam periode 13 pekan terakhir akan berbobot 100% dari nilai aslinya.

Setelah periode 13 pekan ini, poin akan dikurangi 1,1% untuk tiap 91 pekan berikutnya (selama ranking tidak ditangguhkan) sebelum poin tersebut sepenuhnya habis dari catatan pemain.

Tiap pemain kemudian diperingkatkan lagi berdasarkan rata-rata nilai poin, yang ditentukan dengan membagi total jumlah poin yang ia peroleh sesuai jumlah turnamen yang ia mainkan selama periode tersebut.

Untuk OGR Wanita, jumlah pembagi minimal adalah 35 turnamen. Sementara OGR Pria, jumlah pembagi minimalnya adalah 40 turnamen dan maksimal 52 turnamen.

 

Golf mendapat sambutan hangat ketika kembali ke Olimpiade pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu. Penonton meramaikan tiap putaran, termasuk ketika menyaksikan Kiradech Aphibarnrat yang membela Thailand. Foto: Stan Badz/PGA TOUR/IGF.

 

Bagaimana Jika Terjadi Ties?
Jika terjadi ties pada 60 peringkat teratas, ties akan ditentukan dengan mengikuti kriteria berikut.

Pertama, total poin OWGR yang diperoleh dalam periode 52 pekan terakhir, yang berakhir dengan OGR per Senin, 21 Juni 2021 bagi pria, dan Senin, 28 Juni 2021 bagi wanita.

Kedua, total poin WORG yang diperoleh dalam periode 13 pekan terakhir yang berakhir dengan OGR per Senin, 21 Juni 2021 bagi pria, dan Senin, 28 Juni 2021 bagi wanita.

Sebanyak 15 pemain teratas pada akhir periode kualifikasi berhak bertanding pada Olimpiade. Namun, ada pembatasan berupa maksimal 4 pemain untuk tiap negara.

Adapun bagi pemain lain yang berada di luar 15 besar, dianggap berhak bertanding berdasarkan peringkat dunianya, dengan maksimal 2 pemain yang berhak tampil untuk tiap negara yang belum memiliki dua atau lebih pemain di jajaran 15 besar.

Tuan rumah secara otomatis mendapat jatah bertanding, termasuk perwakilan dari lima benua.