Kondisi yang lebih berat menghambat para pegolf Indonesia untuk mencatat hasil maksimal.

Victoria Golf Club menghadirkan tantangan terberat bagi para pegolf Indonesia pada putaran ketiga Australian Master of the Amateurs hari ini (9/1). Hal ini terlihat dari skor yang ditorehkan oleh Ida Ayu Indira Melati Putri.

Sempat menduduki jajaran lima besar dalam dua putaran pertama usai dua kali membukukan skor 2-under 70, pegolf yang akrab disapa Mela ini harus berjuang keras untuk menorehkan skor rendah.

Memulai putaran ketiga hari ini dengan catatan 4-under 140, Mela harus bermain 2-over di tiga hole pertamanya. Bogey di hole pertama berlanjut dengan bogey di hole berikutnya lantaran terpaksa melakukan tiga putt di kedua hole tersebut. Meskipun berhasil mengamankan par di hole 3 dan 4, ia kembali mendapat bogey di hole 5, lalu mencatatkan double bogey di hole 6.

Embusan angin yang lebih kencah, ditambah dengan kondisi green yang lebih keras menjadi menjadi faktor yang menyulitkan pada hari ketiga. Dan Mela terlihat sulit untuk bangkit dan menorehkan birdie yang sangat ia butuhkan. Ia hanya berhasil mengamankan par di lima hole di sembilan hole terakhirnya dan terpaksa menambah tiga bogey lagi dengan double bogey keduanya hari ini.

David Milne, pelatih Indonesia yang ikut mendampingi di Australia menjelaskan, perubahan kondisi green pada hari ketiga sebagai salah satu faktor yang menyulitkan bagi Mela.

“Salah satu kemampuan yang dibutuhkan oleh pemain untuk mendapat hasil yang bagus dalam sebuah turnamen ialah kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi di lapangan dan di atas green.” – David Milne

“Ia belum bisa langsung menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Jadi, ketika mendapatkan peluang birdie sekali pun, rasa percaya dirinya sudah telanjut menurun sehingga sulit memaksimalkan peluang tersebut,” jelas Milne.

“Salah satu kemampuan yang dibutuhkan oleh pemain untuk mendapat hasil yang bagus dalam sebuah turnamen ialah kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi di lapangan dan di atas green. Dan hal ini menjadi sangat penting.

“Perubahan kondisi seperti ini adalah hal yang biasa terjadi di Australia. Hanya dalam semalam, angin dan temperatur bisa berubah, terutama di Melbourne.”

Dengan skor 82 pada putaran ketiga, Mela pun terpaksa terlempar dari jajaran atas. Skor total 6-over 223 membuatnya kini menduduki peringkat T17.

Sementara itu, perubahan kondisi green juga turut menyulitkan Naraajie Emerald Ramadhan Putra. Meskipun hari ini ia berhasil memangkas empat stroke dari skor yang ia bukukan pada hari kedua dan bermain 1-over 73, ia sebenarnya berpeluang untuk mencatatkan skor yang rendah. Sayangnya, sejumlah putt-nya hari ini gagal masuk.

Dari segi performa, penampilan Naraajie hari ini jelas lebih baik daripada putaran kedua. Ia berhasil mencatakan empat birdie, dua birdie lebih banyak daripada kemarin (8/1). Dan seandainya ia tak mendapat double bogey di hole 7, ia masih bisa bermain under.

Meski untuk sementara ada di posiis T32, Naraajie Emerald Ramadhan Putra berpeluang menembus 20 besar untuk pertama kalinya pada ajang Australian Master of the Amateurs. Foto: GolfinStyle.

Meski demikian, baik Mela maupun Naraajie masih berpeluang memperbaiki permainan dan menyesuaikan diri terhadap kondisi untuk putaran final besok (10/1).

“Naraajie masih berpeluang untuk masuk 20 besar. Sejauh ini ia belum pernah mencatatkan prestasi tersebut. Hasil terbaiknya sebelumnya ialah finis di peringkat T24 dan saat ini ia ada di posisi T32,” jelas Milne lagi.

Satu wakil Indonesia lainnya, Almay Rayhan Yagutah harus tersingkir dan tak dapat memainkan putaran final. Skor 80 yang ia bukukan pada hari pertama, disusul dengan 79 pada hari kedua terbukti terlalu berat untuk membantunya lolos ke putaran final. Dengan 2 birdie, 3 bogey, dan sebuah triple bogey pada hari ini untuk skor 77, ia 14 stroke jauh dari batas cut off hari ini, 6-over.

Pegolf tuan rumah Cassie Porter saat ini memegang keunggulan dua stroke setelah menorehkan skor total 5-under 211 usai putaran ketiga tadi. Pegolf Malaysia Alyaa Abdulghany berada di posisi kedua dengan skor total 3-under 213, sedang pimpinan klasemen hari kedua Yoon Min-a di posisi ketiga dengan 2-under 214. Juara bertahan Stepahnie Kyriacou masih berpeluang mempertahankan gelarnya dengan kini berbagi peringkat keempat bersama Grace Kim dengan skor total 215.

Adapun dari kelompok pria, pegolf Amerika berdarah India, Sahith Theegala, kian kukuh di puncak klasemen setelah mencatatkan skor total 13-under 203 usai bermain dengan skor 69 pada hari ketiga ini. Dua pegolf tuan rumah, Jack Thompson dan Jack Buchanan menguntit dua stroke di belakangnya dengan skor total 208.