Brooks Koepka kian dekat dengan targetnya menjuarai THE CJ CUP @ NINE BRIDGES. Pegolf No.3 di dunia ini mengamankan posisi teratas usai memainkan 54 hole dan membukukan skor 5-under 67. Skor total 13-under 203 miliknya membuatnya unggul lima stroke menuju putaran final besok.

Pegolf yang belum lama ini mendapat penghargaa PGA TOUR Player of the Year 2018 ini berhasil mendapat keunggulan lima stroke dari Ian Poulter dan Scott Piercy, yang merupakan pimpinan klasemen pada akhir putaran kedua kemarin. Ini merupakan keunggulan 54 hole terbesar dalam karier Koepka.

Sempat bermain par dalam delapan hole pertamanya, Koepka akhirnya berhasil mengejar Scott Piercy untuk menjadi salah satu pimpinan klasemen dengan mencatatkan birdie di hole 9. Ia kemudian mengambil alih pimpinan klasemen sendirian, untuk pertama kalinya dalam turnamen ini, setelah kembali mencatatka birdie di hole 10. Ia kembali menambah koleksi birdie di hole 14, 17, dan 18 untuk mencatatkan skor 67 dan memimpin sendirian di The Club @ Nine Bridges.

“Saya rasa saya bermain cukup solid hari ini. Saya menaruh bola di tempat yang bagus untuk mendapat peluang (birdie). Bunker-bunker di sini perlu dihindari karena bakal sangat menyiksa (kalau bola sampai masuk ke sana), tapi saya mesti mempertahankan permainan saya sejauh ini,” ujar Koepka yang mengakui kalau permainan wedge-nya kali ini tidak sesolid hasil yang ia dapatkan hari ini.

Koepka berpeluang untuk menggeser Dustin Johnson di puncak ranking dunia dan menjadi No.1 Dunia jika ia berhasil menang besok. Bahkan kalau ia bisa finis sendirian di tempat kedua dan juara bertahan Justin Thomas tidak kembali menang, ia masih bisa menyandang status No.2 di dunia menurut Official World Golf Ranking.

“Saya selalu ingin menjadi No.1 Dunia pada pekan ketika saya bermain.” – Brooks Koepka

“Jelas menyenangkan sekali (bisa menjadi No.1 Dunia). Posisi itu merupakan sesuatu yang selalu ingin saya dapatkan, saya selalu ingin menjadi No.1 Dunia pada pekan ketika saya bermain,” tutur Koepka yang baru kali ini mengikuti THE CJ CUP @ NINE BRIDGES.

“Tentu akan menjadi sangat istimewa bisa melakukan hal tersebut di sini dan menjadi No.1 Dunia, dan menuntaskan (pekan ini) dengan sebuah kemenangan. Saya pikir tak ada yang lebih baik lagi daripada memenuhi hal tersebut,” tutupnya.

Koepka saat ini memiliki keunggulan lima stroke dari tempat kedua saat ini, yang dihuni oleh Ian Poulter. Pegolf asal Inggris yang ikut membawa Tim Ryder Cup Eropa mengalahkan Tim AS bulan September lalu ini tadi bermain dengan lima birdie dan sebuah bogey. Poulter juga menyebut kondisi cuaca yang bagus dengan angin yang juga cukup bersahabat menjadi salah satu kunci yang membuat banyak pemain bisa bermain under, termasuk Koepka yang menjadi pesaing besarnya.

“Jelas Brooks (Koepka) sedang pegang kendali saat ini dan tentu saya perlu membukukan skor yang rendah. Besok saya mesti membukukan beberapa birdie lagi,” ujar Poulter, yang tengah berusaha meraih gelar PGA TOUR keempat dalam kariernya.

Pimpinan klasemen pada hari kedua Scott Piercy harus bermain 1-over di sembilan hole terakhirnya. Ia masih sempat memimpin sendirian sampai hole 9, tapi kemudian harus merelakan tempatnya diambil oleh Koepka, akibat mendapat bogey di hole 10, 11, dan 16.

“Jelas (birdie) yang terjadi di hole 17 merupakan bonus besar, dan di hole 18 saya melakukan pukulan yang bagus dari fairway untuk mengamankan birdie.” – Scott Piercy

“Saya agak frustrasi. Jelas (birdie) yang terjadi di hole 17 merupakan bonus besar, dan di hole 18 saya melakukan pukulan yang bagus dari fairway untuk mengamankan birdie,” papar Piercy menyinggung permainannya hari ini. “Saya sangat kesulitan untuk melakukan pukulan iron yang bagus, padahal itulah yang biasanya menjadi kekuatan saya.”

Hanya bermain even par 72 menempatkan Piercy di tempat kedua bersama Poulter.

Sementara itu, enam pemain berada di posisi keempat dengan selisih lima stroke dari Koepka. Selain Rafa Cabrera Bello, Cameron Smith, Jamie Lovemark, Gary Woodland, dan Chez Reavie menorehkan skor total 8-under 208. Pat Perez, yang pada edisi perdana tahun lalu berhasil finis di lima besar, juga berada di kelompok ini setelah kembali bermain tanpa bogey.

Juara bertahan Justin Thomas hari ini juga harus mengalami kesulitan dalam membukukan skor rendah. Di sembilan hole terakhirnya, ia harus puas mendapat dua birdie dengan quadrupple boge di hole 14 par 4, tapi berhasil membukukan eagle di hole terakhirnya sehingga membuatnya bermain even par 72 pada hari ini.

Legiun tuan rumah sendiri kini menempatkan Kim Siwoo sebagai pegolf Korea dengan posisi teratas. Untuk sementara, Kim ada di posisi T13 setelah menorehkan skor 68 pada hari ketiga dan 6-under 210.

Leave a comment