Kiradech Aphibarnrat bakal kembali berkompetisi lagi dengan mengikuti Mayakoba Golf Classic presented by UNIFIN di Meksiko pada pekan ini.

Kondisinya mungkin jauh dari bugar dibandingkan rekan-rekannya sesama pegolf profesional PGA TOUR. Namun, bintang asal Thailand Kiradech Aphibarnrat tak hendak menjadikan fakta tersebut sebagai alasan. Ia berniat mengakhiri tahun 2020 dengan catatan meyakinkan. Pekan ini, wakil Asia Tenggara tersebut bakal kembali bertanding pada ajang Mayakoba Golf Classic presented by UNIFIN, sejak terbukti positif COVID-19 pada 11 November lalu.

”Saya terbukti negatif sekarang, tapi masih merasa lelah. Rasanya mungkin kondisi saya hanya 50%,” ujar Kiradech. ”Sebelumnya, saya merasa tidak enak badan. Badan saya demam selama enam hari dan terasa lemah. Setelah sepuluh hari kondisi saya sudah pulih, namun masih terasa lelah. Namun, saya ingin bermain di sini karena ini merupakan turnamen terakhir pada tahun ini, sebelum pulang ke Bangkok.”

Pegolf yang mendapat julukan ”John Daly Asia” ini sempat menorehkan finis T11 pada ajang Bermuda Championship awal November lalu. Prestasi tersebut merupakan pencapaian terbaik pada kancah PGA TOUR sejak T8 di Korea pada ajang THE CJ CUP @ NINE BRIDGES tahun 2019.

Meskipun dimainkan di lapangan yang berbeda, Kiradech telah memiliki catatan positif ketika bertanding di Meksiko. Dalam dua partisipasinya bertanding di sana, ia telah membukukan finis T5 dan T3 dalam dua ajang World Golf Championships-Mexico Championship, yang dimainkan di Club de Golf Chapultepec.

Setelah sempat terdiagnosis positif COVID-19, Kiradech terpaksa pulang ke Orlando, namun ia sempat berlatih selama dua hari sebelum terbang ke Meksiko pada hari Minggu (29/11) lalu. Ia berlatih selama dua jam di driving range, sebelum melipatgandakan durasi latihannya pada hari berikutnya. Kiradech menyebut peran Mimke Walker, pelatih swing-nya di Inggris, pada bulan Oktober lalu, yang membantunya meraih hasil positif di Bermuda.

”Saya menghabiskan dua minggu bersama Mike …. Kami berhasil melatih beberapa aspek dari permainan saya.”

”Rasanya pukulan saya bagus ketika mulai berlatih akhir pekan lalu,” ujarnya lagi. ”Saya tak bisa berlama-lama (latihan), jadi saya akan ke lapangan dan bermain, serta berharap bisa main penuh selama empat putaran. Saya rindu mengikuti turnamen golf dan (akhirnya bisa) main bagus di Bermuda, hasil bagus saya untuk pertama kalinya setelah sekian lama.

”Saya menghabiskan dua minggu bersama Mike ketika sedang di Inggris dan ini keputusan yang bagus karena sudah delapan bulan saya tidak berlatih dengannya. Kami berhasil melatih beberapa aspek dari permainan saya.”

Mantan pegolf No.1 Asian Tour ini berencana pulang ke Thailand setelah Mayakoba Golf Classic ini untuk merayakan Tahun Baru bersama keluarganya. Setelah itu, ia akan bertolak ke Timur Tengah untuk bermain dalam dua ajang European Tour pada bulan Januari. Usai jadwal tersebut, barulah ia kembali ke AS ketika PGA TOUR beralih ke Pesisir Barat.

Wakil Asia lainnya yang bertanding di El Camaleon Golf Club pekan ini ialah Satoshi Kodaira dari Jepang, Zhang Xinjun asal China, dan trio Korea An Byeonghun, Lee Kyounghoon, dan Kang Sung.

Mayakoba Golf Classic menjadi turnamen PGA TOUR pertama di Meksiko ketika digelar untuk pertama kalinya tahun 2007 silam. Tahun ini menjadi edisi ke-14 dan menampilkan para peserta terkuat dalam sejarah turnamen ini. Ada 13 pegolf yang menempati jajaran 50 besar dunia, termasuk pemegang 13 gelar PGA TOUR dan Juara FedExCup 2017 Justin Thomas (No. 3) dan pemain berperingkat tertinggi Meksiko, Abraham Ancer (No.22). Bintang-bintang lainnya termasuk Tony Finau, Rickie Fowler, Viktor Hovland, Brooks Koepka, dan Gary Woodland.