Kiradech Aphibarnrat memperbaiki posisinya di daftar klasemen sementara dan siap untuk meramaikan persaingan pada putaran final.

Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Kiradech Aphibarnrat berhasil menorehkan skor 3-under 69 pada ajang THE CJ CUP @ NINE BRIDGES. Hasil positif ini sudah cukup membawanya ke jajaran sepuluh besar dengan skor total 207. Ia untuk sementara berada di peringkat T7 bersama tujuh pemain lainnya.

Sama seperti pada putaran kedua, Kiradech juga bermain dengan 2-under di sembilan hole pertama. Kali ini ia membukukan dua birdie berturut-turut di hole 3 dan 4.

Dua bogey yang ia peroleh di hole 10 dan 13 sempat memaksanya kembali bermain even par. Namun, ia berhasil bangkit dengan meyakinkan dan menorehkan tiga birdie di hole 14, 15, dan 18.

Catatan skor 9-under 207 miliknya ini membuatnya kini hanya terpaut enam stroke dari duo pimpinan klasemen sementara, Justin Thomas dan Danny Lee. Keduanya kini memimpin klasemen dengan keunggulan tiga stroke atas pegolf Australia Cameron Smith.

“Saya pikir hari ini putter saya kurang bagus lagi. Tapi saya pikir pukulan saya hari ini sangat bagus. Ini pertama kalinya saya benar-benar merasa bermain golf dengan solid lagi,” tuturnya.

“Dua bogey (di hole 10 dan 13) itu terjadi lantaran saya dua kali mesti melakukan tiga putt dan ada putting yang meleset dari jarak kurang dari 10, 12 kaki, mungkin di enam, lima hole. Selain itu, di beberapa hole putting saya juga tidak bisa masuk. Tapi tiga birdie di lima hole terakhir itu memang bagus.”

“Kuncinya ialah memasukkan lebih banyak putt lagi (untuk birdie). … Saya pikir saat ini sama sekali tidak ada yang salah dengan permainan saya.” – Kiradech Aphibarnrat

Jika kemarin (18/10) ia membukukan 32 kali putt, kali ini ia pun melakukan jumlah pukulan yang sama. Ini menunjukkan bahwa Kiradech masih belum sepenuhnya menguasai green di lapangan The Club @ Nine Bridges ini. Dan ia harus melakukannya pada putaran final besok untuk meramaikan persaingan.

“Kuncinya ialah memasukkan lebih banyak putt lagi (untuk birdie). Dengan swing saya saat ini, saya mulai siap untuk bermain dan mulai berburu gelar lagi. Saya pikir saat ini sama sekali tidak ada yang salah dengan permainan saya, jadi saya mesti terus melatih apa yang sudah saya lakukan dengan baik,” ujar pegolf Thailand pertama yang bermain penuh pada PGA TOUR ini.

Meski tertinggal enam stroke di lapangan yang telah menghadirkan begitu banyak skor rendah, seperti skor 63 yang dibukukan Thomas pada hari kedua, Kiradech sama sekali tidak merasa gelisah.

“Tergantung bagaimana saya memulai putaran final besok. Saya pikir rasa percaya diri itu harus benar-benar ada dalam permainan. Bisa dibilang, kalau memukul ke posisi yang tepat, Anda bisa mendapat banyak birdie, tapi harus dipastikan agar tidak melakukan banyak kesalahan. Anda tak bisa memukul ke rough di sini karena green-nya cukup keras. Semoga saja besok saya bisa memainkan putter dengan lebih baik lagi. Posisi saya tidak terlalu jauh,” ujar Kiradech.

Baginya, skor 63 yang dibukukan Thomas bukanlah sesuatu yang aneh. Sebaliknya, hal itu menunjukkan bahwa skor serendah itu sebenarnya bisa dicapai, terutama dengan hole-hole par 5 yang bisa dicapai dalam dua pukulan.

Sementara itu, rekan senegara Kiradech, Jazz Janewattananond berhasil memperbaiki permainannya. Setelah bermain 74 dalam dua putaran awal, Jazz menorehkan skor 2-under 70. Hari ini ia menorehkan empat birdie dan dua bogey sehingga mengumpulkan skor total 218. Ia pun memperbaiki posisinya hingga delapan peringkat dan kini ada di peringkat T61.

Leave a comment