Bintang golf asal Thailand Kiradech Aphibarnrat akan kembali bertanding dalam ajang PGA TOUR pada AT&T Byron Nelson di Dallas pada pekan ini. Ia berniat untuk mencapai performa terbaiknya dengan mengikuti serangkaian turnamen yang nantinya berpuncak pada rangkaian FedExCup Playoff pada bulan Agustus nanti.

Kiradech mengambil jeda sebulan penuh di Bangkok, usai finis T49 pada The Masters Tournament. Ia terpaksa mengambil jeda ini guna memulihkan cedera kaki yang ia alami pada putaran kedua di Augusta National. Kala itu ia terpaksa melakukan pukulan recovery di sekitar pepohonan pinus di hole 17, sebelum kemudian terjatuh sehingga melukai lutut kanannya.

“Senang bisa kembali ke PGA TOUR pekan ini setelah turnamen terakhir saya sekitar sebulan lalu. Saya main cukup bagus di Augusta National dan harus menderita sedikit cedera lutut. Dalam beberapa pekan terakhir saya mengistirahatkan lutut saya dengan kembali ke rumah dan kini siap untuk kembali berkompetisi,” ujar Kiradech.

Absennya Kiradech ini membuat peringkatnya turun delapan posisi ke peringkat 72 pada daftar peraih poin FedExCup. Meski demikian, setidaknya ia sudah mengamankan posisinya untuk mengikuti ajang playoff pertama pada THE NORTHERN TRUST bulan Agustus mendatang di New York.

Sebanyak 70 pegolf peringkat teratas nantinya akan berhak bermain pada ajang BMW Championship, ajang kedua dari tiga playoff, sebelum berpuncak pada TOUR Championship yang ditujukan secara khusus bagi 30 pegolf teratas pada daftar peraih poin FedExCup. Tahun ini, FedExCup mendapatkan peningkatan dalam hal hadiah uang yang diberikan, dengan US$70 juta tersedia dan US$15 juta akan dibawa pulang oleh juara FedExCup.

“Saya mesti berkomitmen untuk melakukan apa yang saya lakukan dengan swing dan permainan saya.” – Kiradech Aphibarnrat

Dengan finis di lima besar pada World Golf Championships-HSBC Champions di China dan WGC-Mexico Championship, Kiradech memastikan musim perdananya ini cukup solid. Meski demikian, ia mengaku tidak puas dengan inkonsistensi permainannya, di mana ia tak meraih finis di sepuluh besar dalam 11 turnamen terakhir. Bermain di berbagai lapangan golf baru juga terbukti menjadi pelajaran berat bagi pegolf Thailand pertama yang meraih kartu PGA TOUR ini.

“Dalam beberapa bulan ke depan, saya berharap bisa bermain dengan lebih konsisten, yang jelas sangat penting, dengan beberapa turnamen besar yang akan segera digelar. Saya tahu kalau hasil permainan saya juga beragam, dengan sejumlah finis yang bagus dan sejumlah hasil rata-rata juga,” ujarnya lagi.

Kiradech sendiri memiliki pengalaman yang mengecewakan pada gelaran AT&T Byron Nelson sebelumnya. Tahun lalu ia gagal lolos cut.

“Melihat statistik saya, permainan driver dan iron saya belum mencapai level terbaik dan saya berlatih keras dan berupaya untuk meningkatkan dua area permainan ini. Semoga musim depan, saya bisa mengenali lapangan dengan lebih baik. Lapangan pekan ini merupakan tes yang bagus, tapi saya merasa lebih segara dan bersiap untuk kembali bermain.”

Salah satu targetnya ialah untuk masuk Tim Internasional pada ajang Presidents Cup untuk menghadapi Tim AS yang dipimpin Tiger Woods di Royal Melbourne Golf Club di Australia, dari 9-15 Desember. Saat ini ia berada di peringkat 18 pada daftar peraih poin pada Tim Internasional. Jika ia bisa finis di peringkat 8 besar usai BMW Championship, ia akan secara otomatis mendapat tempat dalam tim. Els sendiri akan memilih empat pemain lainnya untuk melengkapi 12 pemain utuk Tim Internasional.

“Saya mesti berkomitmen untuk melakukan apa yang saya lakukan dengan swing dan permainan saya. Saya juga ingin bisa berusaha menembus Tim Internasional untuk Presidents Cup dan saya tahu, saya mesti mengumpulkan poin pada ranking dunia secara konsisten agar bisa mendapat peluang masuk delapan besar seleksi tim,” tandasnya.

Leave a comment