Pegolf asal Thailand Kiradech Aphibarnrat melanjutkan tren kemenagannya pada partai kedua World Golf Championships-Dell Technologies Match Play kemarin (22/3). Ia sukses menaklukkan pemenang Major Keegan Bradley.

Berbeda dengan partai sebelumnya ketika berhadapan dengan Chez Reavie, kali ini Kiradech menghadapi lawan yang lebih kuat dan lebih tangguh. Kemenangan 1-up yang ia peroleh dari partai ini ia pastikan setelah mendapatkan birdie di hole 17 dan 18.

Duel Kiradeh dan Bradley memang berlangsung sangat a lot. Bradley sempat unggul setelah mencatatkan birdie di hole 16. Namun, Kiradech masih menunjukkan perlawanan ketika ia sukses memasukkan birdie dari jarak 6 kaki dan 13 kaki di dua hole terakhir untuk memastikan keunggulan 1-up.

”Saya merasa sangat bangga dengan cara saya memasukkan putt di hole terakhir. Saya berusaha mengontrol diri saya, (tetap) tenang, dan memainkan pukulan demi pukulan. Untuk pertama kalinya saya tertinggal 1-down di hole 16, tapi dua hole terakhir sungguh menyenangkan,” tutur Kiradech yang merasa puas setelah mencatatkan tujuh birdie dalam partai ini.

”Kemenangan ini sangat berarti. Saya sudah menunjukkan permainan yang bagus. Saya merasa sangat nyaman memainkan swing saya dalam beberapa bulan ini. Apalagi match play sangat cocok dengan permainan saya, jadi saya kira saya tinggal memainkan permainan saya sendiri, tetap fokus, tetap tenang,” imbuhnya lagi.

Mantan pegolf nomor satu Asian Tour ini memang memiliki pengalaman dan relasi yang sangat indah dengan turnamen-turnamen match play. Setelah memenangkan ajang Paul Lawrie Match Play 2015, prestasinya pada ajang ini ia torehkan bulan lalu saat menjuarai ISPS HANDA World Super 6 Perth yang memiliki format match play pada hari terakhir.

Kini Kiradech minimal hanya membutuhkan bermain imbang dalam partai terakhirnya menghadapi peolf No.3 dunia asal Spanyol Jon Rahm. Jika berhasil main imbang, apalagi menaklukkan Rahm, ia akan melaju ke fase knock-out untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Penampilan solid Kiradech ini di satu sisi memperbesar peluangnya untuk memiliki hak main penuh pada kancah PGA TOUR. ”Target selanjutnya ialah kartu PGA TOUR yang merupakan menjadi target bagi pegolf mana pun di dunia. Terutama dari negara kecil di Asia, seperti Thailand, bisa memiliki kartu PGA TOUR jelas fantastis,” ujarnya.

Pegolf Korea Kim Siwoo, juara bertahan THE PLAYERS Championship sukses memenangkan duelnya dengan Gary Woodlands dengan menang 5&3 dan menjaga peluang untuk bisa melaju ke babak selanjutnya. Sebelumnya, Kim bermain imbang dengan Pat Perez pada partai pertamanya. Ia akan menghadapi Webb Simpson hari ini.

Sementara itu, dua pegolf Asia lainnya yang berlaga pada ajang ini harus menderita kekalahan pada hari kedua. Pegolf No.6 dunia Hideki Matsuyama kalah dari pegolf Australia Cameron Smith dengan 1-up. Adapun Shubhankar Sharma mesti mengakui keunggulan Xander Schauffele, 3&1; Satoshi Kodaira takluk dari Phil Mickelson 1-up, Yuta Ikeda takluk 1-up dari Matt Kuchar, dan Li Haotong harus menerima kekalahan dari Jordan Spieth 4&2. Peluang melaju kini hanya dimiliki oleh Ikeda dan Matsuyama, itu pun masih tergantung hasil dari partai lainnya.