Meksiko telah menjadi panggung yang sangat baik bagi Asia sejak 2018 lalu. Pertanda bahwa tahun ini wakil Asia bisa kembali berbicara juga terlihat usai putaran pertama World Golf Championships-Mexico Championship.

Bintang asal Thailand, Kiradech Aphibarnrat, yang sempat kesulitan memulai tahun 2019 ini, berhasil menorehkan skor pembuka terbaiknya pada kancah PGA TOUR.

Kiradech yang kembali bermain di Club Golf de Chapultepec berhasil menorehkan skor 3-under 68. Ia mendapatkan lima birdie dengan dua bogey.

“Bagus sekali bisa melakukan awal yang baik seperti ini. Pada awal-awal permainan, saya bisa melakukan pukulan yang bagus untuk mendapatkan beberapa birdie di hole-hole awal,” tutur Kiradech.

Tahun lalu Kiradech menorehkan finis terbaiknya pada ajang World Golf Championships. Pads WGC-Mexico Championship inilah ia finis T5, yang turut membantunya meraih kartu PGA TOUR.

Bintang asal China Li Haotong berniat memaksimalkan WGC-Mexico Championship pekan ini untuk meraih status penuh pada PGA TOUR. Foto: Daimler AG

“Sempat kena bogey di hole 12 dan 13, tapi saya masih bisa menyelesaikan putaran pertama ini dengan meyakinkan, dengan memasukkan putt dari jarak jauh di hole 17. Saya berharap bisa melanjutkan performa bagus ini karena saya sangat menikmati main di lapangan ini,” imbuh Kiradech yang kini terpaut lima stroke dari pimpinan klasemen Rory McIlroy.

Wakil Asia lainnya, asal China, Li Haotong, juga menampilkan permainan yang tak kalah solid. Di hole pembukanya, ia mendapat eagle usai chipping-nya di hole yang bisa dicapai dengan driver itu berhasil masuk. Ia kemudian mendapat birdie di hole 6 usai memasukkan putt dari jarak 16 kaki.

Sayangnya, ia kena bogey di hole 16 lantaran pukulannya meleset dari green. Lalu ia juga terpaksa melakukan tiga putt di hole 17.

“Cukup baguslah. Saya tak berhasil memasukkan banyak putt (untuk birdie), tapi permainan saya di 15 hole pertama sangatlah solid,” ujar pegolf berusia 23 tahun ini.

Shubhankar Sharma memulai WGC-Mexico Championships dengan menorehkan skor 1-under 70. Foto: Arep Kulal/Asian Tour

“Di hole 16 dan 17 saya keliru memainkan club dan bola saya terhalang oleh angin. Tapi kecuali dua hole itu, saya memainkan putaran yang solid.”

Pekan ini Li memang berniat untuk menampilkan permainan terbaiknya. Hasil yang bagus di Meksiko bisa membantunya mengikuti langkah Kiradech meraih kartu PGA TOUR.

“Saya tak mau membuang kesempatan, tiap peluang yang ada untuk meraih status pada PGA TOUR. Saya hanya ingin main solid tiap hari dan mempersiapkan diri untuk panggung berikutnya,” tegas Li yang saat ini berada di peringkat T11.

Bintang Asia lainnya, Shubhankar Sharma asal India, yang tahun lalu menampilkan performa istimewa dengan menjadi pimpinan klasemen sementara pada akhir hari kedua dan ketiga, harus puas dengan berada di peringkat T19. Sharma menorehkan empat birdie dan tiga bogey.

Untuk sementara, Rory McIlroy menempati posisi teratas usai menorehkan skor 8-under 63. Dustin Johnson berada di tempat kedua dengan skor 64. Sementara tempat ketiga dihuni oleh Justin Thomas dan Matt Kuchar.

Leave a comment