Sekali lagi bintang Kiradech Aphibarnrat masih bersinar. Memainkan putaran ketiga World Golf Championships-Mexico Championship di Club Golf de Chapultepec kemarin (23/2), Kiradech kembali menampilkan permainan yang menjaga peluangnya untuk menembus lima besar. Skor 3-under 68 yang ia torehkan membuatnya berada di peringkat T7 sebelum menyambut putaran final beberapa jam lagi.

Tak seperti putaran kedua, kali ini Kiradech menorehkan birdie di hole 1 par 4 itu. Ia kemudian menambah empat birdie lagi di hole 6, 11, 12, dan 18 dengan bogey ia torehkan di hole 7 dan 16.

Dengan skor total 8-under 205, Kiradech bakal memulai putaran final nanti dengan selisih 8 stroke di belakang pimpinan klasemen Dustin Johnson, yang kini unggul empat stroke di depan Rory McIlroy. Johnson sendiri bermain 66 pada hari ketiga dan mengoleksi skor total 197.

Kunci permainan Kiradech pada hari ketiga ialah permainan iron-nya yang solid. Ia berhasil mendapatkan peluang birdie dengan mudah di hole pertama itu setelah melakukan chipping hingga berjarak tiga kaki dari pin. Ia juga menuntaskan putaran ketiga dengan cara yang hampir serupa di hole 18. Di hole penutup itu, pukulan wedge-nya membuat bola berhenti enam kaki dari pin untuk birdie.

“Saya sangat gembira dengan permaian saya. Di hole pertama saya mendapatkan birdie dengan mudah dan putting saya juga bagus untuk mendapatkan beberapa birdie lainnya. Green-nya masih sulit untuk dibaca dan saya juga meleset melakukan sejumlah putt, tapi secara keseluruhan, (68) ini adalah skor yang bagus,” ujar Kiradech yang sebelumnya sempat gagal lolos cut tiga kali dari empat turnamen yang ia mainkan.

“Menyenangkan sekali bisa mencatatkan sejumlah skor yang bagus dan saya pikir ini merupakan hasil dari latihan yang saya lakukan beberapa waktu belakangan ini setelah jeda panjang.” – Kiradech Aphibarnrat

Tahun lalu, pegolf berusia 29 tahun ini berhasil finis di peringkat T5. Dia juga kembali masuk lima besar ketika bermain pada WGC-Dell Technologies Match Play dan WGC-HSBC Champions. Prestasi-prestasi itulah yang turut membantunya meraih kartu PGA TOUR dan menjadi pegolf Thailand pertama yang melakukan hal tersebut. Dan kali ini ia berpeluang untuk mengulangi prestasi serupa.

“Saya rasa swing saya (mulai) bagus dan berharap bisa melanjutkannya besok (hari ini) dan memainkan putaran di bawah par lagi. Menyenangkan sekali bisa mencatatkan sejumlah skor yang bagus dan saya pikir ini merupakan hasil dari latihan yang saya lakukan beberapa waktu belakangan ini setelah jeda panjang.

“Saya akan terus berusaha lagi dan berharap bisa finis di posisi yang lebih baik. Semoga saja saya bisa memasukkan lebih banyak putt birdie lagi. Saya senang bisa kembali ke Meksiko dan akan lebih bagus lagi kalau saya bisa finis lebih baik,” tutupnya.

Sementara itu, satu-satunya pegolf Asia yang pernah menjuarai ajang WGC, Hideki Matsuyama, kemarin bermain dengan skor 67, yang membuatnya kini berada di peringkat T16. Bintang asal China Li Haotong bangkit dari permainan buruk hari keduanya dengan skor even par 71. Adapun pegolf Korea An Byeonghun menorehkan delapan birdie dengan satu bogey untuk menorehkan skor 64. Sedang Shubhankar Sharma dari India bermain 1-under 70.

Tiger Woods juga menjadi salah satu sorotan pekan ini. Pekan ini menandakan debutnya pada ajang World Golf Championships di Meksiko ini. Kemarin ia menorehkan skor 70 dan kini berada sepuluh stroke di belakang Johnson.

Leave a comment