Remaja Korea Kim Joohyung bertahan di puncak klasemen, Danny Masrin masih menjaga persaingan.

Akhir putaran ketiga Singha Laguna Phuket Open di Laguna Golf Phuket masih menampilkan pegolf remaja asal Korea, Kim Joohyung, di puncak klasemen sementara berkat penampilannya yang masih mengesankan. Skor 3-under 67 miliknya cukup untuk memberinya modal untuk putaran final besok (19/5).

Hingga putaran ketiga hari ini, pegolf berusia 16 tahun ini berhasil mengoleksi 13-under 197 setelah tadi mencatatkan satu bogey dan empat birdie pada ajang kolaborasi Asian Development Tour dan All Thailand Golf Tour yang menyediakan total hadiah sekitar US$63.860 (THB2 juta) ini.

“Saya harus berjuang mengawali putaran ketiga ini dan kehilangan beberapa pukulan penting di sembilan hole pertama. Di hole kedua pukulan saya meleset ke kiri green dan membuat bogey di sana. Untungnya saya bisa bangkit di hole berikutnya dan bisa mendapat birdie dari jarak lima kaki,” tutur Kim.

Kim menikmati kesempatan perdananya untuk bermain pada grup pamungkas untuk pertama kalinya pada ajang ADT sejak ia beralih profesional pada tahun 2018 lalu.

“Saya mengingatkan diri sendiri untuk tetap sabar dan menuntaskan sembilan hole pertama dengan even par karena saya tahu saya bisa mendapat birdie di sembilan hole terakhir. Saya hanya ingin bisa bermain di grup terakhir besok dan berhasil mewujudkannya. Besok saya akan berusaha untuk tidak terlalu memikirkan skor dan berusaha untuk bisa main dengan skor rendah,” imbuhnya.

Kemenangan akan menjadi sangat penting bagi Danny yang tengah berjuang untuk mendongkrak peringkatnya pada Official World Golf Ranking agar bisa ikut Olimpiade 2020.

Sementara itu, pegolf tuan rumah, Suradit Yongchaeroenchai, yang memulai putaran ketiga ini empat stroke di belakang Kim juga menampilkan permainan mengagumkan. Ia berhasil menorehkan skor 6-under 64 dan akan memulai putaran final besok dengan berada di peringkat kedua, dan berjarak hanya satu stroke.

Adapun harapan Indonesia untuk memiliki pemenang ajang Asian Development Tour kedua masih terbuka. Danny Masrin masih melanjutkan permainan solidnya dengan mencatatkan skor 3-under 67 pada putaran ketiga. Danny berhasil menghindari skor bogey pada 18 hole ketiganya di Laguna Golf Phuket ini dan menorehkan tiga birdie di hole 9, 13, dan 14. Skor total miliknya, 11-under 199 berarti ia hanya memiliki selisih dua stroke dari Kim.

Dukungan dan doa dari publik golf Indonesia jelas akan ia butuhkan untuk menampilkan permainan luar biasa, seperti yang ia bukukan pada putaran pertama ketika bermain dengan skor 7-under 63. Kemenangan akan menjadi sangat penting bagi Danny yang tengah berjuang untuk mendongkrak peringkatnya pada Official World Golf Ranking agar bisa ikut Olimpiade 2020. Finis di peringkat T5 pada OB Golf Invitational pekan lalu telah mendongkrak peringkat Danny ke zona 1000 besar dunia dan kini berperingkat 965.

Jika berhasil menang, Danny akan menjadi pegolf Indonesia kedua setelah George Gandranata yang berhasil menjuarai ajang Asian Development Tour. George melakukan prestasi tersebut pada tahun 2016 ketika menjuarai PGM LADA Langkawi Championship pada bulan Mei.

Sementara satu wakil Indonesia lainnya, Rory Hie harus puas bermain dengan skor 1-over 71. Rory mencatatkan tiga birdie dengan dua bogey, dan harus mendapat double bogey di hole 18. Untuk sementara ia berada di peringkat T50.

Leave a comment