Pegolf amatir Kim Dongmin akhirnya menjadi satu-satunya pegolf amatir yang meraih status penuh pada PGA TOUR Series-China untuk musim 2019 ini. Pegolf yang kini berperingkat 126 dunia menurut World Amateur Golf Ranking ini menuntaskan 3rd Global Qualifying Tournament dengan mengikuti jejak mantan rekan satu timnya, Kim Taeho, dan keluar sebagai juara.

Pada putaran final yang berlangsung hari ini, Kim menorehkan skor 2-under 68 untuk menyingkirkan mantan pegolf Web.com Tour Alexander Kang dari Amerika dan Stuart Macdonald asal Kanada. Dengan menorehkan skor total 14-under 266, Kim menuntaskan pekan yang bakal ia kenang ini, sekaligus menandakan peralihan statusnya menjadi pegolf profesional.

Sepekan sebelumnya, rekan senegara Kim, Kim Taeho, sukses menjuarai Global Qualifying Tournament kedua yang dimainkan di Foison Golf Club. Hal ini ternyata memberinya inspirasi, yang akhirnya berhasil ia wujudkan.

Meskipun menjadi pemain termuda dalam grup pamungkas, Kim tampak bermain bagaikan pemain kaliber. Ia sama sekali tidak gusar dan dengan menyakinkan berhasil mempertahankan keunggulannya. Sempat mendapatkan bogey di hole keempat, Kim yang sempat menempati peringkat 53 dunia sebagai peringkat amatir tertingginya, berhasil bangkit dengan mencatatkan birdie di hole 6, 9, 12, dan 14. Ia mendapat bogey keduanya di hole 17, namun par di hole terakhir sudah lebih dari cukup untuk menjuarai kualifikasi internasional ini.

“Sungguh sulit bermain di sembilan hole pertama hari ini. Saya sedikit kesulitan menemukan irama permainan,” ujar Kim. “Rasanya saya tidak merasa gugup sama sekali, hanya saja saya tidak memainkan permainan terbaik saya.”

Kim menilai dirinya cukup beruntung bisa bermain bagus di sembilan hole terakhir dan memasukkan sejumlah putt penting untuk mempertahankan keunggulan dan menjuarai kualifikasi ini.

Stuart Macdonald sempat bermain penuh pada Web.com Tour musim 2018. Kini ia berharap bisa menembus lima besar Order of Merit PGA TOUR Series-China untuk kembali ke sana. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

Global Qualifying Tournament ini sendiri merupakan turnamen pertama baginya. Ditemani oleh sang ayah sebagai kedi, Kim mengaku berlatih keras untuk menghadapi turnamen pekan ini.

“Saya banyak berlatih dan melakukan persiapan seterbaik mungkin. Jadi, senang sekali bisa melihat kerja keras tersebut membuahkan hasil,” imbuhnya.

Meskipun menang, ia masih tampak tenang, walau tak bisa menyembunyikan kepuasannya bisa mendapat hak bermain penuh pada 14 turnamen PGA TOUR Series-China musim ini.

“Saya pikir kalau berlatih dengan keras, saya bisa mendapat hasil yang bagus di China,” ujarnya.

Meski turnamen ini menjadi turnamen pertama baginya tahun ini, ajang kali ini menjadi turnamen terakhir baginya sebagai pegolf amatir. Ia memutuskan beralih profesional dan berniat untuk bermain penuh di China.

Sementara itu, meskipun gagal memenuhi targetnya untuk menjadi juara pada pekan ini, Alexander Kang memuji penampilan Kim.

“Dia lahir tahun 1998 dan masih sangat muda. Dia benar-benar pemukul bola yang sangat bagus, pemain putter yang bagus, dengan perilaku yang juga baik. Saya pikir dia bakal siap (bermain di China),” ujar Kang yang bermain dengan skor 68 pada putaran final dan menorehkan skor total 12-under 268.

Para lulusan dari 3rd Global Qualifying Tournament berpose dan siap menjalani musim 2019 untuk menembus lima besar, syarat yang dibutuhkan untuk bermain pada Web.com Tour. Foto: PGA TOUR Series-China/Liu Zhuang.

“Target kami pekan ini jelas agar bisa menang. Tapi saya senang dengan permainan pekan ini. Saya mendapat skor putaran kedua yang bagus, main 61, dan memainkan sejumlah putaran under, jadi saya senang juga dengan hasil ini.”

Seperti halnya Kang, Stuart Macdonald asal Kanada juga akhirnya hanya mendapat status pada enam turnamen pertama musim 2019. Mantan mahasiswa Purdue University ini tampil untuk pertama kalinya di Asia. Ia sempat bermain penuh pada Web.com Tour pada musim 2018 lalu. Sayangnya, ia hanya lolos cut dalam empat turnamen dengan catatan terbaik finis T39 pada ajang Mexico Championship.

“Saya gagal bermain maksimal hari ini. Beberapa putt saya tidak sampai masuk dan membuat saya sedikit kecewa. Meskipun putting saya hari ini tidak terlalu buruk, tapi juga tidak cukup bagus,” ujar Macdonald. “Sejujurnya saya tidak banyak memikirkan apa yang dia (Kim) lakukan. Saya hanya fokus pada permainan sendiri dan berusaha memberi peluang birdie pada diri sendiri.”

Macdonald kini harus memaksimalkan enam turnamen pertama agar bisa memastikan finis di lima besar pada akhir musim 2019 dan kembali ke Web.com Tour.

Pekan ini, sebanyak 11 negara berhasil menempatkan wakil mereka untuk bermain pada PGA TOUR Series-China musim ini. Selain Korea Selatan, ada Amerika, Thailand, Jepang, Argentina, Spanyol, Austria, Selandia Baru, Inggris, Swedia, dan Italia.

Global Qualifying Tournament yang dimainkan di Laguna Golf Phuket, Thailand kali ini merupakan kualifikasi terakhir untuk musim 2019, sekaligus yang pertama kalinya diadakan di luar China. Dengan lulusan kualifikasi tahun ini, bisa dipastikan PGA TOUR Series-China bakal menyuguhkan kompetisi yang ketat dan menarik.

Pada akhir kompetisi, lima pegolf yang berada di posisi teratas pada Order of Merit akan mendapat status pada Web.com Tour, yang merupakan batu loncatan menuju PGA TOUR.

Leave a comment